
"Kalian beri nama kembar siapa?" tanya mami Grace membuka obrolan. Sedangkan Clara sedang asyik bersama kedua adiknya. Dirinya merasa sangat bahagia, karna tak akan kesepian lagi.
Papi Jo memberi tahu jika baby boy dia beri nama Cairo Anderson yang berarti tampan mempesona milik keluarga Anderson dan baby girl bernama Clare Anderson yang artinya anak perempuan yang hebat memiliki sifat ceria dan penuh rasa humor milik keluarga Anderson.
"Nama yang bagus untuk kedua cucu nenek yang cantik dan tampan." ujar mami Grace sambil menyolek pipi kembar secara bergantian, dan al hasil membuat kembar menangis kembali.
"Mami sih, jadi bangun kan Cairo sama Clare. Kalau begini kan jadi repot." gerutu papi Jo.
"Biarin! Bagus, biar kamu latihan mengurus! Jangan cuma semangat bikinnya aja!" sindir mami Grace membuat papi Jo merasa kesal.
Mami Grace langsung menggendong Cairo dan mami Leticia menggendong Clare. Mereka terlihat sangat bahagia. Sedangkan papi Jo memilih duduk di samping ranjang sang istri sambil menempelkan kepala sang istri di dada bidangnya.
"Ingat puasa dulu kamu, jangan nyeruduk terus! Sampai Celine sudah merasa siap!" ujar mami Grace.
"Iya aku juga ngerti mi, tega banget aku kalau sampai memaksa Celine! Mami tenang aja, kan masih banyak jalan menuju Roma, bisa dengan cara lain!" sahut papi Jo sambil cengar-cengir membuat Celine memutar bola matanya malas.
__ADS_1
❤️❤️❤️
Tak terasa sudah tiga hari Celine berada di rumah sakit, tubuhnya sudah mulai merasa pulih. Papi Jo terus setia menemani Celine di rumah sakit, dan menjadi suami siaga. Mengurus sang istri dan membantu sang istri mengurus kembar. Untuk sementara waktu Clara ikut bersama mami Grace. Dan baru setelah pulang sekolah, dirinya ke rumah sakit bersama kedua neneknya untuk menengok mami dan kedua adiknya. Seperti saat ini dirinya sudah berada di rumah sakit bersama kedua neneknya.
"Mami sama dede pulang kapan ke rumah? Aku sudah tidak sabar ingin dekat sama dede." ujar Clara. Kemungkinan sang mami baru bisa pulang 2 hari lagi.
"Sayang...kamu makan dulu ya!" ucap Papi Jo yang sudah siap ingin menyuapi sang istri. Mami Grace datang membawa makanan untuk mereka berdua. Celine merasa beruntung karna memiliki mertua yang begitu menyayangi dirinya. Untungnya takdir berpihak padanya, mempertemukan dirinya dengan sang suami dan juga mami Grace. Di tambah lagi akhirnya Celine bisa bertemu kembali dengan sang ibu.
"Gitu donk makan yang banyak! Biar kamu cepat pulih kembali." ujar mami Grace.
Combreng dan sang istri belum sempat menengok bayi kembar sahabatnya. Karna di hari biasa, dia harus bekerja.
❤️❤️❤️
"Sayang, aku berat! Nanti pinggang kamu encok." ujar Celine. Karna papi Jo langsung menggendong dirinya dan meletakkan di kursi roda. Dan si kembar sudah di gendong mami Grace dan mami Leticia. Clara dan papa mertuanya pun hadir juga di sana, ikut menjemput.
"Tenang saja, suami kamu ini perkasa! Di suruh bercocok tanam sekarang juga bisa." goda Papi Jo sambil menaik turunkan alisnya, dan akhirnya Celine menghadiahkan dirinya Capitan di perut.
__ADS_1
Mami Grace juga menjewer telinga sang anak, karna merasa gemas dengan sikap nyeleneh sang anak. Niatnya menggoda sang istri, dirinya justru mendapatkan kdrt dari dua wanita. Tambah pusing saja papi Jo memiliki 4 wanita di hidupnya, untungnya ada Cairo yang bisa membantunya kalau ke empat wanita akan membully dirinya. Papi Jo berharap Clare tak seperti Clara yang ceriwis.
Kini mereka sudah dalam perjalanan pulang. Untungnya jarak rumah sakit ke rumahnya tidak terlalu jauh. Karna Cairo sudah merengek kehausan. Namun papi Jo tak mengizinkan sang anak, karna ada sang supir. Membuat Cairo terpaksa harus menunda untuk minum asi. Karna papi Jo tak ingin Celine menyusui di depan supirnya.
"Kamu ternyata sama seperti papi, kalau sudah tidak sabar menghisap duo semangka mami pasti ngerengek kaya orang kesurupan." ucap Papi Jo dalam hati sambil terkekeh.
"Kamu ini, anak nangis malah seneng bukannya berusaha menenangkan!" gerutu mami Grace. Dan akhirnya Papi Jo mencoba mengambil Cairo dari tangan sang mami. Dan ternyata sang anak langsung diam dalam pelukan sang papi.
"Anak yang pintar, kamu tau ya kalau papi yang buat kamu? Harus nurut sama papi, papi ini banyak jasanya sama kamu! Papi juga yang selalu membuatkan kamu susu setiap hari untuk kamu minum sari-sarinya, papi juga sampai harus merasakan manjat pohon mangga dan sampai jatuh, papi juga harus merasakan diare sampai di rawat di rumah sakit, papi juga yang menuruti ngidam mami untuk membuatkan nasi goreng dan makanan lain untuk mami, papi juga harus mengikuti keinginan mami untuk memakai baju warna pink, dan papi juga harus bersabar saat mami ingin papi puasa, karna bawaan hamil kamu yang menjadi lebih sensitif." ungkap papi Jo membuat wajah Celine memerah karna mendengar celotehan suaminya. Terlebih di depan ibu mertuanya dan supirnya.
Mungkin jika sudah di rumah, Celine akan meremas mulut lemes suaminya yang harus bercerita penderitaannya kepada sang anak yang belum mengerti apa-apa. Yang baru lahir 5 hari yang lalu.
Kini mereka telah sampai di rumah. Papi Jo langsung menggendong tubuh sang istri dari mobil dan membawanya ke kamar. Untuk sementara waktu, mereka akan tidur di kamar tamu yang berada di bawah. Clara akan tidur di kamar sang papi dan mami. Dan kedua mertuanya akan tidur di kamar Clara.
"Tubuh aku gemuk ya sekarang? Udah ga seksi lagi." ucap Celine lesu.
"Kenapa sih kamu membahas hal ini lagi, aku kan sudah pernah bilang sama kamu kalau aku tidak peduli tubuh kamu seperti apa. Aku lebih memilih kamu sehat dan kembar juga tak kekurangan asi. Aku ga boleh egois untuk tak menyukai penampilan kamu sekarang, karna semua ini karna perjuangan kamu untuk kedua buah hati kita. Lagi pula kamu justru terlihat sangat seksi. Tubuh kamu lebih padat berisi. Jadi aku minta kamu jangan berpikir macam-macam lagi! Karna kamu tetap menjadi wanita sempurna di hidup aku." ucap Papi Jo sambil melabuhkan kecupan di kening sang istri agar bisa memahami perubahan bentuk tubuhnya sekarang ini.
__ADS_1
Untuk hari ini up nya segini dulu ya! Jangan lupa berikan dukungan untuk karya ini.😘😃🙏