
" Tuan, semua sudah aman terkendali. Kita sudah bisa kembali ke Jakarta ! " Ujar Hanif pada tuannya.
" Ya sudah...pesan tiket sekarang ! Kita pulang dengan pesawat yang paling cepat ! " Ucap Jo pada asistennya.
Mau ke mana sih papi ? buru-buru banget. Udah kangen ya sama Celine. π€£ππ
Jo dan Hanif kini sudah berada di pesawat menuju Jakarta. Aura bahagia terpancar dari wajah Jo. Sebentar lagi dirinya akan bertemu dengan sang pujaan hati.
" Sepertinya tuan sedang jatuh cinta. Sejak tadi aku perhatikan wajahnya sumringah banget. " Ucap Hanif yang melirik ke arah bos nya.
Pesawat telah mendarat cantik, Jo dan Hanif bergegas turun.
" Tuan Jo. " Teriak pak Susilo dari jauh. Tentu saja mendengar namanya di panggil Jo menengok ke arah sumber suara begitu juga dengan Hanif yang ikut menengok.
Kini mereka sedang menuju perjalanan pulang. Jam kini menunjukkan pukul 15.00. Setelah menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam akhirnya Jo telah sampai di depan rumahnya.
Jo langsung memasuki rumahnya dan melihat Clara yang sedang duduk santai.
" Papi..." Teriak Clara kala melihat sang papi datang. Clara langsung memeluk sang papi meluapkan rasa rindunya Selama dua hari tak bertemu.
" Clara kangen sama papi ! " Ujar Clara yang tak mau lepas dari sang papi.
" Sayang...papi mandi dulu ya ! Tubuh papi kotor ! " Ujar Jo yang berusaha melepaskan dekapan sang anak.
Jo menaiki anak tangga menuju kamarnya.
__ADS_1
" Kenapa aku ga melihat Celine ? Kemana dia ? " Gumam Jo dalam hati sambil tangannya membersihkan tubuhnya dengan sabun.
Setelah 15 menit mandi, Jo keluar dengan wajah yang sudah terlihat segar. Dia menuruni anak tangga kembali menghampiri sang anak.
" Mis, kemana ? " Kata spontan yang keluar dari bibir Jo. Tentu saja hal itu membuat Clara tersenyum, karna akhirnya sang papi memiliki perubahan.
" Sekolah. " Sahut Clara singkat. Dan langsung mendapat respon ber- oh ria dari sang papi. Karna memang hari ini jadwal Celine sekolah, dan dia melupakannya.
Jam sudah menunjukkan pukul 20.00, ternyata Celine belum juga pulang. Jo sedang menidurkan sang anak.
Celine pulang terlambat karna dia mengerjakan tugas kelompok dulu dengan teman kelompoknya. Karna sebentar lagi dia akan ujian kelulusan. Namun saat dirinya berhenti di indo*mart, dia bertemu dengan Wilsen yang sedang berbelanja cemilan sang anak. Dan Wilsen menawarkan Celine untuk di antar ke rumah. Awalnya Celine menolak, karna dia tak ingin memberi harapan untuk Wilsen. Namun Wilsen terus memaksa dan juga sudah cukup malam jika Celine harus pulang berjalan kaki. Dia merasa sayang jika harus naik ojek hanya dari indo*mart yang terletak di ruko depan komplek untuk pulang ke rumah.
Deg
Jantung Jo terasa terhenti, dan terlihat tangannya sudah mengepal. Entah mengapa hatinya terasa panas saat dirinya melihat Celine turun dari mobil mewah. Bahkan Wilsen sempat membuka kaca jendela dan melambaikan tangannya. Dan Celine membalasnya.
Celine bergegas masuk ke dalam rumah. Sejak dirinya mengerjakan tugas, dirinya sudah kepikiran terus dengan Clara meskipun dirinya sudah menggunakan Clara memberi tahu bahwa dirinya pulang telat.
Celine langsung cepat-cepat membuka pintu kamar Clara dengannya.
Deg
Netra mereka saling bertemu. Jo dan Celine saling menatap hingga beberapa menit.
" Jadi ini alasan kamu pulang telat, kamu habis pergi dengan pria itu ? Cuih...dasar wanita muraha* ! " Hina Jo. Tentu saja hal itu membuat Celine naik pitam, karna semua yang di katakan bos nya yang bar-bar itu tidak benar.
__ADS_1
" Jaga bicara anda tuan ! Jika sekalipun itu benar terjadi, itu bukan urusan anda ! " Ucap Celine ketus. Dia merasa tak terima.
Jo tanpa sadar langsung mendorong tubuh Celine hingga ke tembok dan mengunci tubuh Celine. Tubuh mereka sangat berdekatan. Hembusan nafas dari keduanya sangat terasa. Dua semangka pun sudah beradu dengan dada bidang Jo. Netra mereka saling beradu.
Jo semakin mendekat hingga dia tak sadar langsung melayangkan ciu*** di bibir Celine. Celine berusaha berontak. Dia tak terima dengan sikap bos nya itu. Jujur dia merasa takut jika sampai bos itu merebut kesuciannya seperti yang terjadi di novel-novel yang dia baca di noveltoon. Aku mengandung anak majikan, majikan ku memperko*sa ku. Bayangan itu tiba-tiba saja terlintas.
Tapi semua itu percuma. Jo berusaha meluapkan rasa rindu yang kemarin sempat dia rasa bercampur rasa cemburu.
Jo menggigit bibir bawah Celine agar Celine membuka mulutnya. Jo Melu*mat bibir Celine dengan rakus. Dan tangannya hampir saja mere*mas duo semangka milik Celine, tapi Celine berusaha menepisnya.
Saat pasokan oksigen hampir habis, Jo baru melepaskan nya.
" Mungkin malam ini saya hanya menci*um kamu ! Tapi suatu hari nanti bisa saja saya melakukan hal lebih ! Tolong jangan buat kesabaran saya habis ! " Ucap Jo di telinga Celine membuat mata Celine membulat.
" Dasar breng*sek ! Ingat tuan, anda itu hanya sekedar majikannya saya ! Jadi anda jangan coba-coba mengatur hidup saya ! Dan saya peringatkan pada anda jangan coba-coba lagi menci*um saya ! Karna saya tidak akan segan-segan melaporkan perbuatan anda pada nyonya Grace ! " Ancam balik Celine membuat nyali Jo ciut seketika.
Jo langsung pergi meninggalkan Celine begitu saja. Celine merosot jatuh ke lantai, air matanya terjun membasahi pipinya. Sungguh kejadian ini membuat dirinya merasa kecewa. Memang dia hanya seorang babysitter, tapi tak sepantasnya majikan dia berbuat sesukanya. Bagaimanapun Celine hanya seorang wanita yang ingin mempertahankan harga dirinya dan hanya ingin memberikan hal itu pada suaminya.
" Bodoh...bodoh...bodoh kamu Jo ! Selalu saja kamu tidak bisa mengatasi naf*su mu ! Aku yakin Celine akan kecewa dengan perbuatan kamu ! Hina sekali kamu ! " Ucap Jo yang kini sedang mengacak-acak rambutnya. Mengumpat dirinya sendiri.
" Aahhh...kenapa harus seperti itu sih ? Apa yang sebenarnya terjadi padaku ? Kenapa aku semarah ini melihat Celine dekat dengan pria lain ? " Jo terlihat frustasi.
Sedangkan Celine di dalam kamar sudah berjanji pada dirinya sendiri, bahwa kejadian ini tak akan terulang lagi. Dia takut majikannya itu semakin kurang ajar terlebih dia seorang duda yang sudah lama tak mendapatkan belaian dari seorang wanita.
Setelah membersihkan diri, Celine memilih untuk tidur. Padahal dia tadi mampir ke indo*mart membeli banyak cemilan, karna dia memang senang mengemil. Celine berharap bisa melupakan perbuatan bos nya itu.
__ADS_1
" Lebih baik aku tidur, biar aku bisa melupakannya. " Ucap Jo lirih. Mungkin tadi dirinya hanya melepas rasa rindunya pada Celine, tapi dirinya salah. Jo tak ingat jika dirinya dan Celine tidak ada hubungan apapun.