Menantu Benalu 2
Assalamu'alaikum, Wr. Wb.
__ADS_1
Mohon do'anya kepada teman-teman, karena di daerah saya pada hari Senin kemarin telah terjadi bencana alam Gempa bumi, semoga saja tidak terjadi gempa susulan.
Wassalamu'alaikum. Wr. Wb..🙏
1.
Bab 1 ( Cinta tidak harus saling memiliki )
2.
Bab 2 ( Ancaman Jingga )
3.
Bab 3 ( Menyewa rumah mewah )
4.
Bab 4 ( Kebohongan Jingga dan David )
5.
Bab 5 ( Tidak di akui istri )
6.
Pengumuman
7.
Bab 6 (Fitnah terhadap Fajar dan Mentari )
8.
Bab 7 ( Cobaan Bertubi-tubi )
9.
Bab 8 ( Mentari koma )
10.
Bab 9 ( Anak yang tidak diinginkan )
11.
Bab 10 ( Sidang Pertama Perceraian Mentari dan Angga )
12.
Bab 11 ( Talak Tiga )
13.
Bab 12 ( Rasya dan Raisya )
14.
Bab 13 ( Mengubur masalalu, membuka lembaran baru )
15.
Bab 14 ( Antara Jingga dan Stella )
16.
Bab 15 ( Cinta dan Kasih sayang lebih kental daripada darah )
17.
Bab 16 ( Usul Poligami )
18.
Bab 17 ( Menyalahkan Mommy Sandra )
19.
Bab 18 ( Meminta Rujuk )
20.
Bab 19 ( Penolakan Mentari )
21.
Bab 20 ( Tontonan Gratis )
22.
Bab 21 ( Penyesalan selalu datang belakangan )
23.
Bab 22 ( Kebusukan yang terbongkar )
24.
Bab 23 ( Panggilan Baru )
25.
Bab 24 ( Pernikahan tanpa cinta )
26.
Bab 25 ( Menantu Durhaka )
27.
Bab 26 ( Benih-benih Cinta )
28.
Bab 27 ( Jingga Melahirkan )
29.
Bab 28 ( Anak pembawa sial )
30.
Bab 29 ( Mentari untuk Fajar )
31.
Bab 30 ( Mengungkapkan Rahasia )
32.
33.
Bab 31 ( Pernikahan Fajar dan Mentari )
34.
Bab 32 ( Kado spesial di Ulang tahun Rasya dan Raisya )
35.
Bab 33 ( Kugapai Cintamu )
36.
Bab 34 ( Menyingkirkan Benalu )
37.
Bab 35 ( Fakta yang mengejutkan )
38.
Bab 36 ( Roda kehidupan yang berputar )
39.
Bab 37 ( Rasa iri mengotori hati )
40.
Bab 38 ( Mommy Sandra Pingsan )
41.
Bab 39 ( Cacat fisik tetapi tidak cacat hati )
42.
Bab 40 ( Pengakuan David )
43.
Bab 41 ( Apa yang kita tanam itu juga yang akan kita tuai )
44.
Bab 42 ( Menjatuhkan image Mentari )
45.
Bab 43 ( Pengakuan Angga )
46.
Bab 44 ( Menitipkan Rayna )
47.
Bab 45 ( Mertua Cerewet )
48.
Bab 46 ( lepas dari kandang Harimau, masuk ke kandang Macan )
49.
Bab 47 ( Rayna yang malang )
50.
Bab 48 ( Masuk Rumah Sakit Jiwa )
51.
Bab 49 ( Gagal Ginjal )
52.
Bab 50 ( Seorang Ibu akan melakukan apa pun demi Anaknya )
53.
Bab 51 ( Kemarahan Fajar dan Angga )
54.
Bab 52 ( Penculikan yang gagal )
55.
Bab 53 ( Melaporkan ke Polisi )
56.
Bab 54 ( Penangkapan Mommy Sandra )
57.
Bab 55 ( Rahasia besar yang terbongkar )
58.
Bab 56 ( Meninggal di tangan kekasih tercinta )
59.
Bab 57 ( Permintaan maaf Mommy Sandra )
60.
Bab 58 ( Bibit Pelakor )
61.
Bab 59 ( Karena yang tertutup itu lebih mahal )
62.
Bab 60 ( Dunia tidak selebar daun kelor )
63.
Bab 61 ( Kecelakaan mobil )
64.
Bab 62 ( Donor mata untuk Rasya )
65.
Bab 63 ( Selamat jalan Angga )
66.
Bab 64 ( Rasya bisa melihat )
67.
Bab 65 ( Tertabrak mobil )
68.
Bab 66 ( Karma Jingga )
69.
Bab 67 ( Rencana Jingga untuk mengakhiri hidupnya )
70.
Bab 68 ( Akhir hidup Jingga )
71.
Bab 69 ( Mimpi buruk )
72.
Bab 70 Kebebasan Mommy Sandra )
73.
Bab 71 ( Kedatangan Dimas )
74.
Bab 72 ( Bertepuk sebelah tangan )
75.
Bab 73 ( Jodoh pasti bertemu )
76.
Bab 74 ( Ingin menghindari Dimas )
77.
Bab 75 ( Rencana kuliah di luar negeri )
78.
Bab 76 ( Mommy Sandra di usir Ratu )
79.
Bab 77 ( Hukuman untuk Ratu )
80.
Bab 78 ( Jangan memberikan harapan palsu )
81.
Bab 79 ( Mengejar cinta Rayna )
82.
Bab 80 ( Ungkapan cinta Dimas )
83.
Bab 81 ( Lamaran Dimas )
84.
Bab 82 ( Kenyataan tentang Ratu )
85.
Bab 83 ( Pernikahan Sedarah )
86.
Bab 84( Hubungan Terlarang )
87.
Bab 85 ( Tidak bisa melupakan Raisya )
88.
Bab 86 ( Tertangkap Basah )
89.
Bab 87 ( Keputusan Dita )
90.
Bab 88 ( Meminta cerai )
91.
Bab 89 ( Serangan Jantung )
92.
Bab 90( Mengatakan yang sebenarnya )
93.
Bab 91 ( Keputusan Rayna )
94.
Bab 92 ( Penolakan Fajar )
95.
Bab 93 ( Rasya yang bijak )
96.
Bab 94 ( Ayah Mertua VS Keponakan Durhaka )
97.
Bab 95 ( Menceritakan semuanya kepada Bu Rima dan Pak Hasan )
98.
Bab 96 ( Mengejar cinta Raisya )
99.
Bab 97 ( Pertemuan Rayna dan Ratu )
100.
Bab 98 ( I Love You Raisya )
101.
Bab 99 ( Kejujuran Dimas )
102.
Bab 100 ( Malaikat Tak Bersayap )
103.
Bab 101 ( Meninggal setelah melahirkan )
104.
Bab 102 ( Pernikahan dadakan )
105.
Bab 104 ( Malam bersejarah )
106.
Bab 105 ( Datang tidak di undang, pulang tidak di antar )
107.
Bab 106 ( Dendam masalalu )
108.
Bab 107 ( Hilang ingatan )
109.
Bab 108 ( Kebohongan Aira )
110.
Bab 109 ( Pernikahan tanpa restu )
111.
Bab 110 ( Tanggung jawab Dunia dan Akhirat )
112.
Bab 111 ( Pura-pura baik )
113.
Bab 112 ( Mirip Dimas )
114.
Bab 113 ( Merahasiakan pernikahan )
115.
Bab 114 ( Impoten )
116.
Bab 115 ( Mempertahankan harga diri )
117.
Bab 116 ( Kekecewaan Hilman terhadap Miranda )
118.
Bab 117 ( Firasat buruk )
119.
Bab 118 ( Raisya pingsan )
120.
Bab 119 ( Akhir dari kesombongan )
121.
Bab 120 ( Menjadi Sekretaris Rasya )
122.
Bab 121 ( Sudah jatuh tertimpa tangga pula )
123.
Bab 122 ( Calon Suami Alea )
124.
Bab 123 ( Tertangkap basah )
125.
Bab 124 ( Memilih pergi )
126.
Bab 125 ( Lamaran Rasya )
127.
Bab 126 ( Perempuan mandul )
128.
Bab 127 ( Memfitnah Ratu )
129.
Bab 128 ( Tuhan tidak pernah tidur )
130.
Bab 129 ( Rencana pernikahan Alea dan Rasya )
131.
Bab 130 ( Cinderella VS Nenek Sihir )
132.
Bab 131 ( Tidak bereaksi )
133.
Bab 132 ( Pernikahan rahasia )
134.
Bab 133 ( Malu malu kucing)
135.
Bab 134 ( Nafkah pertama )
136.
Bab 135 ( Diam diam suka )
137.
Bab 136 ( Pacaran setelah menikah )
138.
Bab 137 ( Sambil menyelam minum air )
139.
Bab 138 ( Rencana memisahkan Rasya dan Alea )
140.
Bab 139 ( Memanfaatkan Satria )
141.
Bab 140 ( Cemburu )