Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda

Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda
Otw bikin Dede bayi


__ADS_3

"Sayang...aku mau mandi dulu, tubuhku terasa lengket sekali!" ucap Celine sambil melepaskan tangan suaminya yang saat itu melingkar di pinggang rampingnya.


Papi Jo membalikkan tubuh istrinya untuk menghadap ke arahnya dan mendekatkan wajahnya dengan wajah sang istri, membuat bibir mereka mendekat tak ada jarak. Papi Jo langsung mengunyah perlahan demi perlahan, kunyahan yang awalnya lembut semakin lama semakin memanas. Menuntut lebih.


"Kita mandi bareng ya sayang!" ujar papi Jo dengan nafas yang sudah mulai terengah-engah.


Papi Jo langsung menggendong tubuh istrinya ke kamar mandi dan melucuti satu persatu pakaian yang menempel tubuh istrinya. Setelah sang istri terlihat polos, dia langsung mengisi air di dalam bathtub dan Celine hanya memperhatikan apa yang suaminya lakukan satu persatu.


"Aaaahhhh..." desau Celine saat lidah sang suami bermain-main di leher hingga menuju duo semangka Celine. Sedangkan jari tangannya sibuk menjelajah milik sang istri, seakan miliknya yang melakukan aksi maju mundur.


Kini tinggal dirinya yang membutuhkan belaian, Papi Jo langsung melepaskan satu persatu pakaian yang menempel dan membuangnya begitu saja. Sekarang sudah terlihat polos menunjukkan Bray yang sudah berdiri tegak memberi hormat kepada Celine membuat Celine berkali-kali menelan Saliva.


Papi Jo meminta sang istri untuk berjongkok dan Melu*mat Bray. Suara-suara merdu akhirnya lolos dari bibir Papi Jo. Sang istri sudah sangat mahir memanjakan si Bray.


"Sayang...otw bikin dede bayi ya! Aku sudah tidak tahan." ucap Papi Jo dan Celine hanya menganggukkan kepalanya.


Tentu saja hal itu membuat papi bersemangat mendapatkan angin segar. Dia langsung menggendong tubuh sang istri dan meletakkan ke dalam bathtub. Dan kini bibirnya sudah melahap bibir sang istri kembali, ciuman mereka semakin memanas, lidah mereka sudah membelit satu sama lain.

__ADS_1


"Aku mulai ya!" bisik papi Jo, suaranya sudah terdengar berat. Papi Jo tak ingin membuang waktu lama, dia langsung memasukkan Bray ke lubang kenikmatan milik sang istri dan memompanya.


"Aaahhh..sayang!" racau papi Jo yang sudah terlihat merem melek merasakan kenikmatan yang tiada tara.


"Aaahhh...sayang!" kini giliran mami Celine yang meleguh nikmat. Saat milik suaminya mengobrak-abrik miliknya dan sang suami sudah membenamkan bibirnya di semangka miliknya. Menghisap seperti bayi yang kelaparan dan tangannya sibuk mere*mas dengan penuh semangat. Membuat mami Celine terbang melayang ke nirwana.


"Aaahhh...Aaaahhhh..." akhirnya mereka mengalami pelepasan bersama. Papi Jo menumpahkan cairan Bray di dalam rahim sang istri.


"Thank you baby..." ucap Papi Jo sambil mengecup kening istrinya.


❤️❤️❤️


"Maaf ya sayang aku selalu membuat kamu lelah, tetapi aku tak mampu menahannya. Tubuh kamu dan apapun yang kamu miliki sudah menjadi candu ku." gumam Papi Jo sambil terkekeh dalam hati. Hanya memandang dan menunjukkan senyuman. Dia merasa tak tega, namun dirinya tak mampu menahan hasratnya.


Papi Jo memilih turun dari ranjang dan memakai pakaiannya. Dia memilih untuk menghubungi Clara untuk melakukan video call dengan ketiga anaknya.


"Halo... anak-anak papi. Lagi ngapain kalian di rumah?" ujar Papi Jo. Sebisa mungkin dirinya akan selalu menyempatkan waktunya untuk berbincang dengan sang anak meskipun hanya lewat telepon.

__ADS_1


"Papi kapan pulang? Aku kangen sama papi. Mami mana, Pi?" cerocos Clare. Di antara ketiga anaknya, Clare yang paling kritis, bahkan melebihi Clara. Sekarang Clara lebih sibuk dengan dunianya. Meskipun demikian, Clara tetap menyayangi dan memperhatikan adik-adiknya. Mereka terlihat kompak, meskipun tidak satu ibu.


"Sabar ya sayang...papi ga lama kok. Mungkin dua hari lagi. Setelah urusan om Combreng selesai di sini, papi sama mami akan langsung pulang. Katanya Clare mau punya adik bayi? Sabar dulu ya! Ya udah kalian tidur ya! Mami sudah tidur tuh. Papi juga mau ikut tidur." ujar papi Jo yang sempat mengarahkan layar ponselnya ke arah sang istri yang tertidur pulas.


❤️❤️❤️


Papi Jo dan Celine menginap di Singapura selama tiga hari. Saat papi dirinya mengurus pengobatan Combreng, dan langsung mengunjungi tempat hiburan dan pusat perbelanjaan. Papi Jo mengajak sang istri ke universal studio untuk menikmati berbagai macam wahana di sana. Mereka terlihat mesra dan bahagia menikmati bulan madu yang sempat tertunda mereka. Tak lupa mereka mengabadikan momen kebersamaan mereka di tempat-tempat yang mereka kunjungi. Tak lupa mereka juga berfoto di Merlion park.


Papi Jo selalu ingin membahagiakan sang istri. Setelah kemarin memanjakan sang istri dengan memberikan kesempatan sang istri untuk berbelanja, dan hari ini menemani sang istri menikmati keseruan di universal.


"Aku bahagia banget bisa memiliki kamu, karna kamu yang membuat sesuatu tak mungkin menjadi mungkin. Kamu yang membuat aku menjadi wanita paling beruntung dengan memiliki suami dan anak-anak yang luar biasa, bisa merasakan dunia kuliah, dunia kerja di kantor, menjadi orang yang di hormati, merasakan fasilitas mewah, bisa berjalan-jalan ke luar negeri dan menikmati wahana di sini, bisa mengunjungi dan menikmati hidangan di restoran mewah, bisa menikmati rasanya menjadi seorang istri dan mami, kamu juga yang mempertemukan aku dengan ibuku kembali, dan bisa menemukan aku dengan malaikat penolong dan figur ibu mertua yang luar biasa. Pokoknya kamu luar biasa, tiada duanya. Tak akan ada yang mampu menandingi kamu! Jika bukan karna kamu, mungkin aku ga akan bisa menginjak kakiku di sini dengan rasa bahagia." ucap Mami Celine sambil memberikan sebuah hadiah kecupan di pipi suaminya.


Matahari sudah mulai terbenam, Papi Jo dan Celine memilih untuk kembali ke hotel. Rencananya setelah mandi, mereka akan mengunjungi apartemen Combreng untuk melihat mengobrol karna esok mereka akan kembali ke Jakarta. Namun, sebelum dia pulang papi Jo akan memastikan terlebih dahulu kenyamanan sang sahabat.


Kini mereka sudah sampai di apartemen tempat sang sahabat tinggal. Rencananya papi Jo ingin mengajak sang sahabat untuk menikmati makan malam di luar.


"Gimana breng? Sudah mulai merasa baikan? Sudah mulai ada perubahan belum? Kedatangan gw ke sini sama Celine ingin ngajak Mila sama Lo jalan-jalan menikmati suasana malam di sini sekalian makan malam kita. Kita cari udara segar bersama. Rencananya besok gw pulang breng. Maaf gw ga bisa lama-lama di sini, kasihan Hanif kalau gw tinggal terlalu lama. Anak-anak juga kasihan udah pada protes nanyain kapan gw sama Celine pulang." ujar papi Jo.

__ADS_1


Kini mereka sudah berada di restoran mewah menikmati makan malam bersama dan setelah itu papi Jo mengajak sang sahabat untuk duduk santai menikmati udara malam sambil mengobrol.


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya 😍😘🙏


__ADS_2