
Sah
Kini Combreng dan Sarmila sang istri telah resmi menjadi pasangan suami istri. Combreng memasangkan cincin pernikahan mereka.
" Ih...susah amat ya ? " Ucap Combreng dengan wajah serius. Padahal ukuran cincin itu pas tapi dia hanya berniat untuk mengerjai sang istri. Tentu saja hal itu membuat Mila panggilannya mengeluarkan keringat dingin menahan rasa malu nya di depan keluarga dan para tamu undangan yang telah datang.
" Bang, yang bener donk masukinnya ! Malu di lihat orang ! " Ujar Mila sepelan mungkin kepada suaminya.
" Yakin ni Abang masukin sekarang neng ? Bismillah. Eeeeee. " Ujar Combreng dengan ekspresi seperti mau masukin apa.
Setelah berhasil memasangkan cincinnya. Mila menghadiahkan Combreng Capitan di pinggang suaminya karna telah menggodanya dan membuatnya malu.
" Maaf neng, habis Abang bayanginnya pas malem pertama. Heheheh.." Sahut Combreng dengan tak berdosa. Menunjukkan giginya yang tersusun rapi. Tentu saja hal itu membuat jengkel Mila dan berniat akan balik mengerjai Combreng.
Sesuai janji dengan sang mami, Jo akan menjemput mami nya terlebih dahulu sebelum datang ke pernikahan Combreng.
" Ayo kita berangkat ! " Ujar Mami Grace.
Hubungan mami Grace dan Combreng sahabat anaknya sangat dekat. Mami Grace sudah menganggap Combreng sebagai anaknya.
Kini mereka sudah dalam perjalanan menuju ke tempat pernikahan Combreng. Perjalanan ke sana cukup lama, membutuhkan waktu sekitar 2-2,5 jam.
" Jo, mami ga sempet beli kado buat Combreng sama istrinya. Mami kasih uang aja ya ! " Ucap Mami Grace kepada sang anak.
Kini Jo dan mami Grace duduk di belakang dan Hanif yang menyetir.
__ADS_1
" Ya mending uang mi lebih bermanfaat. Aku juga ngasih uang aja. " Sahut Jo.
Mami Grace mencoba bicara dari hati ke hati dengan sang anak. Mungkin cara ini bisa membuka hati sang anak. Dan ini kesempatan untuk berbincang.
" Jo...kamu tak ingin secepatnya mengikuti jejak sahabat-sahabat kamu yang dulu juga menyandang status duda ? Lupakan masa lalu kamu Jo, mami yakin ga semua wanita seperti itu ! Pertama boleh gagal dan harus di jadikan pelajaran berharga untuk mu, tapi tidak selamanya yang kedua pun akan gagal juga ! Kamu harus yakin itu sayang..." Ujar Mami Grace.
Nyes
Ucapan sang mami begitu menyentuh hati sang anak yang akan menjadi bahan pertimbangan sang anak ke depan.
Tetap ya Pi mikir lagi ya ? Sampai Celine udah bersama orang lain, dan kamu hanya bisa melongo dan meratapi semuanya πππ€£
" Sekarang mami tanya kamu, dan mami ingin kamu bicara jujur sama mami ? Mami itu orang tua kamu satu-satunya ! Terlebih mami masih hidup. Apapun kehidupan kamu, mami juga yang akan merasa. Apa kamu kira mami tak kepikiran saat kamu cerita telah mentalak Selena karna telah memergoki Selena di kamar hotel bersama pria lain yang tak lain pemilik Agency model tempat Selena bernaung. Sadarlah sayang, mami sangat menyayangi kamu ! " Sahut Mami Grace. Hingga Jo tak mampu berkata-kata. Dia sangat terenyuh dengan perkataan sang mami, tapi mengapa hatinya masih menolak jika dia belum bisa bertindak jauh berhubungan dengan Celine.
" Ckk..Tumben emak sama anak lagi kalem bener, akur biasanya sama-sama ga mau kalah ! " Hanif cekikikan dalam hati.
" Kamu suka ga sama Celine ? Menurut penglihatan mami selama ini dekat dengannya, dia anak yang baik, ga banyak macem dan terutama dia memiliki hati yang tulus menyayangi Clara anak kamu ! Dia cocok sama kamu sayang. Pasti kelak kamu akan mendapatkan anak yang super ganteng dan cantik. Mami papi nya ganteng dan cantik. " Ucap mami Grace.
Tring
Bukannya hatinya yang terbuka ini malah pisang tanduk yang absen membuat celana Jo terasa sesak.
Hayo ngomongin punya anak papi Jo pikirannya langsung traveling bikinnya. Buka hatimu Jo, bukan buka celana mu ! π€£ππ
Jo gelagapan saat sang mami bertanya hal serius tentang perasaannya. Sejak tadi dirinya terus menahan Saliva nya.
__ADS_1
" Duh gimana ya mi. Jujur aku belum mau terlalu mikir terlalu jauh dulu. Sekarang ini aku masih fokus mengurus masalah perusahaan. Kemarin juga sempat ada masalah mi di kantor cabang Yogyakarta dan Surabaya ada penyelewengan uang perusahaan. Dan mami tau ga ternyata itu perbuatan Pak Winarto. Sekarang Pak Winarto mendekam di penjara. Dan untuk kasus di Surabaya sudah di tangani orang kepercayaan kita di sana, karna yang berulah bagian keuangan yang bekerja sama dengan bagian gudang. Mereka bekerja sama dalam pendistribusian produk kita, namun uangnya mereka yang menikmati. Memang aku ga memungkiri tentang pesona Celine. Semoga mami mengerti jika sampai saat ini aku masih betah menduda. " Sahut Jo.
Mami Grace mencoba menyimak dan memahami satu persatu ucapan sang anak. Memang ada benarnya. Tapi sebenarnya ini tak menjadi alasan yang sangat berarti. Justru mami Grace ingin ada wanita hebat yang mendampingi sang anak di kala dalam masalah seperti ini. Ada yang memperhatikan, ada yang memberi semangat, dan ada penyemangat untuk sang anak selain dirinya dan juga Clara. Hal itu semua mami Grace utarakan pada sang anak. Buka hatimu Jo untuk Celine.
" Bukankah kalau kita stres, se*x bisa mengurangi rasa stres kita, mengurangi kecemasan hati kita, dan mengurangi beban hidup kita ? Dan kalau kamu ga punya istri, selama ini kamu pelampiasannya kemana ? " Tanya Mami Grace sambil memicingkan matanya ke arah anaknya membuat rasa gugup menghampiri nya.
" Yaelah mi, masa begituan aja harus mami tanyain sih ? Jo kan udah gede mi, malah udah ada buktinya tuh sih Clara. Kan Jo udah sering bilang sama mami, percaya sama anak mami mu ini yang tak akan bertindak di luar batas. " Sahut Jo ketus dan mengalihkan kini ke ponsel. Tentu saja hal itu membuat Hanif tertawa geli. Somplak juga si mami Grace segala begituan di tanyain.
Untungnya kini mereka telah sampai di rumah mertua Combreng. Jadi ada alasan buat Jo untuk mengeles dari sang mami. Ga mungkin donk jika dirinya selama ini menuntaskan hasratnya dengan bermain solo karier olahraga tiga jari dan juga pernah mimpi basah dengan Celine.
Hanif, mami Grace, dan Jo berjalan memasuki sebuah rumah yang sudah di dekorasi tenda dan bunga-bunga.
" Selamat bro, semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah warohmah dan semoga cepat memiliki Combreng junior ! Tancep terus ! " Ucapan selamat dari Jo untuk sahabatnya sambil memeluk sang sahabat.
" Bro, obat kuatnya udah di bungkus kado belum? " Bisik Combreng membuat Jo tertawa cekikikan. Bukannya menjawab langsung berjalan karna sudah banyak yang mengantri karna ingin memberi selamat untuk Mila dan Combreng termasuk Hanif dan mami Grace.
" Selamat ya Combreng dan Mila. Semoga pernikahan kali ini menjadi pernikahan terakhir dan semoga kalian bisa segera di berikan momongan. " Doa mami Grace untuk Mila dan Combreng. Setelah mami Grace, Hanif pun bersalaman memberi ucapan selamat.
Katanya kemarin ga butuh obat kuat, sekarang nanyain πππ€£
Selamat buat Combreng dan Mila. Wah kalian mendahului papi Jo ni. πππ
Jangan lupa dukungannya kakak, dukungan kakak semua sangat berarti πππ
Like, vote, comment, dan hadiah π·β
__ADS_1