Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda

Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda
Malam yang gagal


__ADS_3

Meninggalkan papi Jo yang sedang gelisah karna sang pujaan hati ternyata telah memiliki pria impian. Di tempat berbeda kini juga di rasakan oleh Combreng. Pasalnya malam ini dirinya gagal akan melakukan malam pertama dengan istri barunya.


Serangkaian acara telah selesai, kini Combreng sudah berada di kamar pengantin yang telah di dekor seindah mungkin. Tapi sayangnya Combreng tak ingin mencoba malam pertamanya di kamar tersebut.


" Neng, langsung pulang aja yuk ke rumah Abang ! Biar kita bisa bebas ! Abang males kalau nanti lagi main saut-sautan eh ada yang dengar dari luar. Ara juga biar di titip di mama dulu ya ! " Ucap Combreng yang kini sedang merayu Mila istrinya. Wajah Mila sudah merah merona, karna ini adalah pertama kalinya yang dia akan lakukan setelah 5 tahun menjanda. Dan dia juga akan melakukannya dengan suami barunya.


" Tapi Mila ga enak bang ngomongnya sama mama. Malu bilang mau langsung ke rumah Abang, terus nitip Ara juga ke mama. " Sahut Mila.


" Yaelah kalau ga enak kasih kucing aja ! Lagian mereka juga ngerti kalau kita mau ngapain. Kan malam ini malam pertama untuk kita neng ! Emang neng ga kasihan sama Abang kalau harus sakit menahan ko*nak ? " Ucap Combreng dengan wajah mengiba. Tentu saja hal itu membuat Mila merasa tak tega. Dan pamit pada sang suami untuk bicara kepada mama nya bahwa dirinya akan langsung ke rumah suaminya, Mila juga akan menitipkan anaknya kepada kedua orang tua nya.


" Yes...rencana gw berhasil ! " Teriak Combreng dalam hati karna berhasil menjalankan rencananya.


Setelah Mila membicarakan hal ini pada kedua orang tua nya, kini mereka telah bersiap-siap untuk langsung pulang ke rumah Combreng.


Setelah pamit dan mencium tangan kedua orang tua nya, Kini Mila beralih pada sang anak.


" Ara...mama pulang ke rumah papa dulu ya ! Ara di sini dulu ya sama nenek sama kakek. Setelah tiga hari, mama akan jemput kamu ke sini lagi. " Ucap Mila pada sang anak, dan sang anak mengangguk tanda mengerti.


Kini Combreng dan Mila sedang dalam perjalanan pulang. Tapi sebelum pulang, Combreng menepikan dulu motornya untuk mampir makan. Karna kini perutnya sudah mulai terasa lapar. Sejak pagi dirinya belum mengisi perut. Mereka mampir di sebuah rumah makan Padang. Combreng makan dengan lahap sekali.


" Makan yang banyak, biar nanti tenaganya banyak ! Mau mampir beli cemilan dulu ga, takut kamu laper habis olahraga sama Abang ? " Ucap Combreng tanpa malu, berbeda Mila yang kini wajahnya sudah seperti kepiting rebus.


" Pokoknya malam ini, Abang ga akan biarkan Eneng tidur nyenyak. " Sahut Combreng lagi. Membuat Mila bergedik ngeri.


Setelah makan, Combreng kembali melajukan kendaraannya. Dan kini mereka telah sampai.

__ADS_1


Baru juga Mila masuk ke dalam rumah, Combreng langsung menggendong Mila ala bridal style. Dan kini Combreng sudah meletakkan sang istri di ranjang.


" Bang, emang kita harus melakukannya sekarang ? " Tanya Mila ragu-ragu. Jujur dia masih merasa takut, terlebih saat terakhir sang suami bermain sangat kasar hingga Mila sempat mengalami robek hingga akhirnya dia mengalami pendarahan.


" Emangnya kenapa ? Takut ya ? Tenang aja Abang akan melakukannya pelan, abang jamin kamu ga akan merasa sakit, justru malah keenakan. " Sahut Combreng menenangkan sang istri, dan Mila hanya mengangguk pasrah.


" Apa kamu mau minum obat perangsang biar ga merasa sakit dan justru malah merasa nikmat ? " Combreng mencoba memberi penawaran ada sang istri. Tapi sang istri tak mau, dia ingin semuanya alami.


Tanpa basa basi lagi, Combreng langsung menyerang sang istri melayangkan ciuman. Kini bibirnya sudah mendarat di bibir sang istri. Combreng Melu*mat bibir istrinya dengan mesra. Dan tangannya membuka satu persatu kancing yang menempel di kemeja sang istri. Kalau Combreng justru sudah lebih dulu telanjang.


Tangan Combreng langsung tak bisa diem mengeksplore tubuh istrinya. Memberikan rangsangan hingga akhirnya suara lenguhan terlontar dari bibir Mila. Tentu saja hal ini semakin membuat Combreng tak kuasa menahan hasratnya.


Combreng kini membenamkan bibirnya di bukit kembar milik istrinya. Menghisa* seperti anak bayi yang kelaparan. Mila tak mampu lagi menahannya, Combreng telah membuat Mila tak berdaya, tubuhnya bergelinjang dan matanya kini terlihat sayu.


Karna mendapatkan kan persetujuan dari sang istri tentu saja hal ini membuat Combreng semakin bersemangat.


Combreng langsung membuka lebar kedua pangkal paha sang istri, dan memposisikan miliknya dengan lubang kenikmatan sang istri. Dan membuka kain segitiga berenda milik istrinya


" Beb, kamu datang bulan ? Ko ga ngomong sih sama aku ? " Tanya Combreng setenang mungkin saat melihat ada bercak darah di ****** ***** milik Mila. Sungguh hati Combreng merasa kecewa saat itu. Dirinya langsung bangkit turun dari ranjang. Sudah terbang tinggi ke atas, dan sekarang langsung di lempar begitu saja. Saat mengetahui sang istri ternyata sedang datang bulan. Mungkin jika ada Jo, pasti dialah orang pertama yang akan tertawa terbahak-bahak, menertawakan Combreng yang gagal melakukan ritual malam pertama.


" Maafin neng bang, neng ga tau kalau datang bulan. Soalnya tadi terakhir neng mandi, belum. " Ucap Mila meminta maaf pada suaminya karna suaminya harus merasakan malam yang gagal.


" Ya udah neng ga apa. Mau di apain lagi ? Kan bukan salah neng. Kita bisa mencobanya di hari lain kalau udah sembuh lubang buat ngebornya. " Sahut Combreng menenangkan sang istri. Karna bukan hanya Combreng saja yang kecewa, Mila juga merasa kecewa karna tak jadi memberikan hak suaminya.


Combreng menyuruh Mila untuk tidur duluan. Combreng bilang akan menyusul setelah selesai menghabiskan rokoknya. Tujuannya yaitu menenangkan dulu perasaan kecewanya.

__ADS_1


" Aaahhh...rencana gw gagal. Ada-ada aja tuh bulan datang segala bikin rusak semuanya. Kalau ada Jo di sini, udah habis gw di ketawain dia. " Gerutu Combreng.


Perasaan kecewanya telah hilang, Combreng kembali ke kamar untuk menghampiri sang istri. Ternyata Mila sudah tertidur pulas.


" Jiah...doi benar-benar tidur. Sabar ya tong, kalau udah saatnya Lo bakal ngerasain nikmat nya surga dunia lagi. Sekarang mending Lo tidur lagi aja ! Lihat tuh emak Lo udah ngorok tidurnya. " Ujar Combreng. Combreng semakin frustasi karna si Otong bukannya tidur malah tambah tinggi menjulang melihat Mila yang tidur pake baju tidur super sexy.


" Kamu tega banget Mil ! Ngapain juga pake baju begituan. Kamu bikin aku tersiksa semalaman karna si Otong turn on tapi aku cuma bisa melihat kamu doank.


Karna merasa sudah tahan Combreng akhirnya membangunkan Mila.


" Neng..neng....bangun donk ! " Combreng mencoba membangunkan sang istri, tapi Mila sepertinya sangat cape hingga dia sulit untuk membuka matanya.


Hingga akhirnya Combreng mempunyai ide gila. Combreng langsung menaikkan daster sexy istrinya hingga dia bisa bermain di puncak tertinggi gunung Himalaya.


" Eeuuuggghhh..." Lenguhan keluar dari bibir Mila hingga akhirnya Mila membuka matanya.


" Abang ngapain ? Kan Mila lagi datang bulan bang ? " Ucap Mila yang matanya kini sudah merem melek menikmati sensasi yang luar biasa.


" Kalau si bulan Dateng, kan masih banyak jalan menuju Roma. " Ujar Combreng yang mengarahkan tangan istrinya untuk memegang otongnya.


Combreng meminta Mila maju mundurkan otongnya. Sedangkan dia masih sibuk memainkan bukit kembar istri nya.


" Percepat sayang ngocoknya ! " Ucap Combreng yang sudah hampir klim*aks.


Hingga akhirnya Combreng mengerang saat berhasil menumpahkan mayones di perut sang istri. Dan kini dia ambruk di sebelah istrinya. Mila turun dari ranjang untuk membersihkannya. Dia juga membersihkan sisa-sisa ledakan mayones di Otong.

__ADS_1


__ADS_2