
Jo terus saja membolak-balikkan tubuhnya, dirinya merasa gelisah. Bahkan jam sudah menunjukkan pukul 03.00 pagi dirinya belum juga tertidur. Dan hanya berpura-pura tidur saat sang istri turun dan ke kamar mandi dan minum. Dia tak ingin jika dirinya sangat menderita karna harus berpuasa. Dan akhirnya baru pukul 05.00 pagi dirinya baru tertidur pulas.
" Sayang...bangun! Ayo kita sarapan bersama mami dan lainnya." ucap Celine mencoba membangunkan suaminya. Pagi ini dirinya sudah terlihat segar.
Owek...owek...
Celine langsung berlari ke kamar mandi, saat dirinya ingin sekali muntah. Dan benar saja saat sampai di kamar mandi dirinya langsung muntah berkali-kali dengan yang hanya cairan saja, karna dirinya kemarin malam memang tidak makan banyak.
Mendengar istrinya muntah, tentu saja membuat Jo langsung membuka matanya dan membantu sang istri dengan memijat tengkuk nya.
" Lemes?" ucap Jo lembut dan Celine hanya bisa menganggukan kepalanya.
Jo langsung menggendong tubuh istrinya ala bridal style dan membaringkan sang istri di ranjang.
" Istirahat, jangan banyak bergerak dulu! Aku buatkan teh hangat dulu untuk mu! Dan lebih baik sarapan di sini aja, setelah sarapan kita langsung ke dokter ya periksa Dede dan minta obat biar kamu ga mual lagi!" ucap Jo dan Celine hanya menurut saja.
Jo langsung membuatkan teh hangat untuk istrinya dan memberikan teh itu. Celine terlihat lemah dan wajahnya terlihat pucat.
" Mi, maaf aku sama Celine sarapan di sini aja! Celine lagi merasakan morning sickness." ucap Jo membuat mami Grace merasa panik mendengar menantu kesayangan harus menderita seperti itu. Dirinya langsung cepat-cepat menemui Celine bersama Clara dan Leticia.
Mami Grace langsung menghampiri menantunya saat Jo membuka pintu kamarnya.
" Jo, kamu apakan Celine sampai lemes dan pucat begini? Harusnya kamu lebih tahan donk, Jagan gempur istri kamu terus. Pikirkan juga kesehatan dia dan bayi dalam kandungannya! Jangan mikirnya cuma pisang tanduk kamu aja! cerocos mami Grace membuat Jo tak terima. Karna dirinya tak berbuat seperti yang di tuduhkan mami nya itu, justru dirinya berusaha menjadi suami siaga.
__ADS_1
" Ih apaan sih mi? Kenapa jadi nyalahin aku begini sih? Emang kalau Celine jadi melendung gitu, semua karna ulah aku yang ngasih dia terus menerus sosis, telur, dan mayones. Tapi kalau sekarang dia terbaring seperti itu, bukan salah Jo. Jangan bikin mood Jo tambah anjlok donk mi, semalam aja Jo sampe begadang ga bisa tidur." ucap Jo lesu membuat yang berada di sana tertawa geli.
" Sayang...kamu harus paksain makan ya! Ga apa meskipun muntah lagi! Kamu ada yang di inginkan ga? Biasanya orang hamil suka ngidam yang aneh-aneh! Kerjain aja tuh si Jo, biar jangan bikinnya aja yang semangat! " sahut Mami Grace membuat Jo mendengus kesal pasalnya ucapan terakhir sangat tak enak di dengar.
" Ya sudah kamu makan dulu terus siap-siap ya! Setelah itu kita ke rumah sakit!" ucap Mami Grace.
" Kok kita mah? Maksudnya mami mau ikut?" ucap Jo tak berfilter, tentu saja hal itu membuat Mami Grace langsung mengoceh. Karna bukan hanya Jo yang merasa penasaran. Tapi dia juga sangat penasaran ingin melihat perkembangan calon cucunya. Begitu juga dengan Leticia, ini adalah cucu pertama baginya pastinya dia ingin mengantarkan putri nya sebelum dia kembali ke Inggris lagi. Clara pun sudah tak sabar ingin melihat calon adiknya.
Sambil menunggu istri nya bersiap-siap, Jo mencoba menghubungi sahabatnya. Dia merasa tak enak jika tak memberi kabar. Jo ingin memberi tahu jika Celine mengalami morning sickness dan dirinya juga sedang bersiap-siap untuk berangkat ke dokter memeriksakan kandungan istrinya.
" Santai bro, kaya sama siapa aja! Gw juga mau ucapin terima kasih ni sama Lo, udah ngasih tempat buat gw sama bini gw menginap! Semoga gw bisa segera nyusul Lo sama Celine ya! Dan ingat jangan main kasar sama bini Lo! Ingat pelan-pelan, bini Lo lagi hamil!" ucap Combreng.
Kini mereka sedang dalam perjalanan menuju ke rumah sakit. Sungguh anak dan cucu kepingin sampai-sampai ke rumah sakit aja sampe dua mobil seperti orang mau besan. Jo pergi bersama Clara dan juga Celine dan mami Grace bersama Leticia dan Cristian.
" Udah mi! Jangan banyak omong, malu di lihatin orang dari tadi!" ucap Jo karna sang mami yang terus memberi wejangan-wejangan untuk menantu tersayangnya. Dan tentu saja hal itu membuat Jo merasa geram, pasalnya dia harus puasa sampai usia kandungan Celine memasuki trimester kedua.
Meskipun ini adalah cucu kedua, tapi ini adalah hal pertama kali yang di lakukan mami Grace. Saat Selena hamil dulu, tak sekalipun dirinya ikut memeriksakan kandungannya.
Dan saatnya Celine di panggil, benar saja semuanya ikut masuk ke dalam. Dan hal itu membuat dokter dan perawat yang berada di dalam terkekeh.
" Iya benar ibu saat ini sedang hamil dan usia kandungannya udah 6 Minggu. Kondisi nya janin sehat dan berkembang. Kehamilan ibu tidak ada masalah sampai saat ini. Denyut jantung bayinya juga normal ya Bu! " jelas yang memeriksa Celine.
" Dok, bener menantu saya hamil? Tapi ko di layar monitor seperti kacang? Jenis kelaminnya apa yang dok?" ucap Mami Grace.
__ADS_1
" Ya bener ibu, anaknya saat ini sedang hamil dan usia kandungannya 6 Minggu. Karna baru 6 Minggu jadi bentuknya masih sangat kecil hanya seperti kacang. Oh ya untuk jenis kelamin belum bisa terlihat ya Bu, tapi kalau di lihat dari kantung bayinya, anak ibu ini mengandung anak kembar. Karna kantung bayinya ada dua. Selamat ya Bu!" ujar dokter Amanda. Untungnya dokter obgyn nya cewek, jadi Jo tak akan merasa cemburu.
Tentu saja hal itu membuat semuanya merasa bahagia. Karna saat ini Celine bukan hanya mengandung satu anak tapi dua.
Jo langsung memberikan kecupan di kening istrinya dan juga kedua pipi istri nya. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada istri nya karna telah mengandung dua malaikat kecil di rahimnya. Tentu saja hal ini membuat Jo semakin bangga dengan pisang tanduk nya yang kualitas import yang bisa menghasilkan dua janin sekaligus.
" Saat ini apa keluhan yang ibu rasa?" tanya dokter Amanda.
Namun bukannya Celine yang menjawab, justru Jo lah yang menjawab kalau istri mengalami morning sickness. Sehingga tubuhnya menjadi lemas karna tak bisa makan.
Dokter Amanda menjelaskan bahkan hal seperti ini memang sering terjadi di kehamilan trimester pertama bahkan ada yang sampai menjelang persalinan. Dan dokter Amanda akan menuliskan resep untuk vitamin, obat mual, dan kecerdasan otak bayi. Dia juga menjelaskan agar Celine banyak minum air putih, makan makanan yang bergizi, makan buah-buahan dan sayur-sayuran, dan tak lupa minum susu dan obat-obatan yang sudah di tulis di resep. Dan sebaiknya jangan terlalu cape, karna usia kandungannya saat ini masih sangat rentan bisa menyebabkan keguguran.
" Dok, bolehkah kami melakukan hubungan intim di saat kondisi hamil seperti ini?" ucap Jo dengan santainya, dia tak melihat jika wajah istrinya memerah karna menahan rasa malu karna ulahnya.
" Sayang...kenapa kamu malu? Kita ini sudah menikah, jadi hal seperti ini sudah menjadi kebutuhan. Dan aku menanyakan seperti ini, agar kita bisa aman dan aku juga tak harus puasa." ucap Jo menjelaskan pada istrinya.
Dokter Amanda menjelaskan, jika saat trisemester pertama melakukan hubungan intim di perbolehkan. Namun sebaiknya menggunakan kon*dom, karna sper*ma bisa menyebabkan keguguran. Dan tak lupa untuk melakukannya harus sangat hati-hati. Mengingat kondisi kandungan Celine masih sangat muda.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya ππππ
Sambil menunggu up mampir juga yuk ke karya author lainnya
__ADS_1