Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda

Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda
Berhasil


__ADS_3

Meninggalkan pasangan bar-bar. Kini Combreng sedang merasa bahagia pasalnya dia sudah berhasil menerima haknya dari Mila. Bahkan nambah dua kali. πŸ˜ƒπŸ˜€πŸ€£


" Neng, si bulan udah pulang belum ? " Tanya Combreng dengan wajah mengiba.


" Udah bang. Eneng udah bersih ! " Sahut Mila dengan wajah malu-malu. Malu-malu kucing.πŸ€£πŸ˜€πŸ˜‘


Tentu saja hal itu membuat Combreng bersorak gembira karna dia bisa melancarkan aksinya. Combreng langsung membuka pakaiannya dan membuang sembarang arah.


" Neng udah siapkan Abang bawa ke nirwana ? " Bisik Combreng seexsotis mungkin membuat bulu kuduk Mila berdiri. Combreng setan kali ya.πŸ˜€πŸ€£πŸ˜ƒ


Mila menganggukkan kepalanya dengan malu-malu. Meskipun dia sudah pernah menikah, tapi ini hal baru lagi buat dia bercinta dengan pria yang baru.


Combreng membuka baju Mila satu persatu hingga kini mereka sudah sama-sama polos.


Mila merasa terkejut dengan ukuran Otong Combreng yang bagi Mila ukurannya lebih panjang dari suami pertamanya. Milik Combreng juga terlihat kekar berotot. Jangan traveling bayangin ya πŸ˜ƒπŸ˜€


" Bang, pelan-pelan ya ! Eneng takut ! " Ucap Mila yang kini rasa takutnya melebihi anak perawan yang mau malam pertama.


" Udah Eneng percaya aja sama Abang. Pokoknya Eneng bakal jatuh cinta deh sama permainan Abang. " Ucap Combreng dengan percaya diri. Membuat Jantung Mila berdegup kencang.


Combreng langsung melancarkan aksinya. menciu*mi leher istri nya dan bibir istri nya. Meskipun Mila sudah status janda yang memiliki anak, tapi cara cium*man Mila tak sepintar Combreng yang mendapat peringkat duda lima kali menikah. Belum lagi bermain dengan wanita yang dekat dengannya. Gaya hidup Combreng berbeda jauh dengan duda Jonathan.


Setelah puas bermain di area atas kini Combreng beralih di bagian tengah. Bermain di puncak tertinggi Mila membuat Mila mendesau merasakan rasa nikmat. Ukuran buah dada Mila tak sebesar Celine namun masih terasa kencang dan bagi Combreng cukup pas dalam genggamannya.


" Nikmati sayang..! " Ucap Combreng seperti sedang bermain dengan perawan. Combreng merasa Mila merasa tegang.


Setelah puas mengeksplore bagian atas dan tengah, Combreng kini beralih ke bagian sensitif istri nya memainkan jarinya di lubang milik istrinya. Tubuh Mila bergelinjang saat merasakan sensasi yang luar biasa. Bahkan melebihi permainan suaminya terdahulu. Bibir Combreng kini bermain di pusat sensitif milik istrinya hingga sang istri tak tahan mengalami pelepasan pertama. Melihat hal itu, Combreng ingin segera mempertemukan otongnya dengan ladang barunya.

__ADS_1


" Neng, Abang pertemukan Otong ya ! " Ucap Combreng yang memainkan miliknya. Membuat Mila bergidik ngeri.


" Bang yakin itu cukup ? Gede banget bang ! " Ucap Mila polos membuat Combreng tertawa geli mendengar ucapan istri nya.


Combreng Melebarkan pangkal paha istrinya agar dia lebih leluasa setelah itu Combreng mengarahkan miliknya ke ladang istrinya.


" Emmmmpptt...Aaahhh..." Saat milik Combreng sudah memenuhi ladang Mila. Combreng merasa senang, ternyata milik Mila masih terasa sempit meskipun tidak sempit seperti perawan.


Combreng langsung maju mundurkan, goyang dombret, naik turun semua gaya Combreng gunakan. Semakin lama Combreng memompa semakin cepat. Membuat Mila tak mampu lagi berkata-kata hanya mata nya saja yang sudah merem melek. Hingga akhirnya mereka mengerang bersama. Combreng ambruk di atas tubuh istrinya dan baru setelah itu pindah ke sebelah istrinya.


" Makasih ya beb..Abang puas. " Ucap Combreng sambil mengecup kening istrinya. Dan Mila membalas suaminya dengan senyuman. Dan malam ini bukan hanya satu kali Combreng dan Mila melakukannya. Mereka baru berhenti menjelang fajar.


Dan akhirnya malam tadi Celine mengikuti perintah tuannya. Celine tidur di ranjang dan Jo tidur di sofa.


Tapi tak ada ritual guncang ranjang ya. Meskipun pisang tanduk sempet mengamuk.


Celine bangkit dari ranjang dan berjalan menghampiri bos nya yang masih tertidur pulas.


" Kamu sempurna. Tapi aku butuh waktu untuk memilih di antara kamu dan Vino ! " Gumam Celine dalam hati. Celine langsung meninggalkan Jo begitu saja.


Kini Celine sudah selesai mandi dan sudah rapih. Celine langsung menuruni anak tangga menuju dapur. Dia selalu menyiapkan sarapan pagi sebelum Jo dan juga Clara bangun.


" Cie...yang tadi malam habis berduaan sama si bos. Bos suka ya sama kamu ? " Goda Bi Midah. Membuat wajah Celine merah merona.


Jantung Celine berpacu sangat cepat. Dia mengira jika Bi Midah melihat dirinya di kamar berduaan sama bosnya. Padahal Bi Midah menggoda Celine karna papi Jo menggendongnya saat turun dari mobil dan membawanya ke atas. Dan saat di atas Bi Midah sudah tidak melihat jika bosnya membawa ke kamar nya. Karna Bi Midah langsung masuk ke kamarnya.


" Eh-eh ga ko bi. Semalam itu kita cuma satu kamar tapi sumpah kita ga ngapa-ngapain. Bos cuma kasihan aja melihat Celien tidur di sofa terus. " Sahut Celien polos, membuat Bi Midah menganga tak percaya.

__ADS_1


" Serius kamu semalam tidur satu kamar sama bos ? Udah jelas banget itu berarti, si bos suka sama kamu ! " Ujar Bi Midah yang kepo.


Celine sekarang yang merasa bingung. Kenapa Bi Midah bertanya seperti itu, bukannya tadi dia meledek Celien. Celine memilih tak melanjutkan percakapan, dia takut malah semakin memanjang dan berujung salah paham.


" Udah ah Celine mau masak dulu nanti keburu Non Clara bangun. " Celine ngeles agar tak di tanya macam-macam.


Setelah selesai menyiapkan sarapan pagi. Celine menaiki anak tangga menuju kamar Clara. Untuk membangunkan Clara memandikan dan memakaikan seragam sekolah.


" Clara, bangun sayang ! Sekolah non ! " Ucap Celine membangunkan Clara.


Clara mengerjapkan matanya perlahan membuka matanya.


" Eeehhhwwww.." Clara menggeliat merenggangkan tubuh nya. Dan baru setelah itu turun dari ranjang untuk mandi.


" Mami semalam pulang jam berapa sama papi ? " Ucap Clara pada Celine.


" Non, jangan manggil Mis mami donk ! Mis ga enak, nanti di kira orang Mis beneran mami non Clara ga enak. " Ujar Celine.


" Emang mami Ga suka aku panggil mami seperti ini. Mami malu ya punya anak seperti aku ? Apa karna aku bukan anak kandung mami ? " Ucap Clara dengan wajah yang sudah terlihat mendung membuat Celine merasa tak tega.


Celine menjelaskan pada Clara, bukan dia nya mulai. Justru Clara lah apa tak merasa malu memanggil babysitter nya sekarang mami, sedangkan Celine tidak ada ikatan suami istri dengan papi nya. Itu alasan kenapa Celine tak mau di panggil mami. Celine sangat menyayangi Clara, Celine sudah menganggap Clara sebagai anaknya. Tapi Clara harus mengerti kalau Celine tidak menikah dengan papi nya.


Mampir ya kak di karya author terbaru



Hari ini author masih crazy up. Lemparin bunga,kopi,vote nya ya biar tambah semangat menghaluπŸ˜€πŸ˜„πŸ˜ƒπŸ€£πŸŒ·β˜•πŸ˜˜πŸ˜πŸ™

__ADS_1


__ADS_2