
"Aku bahagia banget karna sebentar lagi impian aku menjadi seorang sarjana terwujud. Terima kasih atas dukungan yang selama ini kamu berikan kepadaku." ucap Celine sambil memeluk tubuh suaminya erat.
Satu persatu impiannya terwujud, berawal dari dirinya menjadi babysitter Clara. Masuk di dalam keluarga Anderson. Tak salah jika Celine mengabdikan dirinya kepada keluarga Anderson.
"Semua ini berkat kerja keras kamu sayang! Berarti aku sudah boleh donk meminta adik untuk Clara, Cairo, dan Clare?" ucap Papi Jo dan mami Celine mengiyakan. Kembar kini sudah berusia 7 tahun lebih dan Clara sebentar lagi akan duduk di bangku SMU.
"Ya. Tapi aku ingin mencoba dunia kerja dulu! Aku ingin bekerja di kantoran, kamu kan sudah janji untuk mengizinkan aku bekerja menjadi sekertaris kamu." ujar Celine dan di setujui oleh papi Jo.
Papi Jo selalu mendukung apapun yang istrinya inginkan. Seperti saat ini, Papi Jo menemani sang istri menyiapkan segala keperluan untuk sang istri wisuda. Mulai dari kebaya, sendal, tas, dan dia juga sudah menyuruh Celine untuk memesan seorang MUA untuk merias Celine untuk acara wisuda. Dia ingin penampilan sang istri terlihat spektakuler di momen spesial sang istri.
Mereka sering kali menikmati kebersamaan berdua, karna Clara sudah sibuk dengan dunianya sendiri. Cairo lebih suka Mengoprek laptopnya atau bermain game online di bandingkan untuk ikut kedua orang tuannya pergi. Clare pun sama dengan sang kakak yang lebih suka bermain dengan teman-temannya di rumah.
"Aku yakin pasti istri ku akan menjadi primadona di acara wisuda." goda papi Jo membuat Celine tersenyum. Suaminya memang paling bisa membuatnya bahagia. Lewat sebuah pujian yang sebenarnya hanyalah sederhana.
Mereka berjalan mengitari mall dengan bergandengan tangan, layaknya pasangan Abege yang sedang kasmaran. Keromantisan papi Jo memang tak lekang oleh waktu.
Dan seperti biasanya papi Jo memanjakan sang istri dengan perhiasan mewah keluaran terbaru. Ini adalah inisiatifnya di setiap momen spesial baginya, karna istrinya yang sekarang bukanlah seorang cewek matre. Jika bukan dirinya yang membelikan, Celine tak pernah membeli.
__ADS_1
"Aish...kamu ini selalu saja membelikan aku perhiasan terbaru, padahal yang lama saja hanya baru aku pakai sekali dua kali." gerutu Mami Celine. Tapi bagi Papi Jo hal ini tak menjadi masalah, karna dirinya memang mencari nafkah untuk keluarganya.
❤️❤️❤️
Hari yang di nanti telah tiba, Celine sudah terlihat cantik dan fresh dengan balutan kebaya berwarna peach dan makeup yang terlihat natural. Dia juga memakai tas dan high heels berwarna senada dengan kebayanya.
"Cantik sekali istri ku." ucap Papi Jo membuat mami Celine tersipu malu mendapat pujian dari suaminya.
Mami Grace pun sudah menunggu di ruang keluarga sambil bermain dengan cucu-cucunya. Celine mengajak mami Grace untuk ikut serta di acara tersebut menemani sang suami. Karna mami Leticia tidak bisa hadir ke acara ini. Mami Grace lah yang banyak berjasa di kehidupan Celine. Membantu Celine mewujudkan keinginannya. Dan kini mereka sedang dalam perjalanan.
"Hebat sekali Celine, Jo. Meskipun harus mengurus tiga orang anak tapi dia bisa meraih cumlaude. Tidak sia-sia kita menyekolahkan dia! Dia memang pantas menerimanya. Mami salut melihat semangatnya dia untuk meraih impiannya." ujar Mami Grace dan papi Jo menganggukkan kepalanya. Karna memang benar yang di katakan sang mami, bahwa istrinya itu memang luar biasa. Bahkan wajah dan bentuk tubuh Celine tak kalah dengan mahasiswi yang usianya di bawahnya. Celine terlihat cantik dan sexy, membuat papi Jo merasa bangga memiliki istri sepertinya.
Tak henti-hentinya Celine mengucap kata syukur, karna akhirnya impian dia bisa terwujud dengan nilai yang sangat memuaskan. Dia berdiri dengan bangganya menggunakan selempang cumlaude. Semua mata tertuju padanya. Meskipun dia merupakan wisudawati tertua di angkatannya, tak menjadikan dirinya untuk tak bersemangat.
Saatnya Celine memberikan kata sambutan sebagai wisudawati yang meraih nilai terbaik di angkatannya. Papi Jo merasa kagum melihat sang istri berbicara sangat lancar dan berwibawa. Celine yang sekarang benar-benar telah berubah. Mami Grace dan papi Jo berhasil merubah Celine menjadi luar biasa.
"Terima kasih saya ucapkan kepada prodi, kaprodi, dekan, rektor, ketua jurusan dan dosen pembimbing yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk bisa berdiri di podium ini. Rasa syukur terus saya panjatkan. Karna berkat kehendaknya, saya bisa meraih impian saya. Tentunya hal ini tidak terlepas dari dukungan suami dan ibu mertua saya yang tidak ada henti-hentinya. Merekalah yang membuat saya bisa sukses seperti ini. Tanpa campur tangan mereka, saya tak mungkin bisa berdiri di sini." ungkap Celine.
__ADS_1
Serangkaian acara wisuda telah selesai. Saatnya untuk foto, mengabadikan momen istimewa. Tentu saja papi Jo tak akan melewatkan hal ini. Dia sangat bangga memfoto sang istri dengan berbagai gaya. Celine juga berfoto dengan sang suami dan ibu mertuanya.
Kini mereka sedang dalam perjalanan pulang. Karna mereka kepikiran dengan kembar, hingga memutuskan untuk langsung pulang. Dan dengan memakan waktu dua jam, akhirnya mereka sampai di rumah. Mami Grace pun ikut pulang bersama mereka pulang ke rumahnya. Sesampainya di rumah mereka langsung makan, makanan yang telah di siapkan art nya.
"Sepertinya perlu di adakan pesta kelulusan kamu. Aku akan membuat pesta yang sangat meriah di hotel berbintang sebagai bentuk rasa syukur aku karna kamu lulus dengan hasil yang sangat baik " ujar papi Jo.
"Sepertinya tak perlu! Terlalu berlebihan bagiku! Dan kalau memang perlu di adakan, sepertinya cukup di rayakan keluarga terdekat saja." sahut Celine.
Clara menuruni anak tangga dan langsung menghampiri sang mami. Memberikan ucapan selamat atas keberhasilan yang di raih sang mami.
"Terima kasih sayang, maaf jika selama mami kuliah, waktu mami menjadi terbagi untuk kamu dan kembar." ucap Celine sambil berpelukan dengan Clara. Clara adalah orang pertama yang menerima hadirnya di keluarga Anderson. Meskipun Clara bukanlah anak kandung, namun Celine tak pernah membeda-bedakannya. Dia sudah menganggap Clara sebagai anaknya.
Sama halnya dengan Clara, Cairo dan Clare pun memberikan ucapan selamat kepada sang mami. Membuat Celine merasa terharu karna hidup bersama orang-orang yang menyayangi dirinya.
"Mami pamit pulang ya! Sekali lagi mami ucapkan selamat buat Celine, semoga ilmunya bisa bermanfaat di kemudian hari!" ujar Mami Grace.
Mami Grace memilih untuk pulang bersama supirnya. Dia tak ingin merepotkan anaknya. Padahal papi Jo berniat mengantarkannya.
__ADS_1