
Sudah tiga hari Dinda ikut membantu mempersiapkan pernikahan Tia. Sudah kemaren ijab kabul di laksanakan sekarang adalah saat resepsi pernikahan yang di gelar di sebuah hotel ternama di kota J. Dinda tadi pamit pulang ke rumahnya bersama Exsal untuk mengganti baju. Raka yang juga sibuk membantu telah berjanji akan menjemput Dinda dan putranya. Setelah memandikan dan memakaikan baju serta merapikan penampilan Exsal . Exsal kini memakai setelan jas kecil berwarna merah marun yang membuat wajahnya tampan dan imut. Setelah merapikan Exsal Dinda berjalan masuk kekamar mandi.
"Sayang mama mandi sebentar Exsal tunggu di atas kasur mama ya..." ucap Dinda sebelum masuk kekamar mandi.
"Iya ma...ma Exsal boleh pinjam Hp mama ya..."ucapnya sambil mengambil Hp sang mama yang berada di atas nakas.
"Boleh sayang....." jawab Dinda dari dalam kamar mandi. Exsalpun bermain dengan Hp sang mama sambil menunggu sang mama selesai mandi. Tak lama Dinda telah menyelesaikan ritual mandinya dan berjalan ke almari baju untuk mengambil baju yang akan dia pakai di pernikahan Tia. Dinda memakai baju gamis warna merah marun dengan hiasan manik dan permata dari dada hingga pinggang serta berhijab warna krem sesuai dengan warna kulit Dinda yang putih kini penampilan Dinda amatlah cantik anggun dan elegan. Penampilan Dinda senada dengan Exsal. Dinda merias wajahnya dengan natural setelah memoles bibirnya dengan tipis Dinda mengajak Exsal keluar dari kamar.
"Sayang ke bawa yuk nanti papa datang..." Ajak Dinda. Merekapun keluar dari kamar menuju ruang tengah.
Dinda mengambil sepatu buat Exsal dan dirinya di rak sepatu. Dinda memakai sepatu berhak dengan warna hitam dan sepatu anak buat Exsal warna hitam pula. Ketika selesai memakaikan sepatu pada Exsal terdengar bel pintu berbunyi. Dindapun berjalan untuk membukakan pintu karena bik Sumi dan pak Giman berada di kediaman pak Bima. Ketika pintu terbuka terlihat Raka berdiri didepan pintu. Raka tertegunmenatap wajah Dinda , Raka sangat terpesona melihat kecantikan Dinda.
Ya Allah cantik banget calon istriku malam ini ucap Raka dalam hati.
"Pa....halo papa...." seru Dinda sambil menggoyang- goyangkan tangan di depan wajah Raka.
"Papa ....." teriak Exsal sambil berlari memeluk kaki Raka. Rakapun sadar dari ketertegunannya.
"Hey sayang....." jawab Raka sambil menggendong Exsal.
"Pa...ada apa..dan ini kenapa baju kita warnanya sama...." ucap Dinda kaget melihat Raka memakai baju berkerah dengan lengan pendek sewarna dengan baju mereka dan memakai celana hitam Raka pun kaget karena baju mereka bagaikan disengaja berpasangan.
"Ini namanya sehati sayang ... " jawab Raka sambil tertawa.
"Sayang malam ini kamu cantik banget" puji Raka sambil mendekat pada Dinda.
""Hey...mulai pandai menggombal ya ?" ucap Dinda menutupi rasa malunya.
"Nggak aku nggak gombal...bener sayang kamu cantik banget.."
__ADS_1
"Trimakasih..."jawab Dinda sambil tersenyum.
"Ya udah mama uda siap kan....? Kita berangkat yuk..." ajak Raka . merekapun berangkat menuku hotel tempat pesta perkawinan Tia dan Doni di gelar. ketika mereka sampai di hotel terlihat para tamu sudah berdatangan saat mereka memasuki ruang pesta mereka jadi pusat perhatian para tamu. mereka kagum dengan kecantikan Dinda dan ketampanan Raka. Raka menggenggam tangan Dinda dengan tangan kanannya secara posesif seperti memberitahukan pada mereka bahwa Dinda miliknya. Pak Bima terlihat sedang menyambut para tamu. Banyak ralasi dan Rekan bisnis pak Bima yang datang Disanapun terlihat keluarga pak Damar dan kedua orang tua Raka telah hadir. Ketika pak Wijaya melihat kedatangan Raka dan Dinda Bersama Exsal beliau tersenyum gembira.
"Ma lihatlah putra dan calon menantumu sangatlah serasi...." ucap pak Wijaya berkata pada sang istri sambil menunjuk putranya yang baru datang. Bu Fita pun tertawa senang.
"Mama bahagia pa melihat mereka.." jawab bu Fita gembira. Raka dan Dinda menghampiri bu Susi dan sang Bunda. Setelah berbincang sebentar mereka berjalan menghampiri pak Wijaya dan istrinya.
"Selamat pagi bapak Ibu...." sapa Dinda lalu mencium tangan kedua orang tua Raka.
"Dinda kenapa kau masih memanggil kami dengan sebutan bapak ibu nak... mama kan sudah menyuruhmu memanggil kami dengan mama papa sayang...." ucap bu Fita sambil memeluk Dinda.
"Maaf ma pa Dinda lupa...." jawab Dinda tersipu malu.
"Hey sayang....apa kabar jagoan papa Raka ..... ?" tanya bu Fita pada Exsal.
"Baik oma...." jawab Exsal sambil mencium tangan pak Wijaya dan bu Fita . bu Fita pun dengan gemas mencium pipi Exsal yang ada dalam gendongan Raka. Merekapun berbincang- bincang dengan akrab. Tak lama Dinda berbicara pada Raka.
"Iya sayang papa ikut...." jawab Raka.
"Baiklah.....papa mama Dinda Tinggal dulu ya....Dinda mau memberi selamat pada sang penganten ..." ucap Dinda pada pak Wijaya dan Bu Fita.
"Silahkan Din...... "Jawab pak Wijaya.
"Pa ma Raka juga mau kesana...." ucap Raka.
"Iya nak...." jawab sang papa. Dinda dan Raka berjalan meninggalkan pak Wijaya dan Bu Fita menuju ke pelaminan.
"Hey Don selamat ya....." ucap Dinda sambil menjabat tangan Doni.
__ADS_1
"Trimakasih Din..." jawab Doni .
"Selamat ya Don...." ucap Raka sambil menjabat tangan Doni.
"Trimakasih Ka...." jawab Doni.
"Sayang selamat ya atas pernikahan kalian....aku do'a kan hidup kalian sakinah mawahda warohma..." ucap Dinda sambil memeluk sang sahabat.
"Trimakasih sayang ....aku do'a kan semoga kau cepat menyusul kami..." jawab Tia menggoda.
"Tia....."seru Dinda sambil cemberut.
"Yee....Beneran kan kak Raka....?" ucap Tia menatap Raka .
"Amiiiiin dek...." jawab Raka sambil tersenyum. Dinda mencubit pinggang Tia dengan gemas Tiapun tertawa.
"Hey jagoan Tante apa kabar sayang....simi cium tante...." seru Tia ketika melihat Exsal.
"Baik Tante....." jawab Exsal serta mendekat pada Tia dan mencium pipinya .Setelah memberi selamat pada Tia , Dinda dan Raka menghampiri Ayah dan Bunda Dinda. Mereka mengobrol bersama. Tak lama keluarga pak Wijaya pun bergabung dengan mereka.
"Nak Raka ...berikan Exsal pada tante kau bisa menemui teman- teman bisnismu..." ucap bu Nuning pada Raka.
"Sayang ...ikut eyang mau....? Tanya Raka pada Exsal yng sejak tadi hanya menempel pada Raka. Exsal menjawab dengan anggukkan kepala sambil mengulurkan lengannya. Bu Nuning pun menggendong sang cucu.
"Sayang ikut aku kesana yuk...." ucap Raka pada Dinda.
"Nggak usah dech pa Dinda di sini aja ya....?" jawab Dinda karena Dia agak nggak enak hati bertemu dengan Rekan bisnis Raka.
"Ya udah aku ke teman- teman dulu ya..." ucap Raka pada Dinda . memang banyak teman - teman Bisnis pak Bima yang juga teman Raka yang hadir.
__ADS_1
"Iya pa...." jawab Dinda sambil tersenyum. Raka pun berjalan menghampiri mereka.
BERSAMBUNG.