Menantu Benalu 2

Menantu Benalu 2
Bab 53 ( Melaporkan ke Polisi )


__ADS_3

Hati Angga terasa sakit mendengar perkataan Rasya, dan Angga juga merasa heran karena Rasya bisa mengetahui isi hatinya, sebab Angga belum mengetahui kelebihan yang Rasya miliki.


"Rasya dan Raisya jangan takut ya, Om bukan orang jahat, dan Om bakalan nganterin Rasya dan Raisya ketemu sama Bunda," ujar Angga, kemudian menggendong kedua Anaknya.


Pada saat Angga hendak membawa kedua Anaknya ke dalam mobil, Mentari, Bu Rima dan petugas keamanan berteriak untuk menghentikan Angga.


"Bang Angga tunggu, mau Abang bawa kemana Rasya dan Raisya?" tanya Mentari yang sudah mengira jika Angga adalah orang yang menculik kedua Anaknya.


"Bunda," teriak Rasya dan Raisya yang mendengar dan melihat Mentari mendekatinya.


"Mentari jangan salah paham dulu ya, Abang tadi menemukan Rasya sedang menggendong Raisya di pinggir jalan, jadi Abang berniat untuk mengantarkannya pulang," ujar Angga.


"Nak, siapa tadi yang bawa Rasya dan Raisya ke sini?" tanya Mentari.


"Tadi Rasya dan Raisya dibawa sama Nenek jahat," jawab Rasya.


"Astagfirullah, itu pasti Bu Sandra. Tega sekali dia kepada Cucunya sendiri," ujar Bu Rima.


"Jika memang itu Ibu saya, atas nama beliau saya minta maaf," ujar Angga dengan tertunduk sedih.


"Sebaiknya sekarang kita lihat CCTV di Supermarket Bu. Maaf Bang, jika itu Bu Sandra, Mentari bakalan melaporkannya kepada Polisi, karena dia sudah berani menculik Anak Mentari," tegas Mentari, dan Mentari tidak menyangka jika Angga akan mendukungnya, karena dulu ketika berumah tangga dengan Mentari, Angga selalu membela Ibunya.


"Jika memang Mommy yang melakukannya, maka Abang sendiri yang akan melaporkannya kepada pihak berwajib, supaya Mommy mendapat efek jera," ujar Angga.


"Apa boleh Abang menggendong Raisya?" tanya Angga kepada Mentari, dan Mentari menjawabnya dengan anggukan kepala, begitu juga Raisya yang tidak menolak digendong oleh Angga.


Kini mereka semua mendatangi kantor pengawas CCTV, dan benar saja dugaan mereka jika Mommy Sandra yang sudah menculik Rasya dan Raisya.


Mentari, Bu Rima dan Angga merasa geram atas perbuatan Bu Sandra, sehingga Angga memutuskan untuk langsung melaporkannya kepada pihak berwajib.


"Pak, saya boleh minta rekaman CCTV nya, karena sekarang juga saya akan langsung pergi ke kantor Polisi," ujar Angga, sehingga membuat Mentari dan Bu Rima merasa terkejut.

__ADS_1


Setelah Angga mendapatkan rekaman CCTV yang memperlihatkan Mommy Sandra membawa Rasya dan Raisya, Angga pun pamit kepada Mentari dan Bu Rima.


"Mentari, Bu Rima, mohon maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh Ibu saya, kalau begitu saya permisi dulu." ujar Angga.


"Om ganteng mau kemana?" tanya Raisya pada saat Angga menyerahkannya kepada Mentari.


"Sayang, Om pulang dulu ya, semoga kapan-kapan kita bisa bertemu lagi," ujar Angga dengan mencium Rasya dan Raisya, kemudian pergi dari tempat tersebut.


"Makasih Om ganteng, dadah," ucap Raisya dengan melambaikan tangannya kepada Angga, sehingga Angga meneteskan airmata.


Maafin Ayah Nak, semua ini karena kesalahan Ayah yang pada awalnya tidak bisa menerima kondisi kalian berdua sehingga kita harus berpisah. Tapi Ayah bahagia, karena Ayah sambung kalian begitu menyayangi Rasya dan Raisya, ucap Angga dalam hati.


Mentari sebenarnya tidak tega kepada Angga, karena Anaknya sendiri memanggil Angga dengan sebutan Om, tapi Mentari tidak dapat berbuat apa-apa lagi, karena bagi Rasya dan Raisya Ayah mereka yang sebenarnya adalah Fajar.


Mungkin setelah Rasya dan Raisya besar nanti, mereka akan mengerti semuanya, ucap Mentari dalam hati.


................


Pada saat ini Angga telah sampai di Kantor Polisi, dan dia langsung saja menghampiri bagian pengaduan untuk melaporkan perbuatan Mommy Sandra yang telah menculik kedua Anaknya.


"Saya mau melaporkan Ibu saya yang telah menculik kedua Anak kembar saya," jawab Angga.


"Kenapa Anda melaporkan Ibu Anda sendiri? mungkin saja kan kalau beliau ingin bertemu dengan Cucunya?" tanya Pak Polisi.


"Sebenarnya saya dan Ibu dari kedua Anak saya sudah bercerai bahkan pada saat mereka berdua baru dilahirkan, dan Ibu saya tidak suka kepada mantan istri dan juga kedua Anak saya yang terlahir spesial, bahkan Ibu saya tega meminta kepada mantan istri saya supaya salah satu dari Anak kembar saya mendonorkan ginjalnya untuk Anak saya yang lainnya. Dan karena Mantan Istri saya menolak keinginan Ibu saya, maka Ibu saya nekad menculik kedua Anak saya pada saat mereka berada di Supermarket."


"Apa Anda mempunyai bukti?" tanya Pak Polisi.


"Ini bukti rekaman CCTV yang kami temukan pada saat Ibu saya mencoba menculik kedua Anak saya."


Setelah polisi melihat rekaman CCTV tersebut, polisi memutuskan untuk menangkap Mommy Sandra.

__ADS_1


"Kalau begitu kami akan menindaklanjuti kasus ini. Dan kami akan segera menangkap Bu Sandra," ujar Pak Polisi.


"Terimakasih banyak atas bantuannya Pak, kalau begitu saya permisi dulu," ujar Angga kemudian melangkahkan kaki keluar dari Kantor Polisi.


"Maafin Angga Mom, ini semua Angga lakukan supaya Mommy bisa segera sadar dengan kesalahan yang telah Mommy perbuat," gumam Angga dengan meneteskan airmata, karena bagaimanapun juga Mommy Sandra adalah Ibu kandungnya sendiri, tapi Angga ingin memberikan efek jera kepada Mommy Sandra.


................


Mommy Sandra, Stella, David dan juga Ratu, saat ini baru sampai di rumah Jingga, karena mereka menunggu David untuk menjemput, sehingga mereka bertiga memutuskan untuk mengajak Ratu bermain dulu di Supermarket.


Mommy Sandra langsung masuk ke dalam kamar, karena merasa cape setelah tadi berlari untuk membawa kabur Rasya dan Raisya.


"Untung saja aku berhasil kabur. Kalau tidak, Mentari pasti akan melaporkanku kepada Polisi," gumam Mommy Sandra.


Baru saja Mommy Sandra hendak melangkahkan kaki untuk mandi, Mommy Sandra mendengar suara bel berbunyi.


"Siapa sih yang datang? ganggu aja. Gak tau apa kalau aku mau mandi, mana udah gerah banget," gerutu Mommy Sandra.


Mommy Sandra akhirnya berjalan dengan malas untuk membukakan pintu, dan Mommy Sandra langsung terkejut karena ternyata yang datang adalah Polisi.


"Ma_mau apa Bapak-bapak datang kesini?" tanya Mommy Sandra dengan tergagap karena sudah gemetar ketakutan.


"Kami dari pihak kepolisian ingin menangkap Ibu atas tuduhan penculikan terhadap Cucu Ibu sendiri," jawab Polisi.


"Apa maksud Bapak, saya tidak melakukan apa-apa kok, mungkin Bapak salah orang," ujar Mommy Sandra.


Stella dan David yang mendengar keributan pun langsung menghampiri Mommy Sandra.


"Ada apa Mom?" tanya Stella.


"Si Menantu Benalu sudah memfitnah Mommy, dia bilang kalau Mommy sudah menculik kedua Anak cacat itu," ujar Mommy Sandra.

__ADS_1


"Maaf Bu, yang melaporkan Ibu kepada pihak berwajib adalah Anak kandung Ibu sendiri yang bernama Angga," ujar Pak Polisi.


"Apa?" ucap Mommy Sandra, Stella dan David secara bersamaan karena merasa terkejut dengan penuturan Polisi.


__ADS_2