Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda

Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda
Kala cinta menggoda


__ADS_3

Jo terpanah menatap wajah Celine yang cantiknya alami.


" Ehem..." Deheman dari Clara membuat papi Jo tersadar. Wajahnya memerah.


" Ayo kita berangkat ! " Ajak Jo menghilangkan rasa groginya.


Jo berjalan lebih dulu menuju garasi untuk mengeluarkan mobilnya dan Clara dan Celine mengekor dari belakang dan kini sudah menunggu papi Jo yang sedang mengeluarkan mobil.


" Papi nanti pulang jam berapa ? " Tanya Clara mengawali pembicaraan.


" Hari ini papi akan usahakan pulang cepat ya ! " Ucap Jo sambil mencubit pipi sang anak.


Mobil membawa mereka telah sampai di parkiran sekolah Clara.


" Selamat belajar sayang, belajar yang pintar ya ! " Ucap Jo saat Clara mencium tangannya. Tak lupa Jo memberikan sentuhan lembut di pipi anaknya.


Celine dan Clara berjalan memasuki sekolah. Saat itu Jo tak langsung pergi, dia memperhatikan keduanya hingga mereka tak lagi terlihat.


" Gila body nya Celine yahut banget. Baru mimpi aja ni pisang tanduk da muntah apalagi kenyataan kali ya ? Bisa pingsan dan koma karna kebanyakan muntah. " Jo tertawa geli sendiri membayangkan apa yang terjadi di mimpinya.


Jo kini telah sampai di kantor. Siska sang sekertaris menghampiri nya dengan gaya menggoda. Namun sayangnya tak sedikitpun Jo tertarik dengannya.


" Tuan, saya mau memberitahukan jika hari malam ini Tuan ada undangan dari Mr. Gakuku di club malam xxxx. " Ujar Siska.


" Kenapa harus di club malam sih ? Udah tau gw paling ga suka menginjakkan kaki di situ. " Gerutu Jo merasa tak suka bahkan kini ekspresi nya menunjukkan jika dirinya tak menyukai undangan itu.


" Jika tuan tak keberatan saya siap menemani Tuan. Saya akan mendampingi Tuan selama di sana ! Bagaimana ? " Ujar Siska dengan percaya dirinya. Dia sangat tau sifat bosnya itu. Selama menduda tak sedikitpun Siska mendengar bahwa Tuan Jo sering celap celup sembarangan, Tuan Jo juga tak pernah ke club malam dan mabuk. Itulah hal yang di suka oleh Siska, Jo sangat berbeda.

__ADS_1


Tentu saja Jo langsung menolaknya. Dia akan membawa Hanif ikut serta dengannya. Agar jika dirinya mabuk, Hanif bisa membantunya. Berbeda jika dia pergi bersama Siska, bisa hilang kendali malah buat kekacauan. Jo sebenarnya malas, tapi Mr. Gakuku adalah klien bisnisnya sejak lama dan kebetulan hari ini dia berulang tahun dan mengundang semua rekan bisnisnya.


Mendapat penolakan dari Jo tentu saja membuat Siska merasa kesal. Namun Jo tak mempedulikannya. Jo tau jika sekertaris nya itu memiliki rasa dengannya. Tapi cinta tak bisa di paksakan, dia tetap bersikap profesional.


" Han, malam ini kamu temani saya ke undangan Mr. Gakuku ya ! Tolong kamu ingatkan saya jika saya mabuk ! Jangan sampai saya bermasalah ! " Ujar Jo dan Hanif langsung menganggukan kepalanya tanda mengerti.


" Aku harus hubungi Clara, pasti dia bakal marah kalau aku ga pulang cepat dan ga ngasih kabar. " Ucap Jo dalam hati.


Jo melanjutkan pekerjaannya kembali.


" Han, belikan saya tongseng dan sate kambing untuk makan siang ! " Titah Jo. Dan Hanif menjalankan perintahnya.


" Persiapan banget ni si bos buat nanti malam tambah on di campur mabuk nanti malam. Kira-kira siapa yang jadi sasaran empuk nya ya ? " Gumam Hanif dalam hati sambil melangkahkan kaki nya keluar kantor untuk membeli makanan.


Makanan sudah tersedia, Jo langsung melahapnya. Meskipun bule Jo suka juga tongseng dan juga Sate.


" Ya Pi. Ada apa ? Tanya Clara mengawali pembicaraan dengan sang papi.


" Clara sayang...maaf papi nanti tak bisa pulang cepat. Kemungkinan larut malam papi baru bisa pulang. Papi harus menghadiri acara undangan klien papi. Maafkan papi ya ! " Sahut Jo.


Clara mengerti jika papi nya adalah orang sibuk. Jo sudah merasa tenang karna sang anak tak akan marah sama dia.


Jam sudah menunjukkan pukul 20.00, Jo bersiap untuk pergi dengan di dampingi Hanif. Dan kini mereka telah sampai di sebuah club tempat acara di adakan.


Jo memasuki club dan Hanif mengekor di belakang. Suasana bebas sudah terlihat, bagaimana wanita dengan pria dengan cuek nya bercumb* mesra, bukan hanya itu ada juga pasangan gay yang sedang bercumb* mesra. Sungguh pemandangan itu tak membuat Jo merasa nyaman, karna dia tak menganut *** bebas. Memilih menikah untuk melampiaskan hasratnya, makanya Jo tak berpacaran lama dengan Selena. Dia memilih menikah secepatnya.


" Hello...Tuan Jo. Selamat datang. Ayo kita ke ruangan VVIP yang sudah saya siapkan !" Ujar Mr. Gakuku.

__ADS_1


" Ingat terus pantau saya ! Jangan lengah ! " Jo membisikkan pada Hanifa.


Jo dan Hanif berjalan menuju ruang VVIP yang telah di pesan oleh Mr. Gakuku.


" Ini minuman untuk anda ! Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas kehadiran anda ! " Ucap Mr. Gakuku sambil meletakkan segelas wine untuk Jo dan juga Hanif.


Jo dan Hanif tak kunjung meminum nya, dia mencoba agar dirinya tak mabuk.


" Silahkan di minum Tuan Jo ! Tenang saja saya tak memasukkan apapun untuk anda ! Oh ya berhubung hari ini saya berulang tahun, saya sudah memesan 10 wanita untuk kalian semua. Kalian silahkan menikmati, saya yang akan bayar ! Dan biar kalian tau, mereka sangat hot dan luar biasa bermain di ranjang. Karna saya telah mencoba nya ! " Ujar Mr. Gakuku dengan percaya diri. Dia terkekeh sendiri.


Jo langsung menolaknya. Bukan hanya dirinya memang tak suka celap celup, tapi tentunya dirinya seperti itu karna Mr. Gakuku berkata jika wanita yang berhadapan mereka telah di coba Mr. Gakuku.


Mr. Gakuku tertawa keras bahkan pengusaha lain yang hadir di sana ikut tertawa.


" Yakin ga ke pengen tuh benda pusaka ? Nikmati saja lah ! Saya saja yang telah memiliki istri ingin mencoba nya. Apalagi anda seorang duda ? Tak perlu jual mahal ! " Ucap Mr. John sambil meremas payuda** wanita yang berada di dekatnya. Mendengar nya Jo langsung tersenyum kecut menampilkan wajah tak sukanya. Baginya suatu hubungan suami istri sangatlah sakral. Dan jika menginginkan ya menikah bukan melakukan hal ini. Meskipun dirinya pun sangat menginginkan nya terlebih mesinnya sudah 6 bulan lebih tak di panasin sejak Sebelum bercerai dengan Selena.


Dia masih menunggu kala cinta menggoda nya, dia ingin melakukannya karna cinta bukan hanya pelampiasan nafsu semata.


Jo mulai terasa tak nyaman, ternyata Mr. Gakuku mengundangnya hanya untuk menampilkan pertunjukkan. Jo memilih untuk keluar dari ruangan itu. Dia merasa sangat jijik melihat orang-orang di sana yang terlihat bebas. Ada yang asyik bercumbu, ada yang bermain adegan panas di sofa, dan ada sang wanita memasukkan milik sang lelaki ke dalam lubang bergigi memiliki nya. Suasana di sana di ramaikan desauan dari beberapa pengusaha yang menikmati. Mereka melakukan bersama-sama di sana, tanpa ada perasaan malu.


Jo masih terus bersabar sampai kalanya cinta menggoda nya.


Jangan lupa ya kak beri dukungannya πŸ˜˜πŸ˜€πŸ™


Jangan lupa mampir yuk di karya aku


__ADS_1


__ADS_2