Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda

Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda
Ngidam tengah malam


__ADS_3

" Yang..." Celine berusaha membangunkan suaminya yang sudah tertidur. Jo hanya menyaut, namun enggan membuka matanya.


" Aku lapar! Mau makan nasi goreng yang pedas pakai telor mata sapi!" ucap Celine.


" Ya udah pesen online aja!" jawab Jo asal. Dan tentu saja membuat Celine merasa kesal. Karna suaminya tak menepati janji untuk menjadi suami siaga.


" Ya udah kalau ga mau bangun. Aku keluar aja!" Ancam Celine.


" Eemmm, eh tunggu biar aku aja! Kamu pesan online dan duduk manis aja, nanti aku yang ambil! Enak banget tuh ojek online sama si Andi bisa lihat duo semangka kamu." sahut Jo yang langsung membuka matanya karna terpikir aset istri nya yang akan menjadi ajang cuci mata Security yang bertugas sama Abang ojek online. Papi Jo ga rela aset istri nya di bagi-bagi.


" Karna kamu sudah bangun, aku jadi berubah pikiran!" ujar Celine sambil cengar-cengir.


" Maksudnya? Aku ga ngerti. Terus kenapa kamu cengar-cengir?" ucap Jo bingung sambil mengerutkan keningnya.


Celine mengatakan jika ngidamnya berubah. Dia tak ingin beli nasi goreng, tapi dia ingin makan masakan suaminya. Tentu saja hal itu membuat papi Jo merasa tersentak kaget. Karna seumur hidupnya, belum sekalipun dia menyentuh peralatan dapur apalagi memasak.


" Yang bener aja sih yang, masa kamu mau masakan aku! Tar yang ada si Ade marah-marah sama kamu di dalam perut karna di kasih makan yang aneh. Aku pesenin aja ya, sebentar!" ujar Jo mencoba memberikan pengertian kepada istrinya.


Namun Celine menolaknya, dan mengancam ga akan mengasih jatah kalau suaminya itu tidak menuruti keinginan dirinya.


" Ya aku sih mau aja masak. Tapi aku kasihan sama kamu, masa makan makanan buatan aku yang egak banget rasanya." ucap Jo mengeles. Padahal dia sebenarnya malas, tapi mengingat tidak akan dapat jatah tentu saja membuat dia merasa takut jika sampai hal itu terjadi.


" Yang mau makan itu, aku! Dan tugas kamu itu cuma masak! Rasanya seperti apa itu urusan aku!" sahut Celine membuat papi Jo menarik nafas panjangnya. Terpaksa dia harus mengikuti ngidam malam istri nya dari pada kesejahteraan pisang tanduk nya menjadi terancam puasa. Bagi dia ini hal yang luar biasa, biasanya sang istri tak pernah seperti ini.


Bukan hanya sang istri yang bisa mengancam, papi Jo juga ikut mengancam. Dia mengatakan kalau dirinya akan membuatkan nasi goreng untuk istrinya, tapi dengan syarat sang istri harus membolehkan pisang tanduk nya untuk bercocok tanam.


" Gimana deal? Ayolah ini kan sama-sama saling menguntungkan. Kerja sama yang baik!" ujar papi Jo membuat mami Celine memutar bola matanya karna malas.

__ADS_1


.


" Ya kan impas, kita sama-sama untung?" goda papi Jo sambil menaik turunkan alisnya. Papi Jo memang jago banget, membuat mami Celine mati kutu.


Dan karna Celine sangat menginginkan masakan suaminya, akhirnya Celine menyetujui kesepakatan itu. Bukankah dia juga menyukainya? Jadi dalam hal ini tetap dirinya yang untung. Hal itu tentu saja membuat Papi Jo menjadi bersemangat untuk segera memasak.


" Kamu duduk dulu di sini ya! Aku mau masak dulu!" ucap Jo dan Celine menganggukkan kepalanya.


Papi Jo mulai membuka aplikasi google di ponselnya untuk mencari resep nasi goreng. Dia ingin tahu, bumbu apa saja yang harus dia siapkan dan cara memasaknya.


Dengan percaya diri papi Jo bergaya seperti MasterChef di tv. Membuat Celine tertawa geli. Celine terus memandangi wajah tampan suaminya yang tak pernah membuatnya bosan. Kenangan tentang masa lalunya benar-benar sudah tertutup rapih. Dan kini hanya ada satu nama di hatinya, yaitu suaminya. Hanya Jonathan Anderson yang dia cintai.


" Tara...pesanan nyonya Jonathan sudah jadi." ucap papi Jo sambil meletakkan satu piring berisi nasi goreng dan juga telor mata sapi. Tentu saja hal itu membuat mata Celine berbinar-binar. Jo duduk di sebelah istrinya, menemani sang istri makan.


" Selamat makan anak-anak papi. Sehat-sehat ya di rahim mami!" ucap Jo sambil mengelus perut istrinya.


" Emangnya enak masakan aku? Kamu makan lahap banget?" tanya Jo. Memang dia sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan makanan yang terbaik. Celine langsung menjawab dengan jempol tangan nya.


"Masa sih masakan aku enak? Semoga ga bikin kamu sakit perut ya!" ujar Jo merasa tak percaya.


"Sini aku suapi, kamu cobain sendiri!" ucap Celine yang ingin menyuapi suaminya.


" Ya ampun yang, makanan seperti ini kamu bilang enak? Jangan-jangan kamu lagi kena covid, makanya sampe hilang rasa gitu. Rasa ga karuan begitu, di bilang enak. Aneh banget kamu." ujar Jo.


Jo meminta sang istri untuk tidak menyuruh dirinya masak lagi. Karna dia ingin istri dan kedua anaknya yang masih di dalam kandungan sang istri mendapatkan makanan yang enak. Dia tak peduli mengeluarkan kocek berapa pun.


Namun respon Celine justru terbalik. Wajahnya berubah mendung. Dia mengira suaminya itu tak mau lagi mewujudkan keinginannya lagi. Karna bagi Celine, buatan suaminya itu terlebih di buat dengan perasaan cinta. Suaminya telah mengingkari janjinya.

__ADS_1


" Emmm..paling susah ini kalau udah berurusan sama wanita hamil, sensitif model pan*tat bayi. Benar-benar harus sabar, kalau ga bisa berabe ini." gerutu Jo dalam hati. Mana mungkin dirinya berani ngomong langsung, bisa di suruh tidur di luar sama istri nya. Dan merayu itu pilihan terbaik. Istri senang, hati pun senang. Semboyan terbaru papi Jo untuk meraih jatah gelud di ranjang


" Sayang...aku ga bermaksud tak mewujudkan keinginan kamu. Aku ga masalah kok setiap hari kamu suruh masak, bener deh. Suer!" ucap papi Jo sambil membentuk jarinya menjadi huruf V.


Tapi tak semudah itu dirinya menaklukkan istrinya, karna sang istri sudah terlalu kecewa dengan penolakan yang di lakukan Jo. Bahkan Celine langsung meninggalkan suaminya dan masuk ke kamarnya.


" Gawat ini kalau udah begini, urusannya bisa panjang! Bodoh sih lo Jo, asal nyeplak aja tuh mulut! Jadinya begini kan. Harus puasa lagi deh jadinya." gumam Jo dalam hati.


Papi Jo langsung menyusul istri nya ke kamar, namun ternyata Celine sudah berpura-pura tidur.


" Yang...yang...Jangan tidur donk! Aku pengen ni! Kamu kok gitu sih ga komit sama janjinya. Ga kasihan banget sama aku, masa aku puasa yank?" ucap Jo merayu istri nya.


" Lakuin aja sendiri, kamu kan bisa! Udah aku mau tidur, ngantuk!" sahut Celine ketus.


" Tega kamu, masa aku di suruh senam 3 jari lagi." ucap Jo lirih.


Tekan tombol


Like


vote


hadiah β˜•πŸŒ·


Comment


Rating 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2