Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda

Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda
Kebahagiaan nyata


__ADS_3

"Besok kamu jadwalnya periksa kan? Besok aku akan kosongkan waktu ku untuk menemani kamu!" ucap Papi Jo saat mami Celine sedang memasangkan dasinya.


Kini usia kandungan mami Celine sudah 6 bulan, berarti 3 bulan lagi akan launching baby kembarnya.


"So sweet banget sih kamu, selalu ingat kapan aku harus periksa. Padahal aku sempat lupa Loch ini tanggal berapa, maklum drama emak-emak yang lupa tanggal." sahut Celine sambil nyengir.


"Kan aku sudah bilang, aku akan selalu menjadi suami dan papi siaga untuk kamu dan baby kembar kita. Masa cuma bikinnya aja yang semangat." ucap Papi Jo sambil mencium perut istrinya yang sudah membesar. Mungkin karna sedang mengandung dua anak, jadi perut mami Celine terlihat besar. Papi Jo rela berjongkok mensejajarkan dengan perut mami demi bisa mencium perut mami.


Kini mereka sudah berada di meja makan untuk menikmati sarapan pagi bersama. Clara pun sudah menunggu di sana.


" Clara...bsk kamu mau ikut nengok Dede bayi?" ucap papi Jo sambil memulai makan. Sarapan pagi ini adalah nasi goreng seafood, menu kesukaan papi Jo.


Untungnya sekarang ini mami Celine sudah tak ada drama morning sickness. Dia sudah bisa makan dengan lahap. Sehingga tubuhnya kini terlihat berisi kembali. Tapi untuk sekarang, mami Celine sedang mengidam aneh. Dia suka minta papi Jo memasak dan lebih agresif di ranjang. Bahkan papi Jo sempat kewalahan, karna rutinitas pekerjaan yang sangat menguras pikiran dan tenaganya. Hingga akhirnya mami Celine yang harus menjadi pemimpinnya. Setiap ada kesempatan, mami Celine selalu memintanya. Entah hanya karna mengidam, atau karna doyan, atau bisa juga bekal sebelum 40 hari tidak boleh bercocok tanam.πŸ˜ƒπŸ€£πŸ˜


"Ikut donk, aku kan ingin tau jenis kelamin kedua adik aku apa. Biar aku bisa memilihkan pernak-pernik untuk mereka. Huhft, jadi ga sabar aku ingin segera melihat adik-adik aku terlahir ke dunia." ucap Clara dengan wajah yang bahagia. Membayangkan kedua adiknya yang sebentar lagi akan lahir.


Sarapan papi Jo sudah selesai, papi Jo berpamitan untuk berangkat ke kantor. Tak lupa memberikan kecupan untuk Clara, istri tercintanya, dan juga kedua baby nya yang masih di dalam perut.

__ADS_1


" Senang banget melihat kebahagiaan mereka, semoga kelak aku pun bisa merasakan hal seperti itu! Mendapatkan pendamping seperti nyonya Celine yang paket lengkap." ujar Hanif dalam hati. Pagi ini Jo pergi ke kantor bersama Hanif. Dan Hanif sudah berada di mobil dan melihat keromantisan bos nya dari dalam mobil.


Papi Jo sudah berada di kantor, dan dia berusaha untuk menyelesaikan pekerjaannya satu persatu, karna besok dia tidak akan ke kantor. Full day untuk sang istri dan anak-anaknya.


Tepat pukul 19.00 papi Jo sudah kembali ke rumah. Dan mami Celine menyambutnya. Mami Celine memang sengaja menunggu suaminya pulang sambil mengobrol dengan Clara. Dia tak ingin anak sambungnya merasa tak di perhatikan lagi. Sejak Clara protes, mami Celine dan Papi Jo memutuskan untuk memperhatikan Clara kembali. Tidak bersikap egois. Dunia milik berdua yang lain ngontrak πŸ˜πŸ€£πŸ˜ƒ


Menu makan malam hari ini adalah cumi saus Padang, capcay, dan ikan kakap asam manis. Ini semua mami Celine semua yang masak, dan di bantu Bi Midah. Selagi bisa, Celine selalu memasak makanan untuk suaminya. Saat sedang mabok saja dulu dia tak masak, karna baru mencium bau bawang putih saja dia sudah mual.


"Besok periksa jam berapa? Kamu sudah daftar lewat telepon?" tanya Papi Jo sambil menikmati makan malam bersama istri dan juga anaknya.


" Jam 8 pagi, aku sudah daftar." sahut Mami Celine. Karna dokter kandungan Celine memiliki dua jam praktek, tergantung hari kapan dia periksa. Senin, Rabu, Jumat jadwalnya pukul 16.00-18.00 dan Selasa, Kamis, Sabtu setiap pukul 08.00-10.00 pagi. Berhubung besok hari Selasa, jadi jadwalnya pukul 08.00. Dokter Amanda adalah dokter tetap spesialis obgyn di rumah sakit tersebut. Dan jadwalnya full day, dan dia libur hanya hari Minggu.


Ngomong-ngomong tentang Vino. Sebentar lagi Vino akan lulus kuliah dan sesuai janjinya dia akan kembali ke Indonesia dan melamar Celine sebagai istri nya.


Gimana ya kelanjutan kisahnya? Apakah hati mami Celine akan tergoyahkan kembali dengan kehadiran Vino, vinta yang sejak dulu dia harapkan? Ataukah dia tetap menjalankan kebahagiaan nyata yang telah dia lalui, terlebih sebentar lagi akan lahir kedua buah hati dari pernikahannya dengan suaminya? Rasanya author ga rela akan membuat mami Celine dan papi Jo terpisah.πŸ€”πŸ™ƒπŸ˜


"Berhubung besok jadwal periksa mami pagi, besok Clara ga usah ikut ya! Nanti jadinya bolos, nanti aja kalau periksa lagi dan berdoa besok dede nya terlihat jelas. Jadi kita bisa tau jenis kelaminnya." ucap Papi Jo, memberi pengertian kepada anaknya dan akhirnya Clara mengerti. Terlebih besok di sekolahnya akan di adakan ulangan harian.

__ADS_1


Kini mereka sudah berada di kamar masing-masing. Clara sudah semakin besar, sekarang sudah berani tidur sendiri. Dan papi Jo dan mami Celine pun saat ini sudah berada di kamarnya.


Papi Jo langsung menghampiri sang istri yang ingin berganti pakaian untuk tidur. Papi Jo melingkarkan tangannya di perut istrinya dari belakang dan menaruh dagunya di pundak sang istri. Deru nafas papi Jo membuat mami Celine merasakan terang*sang.


"Yang, jangan begini! Aku mau ganti baju dulu!" ucap mami Celine berusaha menahan perasaannya. Padahal wajahnya sudah terlihat berubah. Mami Celine membalikkan tubuhnya dan kini mereka saling berhadapan. Netra mereka saling bertemu. Begitu juga duo semangka yang kini sudah menempel di dada bidang suaminya. Tentu saja membuat keduanya merasa gugup. Hingga akhirnya papi Jo langsung meraup bibir istrinya dan Melu*matnya dan ternyata mami Celine pun terhanyut dengan permainan bibir suaminya.


"Ga usaha ganti baju, karna aku ingin kamu tak memakai baju!" ucap papi Jo sambil membuka satu persatu dress mami Celine dan juga pengait bra nya. Papi Jo melemparnya begitu saja, kini hanya menyisakan kain segitiga penutup ladang istrinya.


Papi Jo menarik tangan mami Celine untuk menuju kaca besar yang berada di kamar nya. Dan tak lupa papi Jo juga membuka semua yang menempel di tubuhnya. Hingga kini dirinya sudah dalam keadaan polos.


" Lihatlah ke sana! Lihat saat aku mengeksplore seluruh tubuh indah kamu!" Papi Jo membuat sensasi terbaru untuk membuat keduanya cepat on. Dan benar saja, mami Celine langsung mendesau saat melihat suaminya mengeksplore tubuhnya.


Setelah terlihat sang istri sudah terhanyut, papi Jo langsung menggendong tubuh istrinya dan meletakkannya di ranjang. Papi Jo langsung membuka kain penutup yang masih menutupi ladang untuk si Bray mencangkul. Dan tanpa banyak waktu, papi Jo langsung memasukkannya sambil bermain di duo semangka istri nya, membuat sanga istri merasa tak sakit karna foreplay yang tak lama.


Blesh


"Aaahhh..." Saat Bray masuk dengan sempurna. Papi Jo langsung memompa nya menaik turunkan pinggulnya. Berawal pelan hingga menjadi cepat saat kedua nya sudah berada di puncak. Papi Jo semakin memacunya hingga akhirnya mereka berdua mengerang bersama mengalami pelepasan.

__ADS_1


Jangan lupa dukungannya yaπŸ™πŸ€£πŸ˜ƒπŸ˜


__ADS_2