Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda

Mendadak Menjadi Babysitter Anak Sang Duda
Ampun mi !!!


__ADS_3

Kini Mami Grace, Celine, dan juga Clara telah sampai di perusahaan papi Jo. Para karyawan menyambut dengan ramah dan memberi hormat kepada mami Grace.


Brak


Mami Grace membuka pintu ruangan Jo begitu saja tanpa mengetuk pintu ruangannya. Tentu saja hal itu membuat Papi Jo tersentak dan menengok.


Mami Grace langsung menghampiri sang anak dan menjewer telinga sang anak.


" Ampun mi !!! Sakit. " Teriak papi Jo memohon ampun pada sang mami karna memang telinganya terasa sakit di pelintir oleh sang mami.


" Ini belum seberapa, kalau kau sangat nakal mami tak akan segan-segan memotong habis pisang tanduk kamu ! " Ucap Mami Grace mengancam.


" Kenapa kamu semalam ga pulang ? Dan kata Clara akhir-akhir ini kamu selalu pulang larut malam. Berani-beraninya kamu bermain ja****. " Ucap mami Grace menatap sang anak seperti tatapan mengintimidasi.


Papi Jo menjelaskan pada sang mami dan juga Clara anaknya, bahwa semalam dia menginap di rumah Combreng. Dan selama ini dirinya sering pulang malam karna memang sedang banyak kerjaan hingga dirinya harus lembur.


Mami Grace dan juga Clara mencoba mengerti maksud omongan dari Jo.


" Mami jangan tuduh Jo serendah itu donk. Meskipun Jo sudah cukup lama menduda tapi Jo masih punya harga diri ga asal celap celup sembarangan. " Gerutu Jo tak terima dengan ucapan sang mami.


Jo langsung menghampiri sang anak dan menggendongnya. Namun sempat-sempatnya dirinya melirik ke arah Celine yang baginya tambah cantik.


" Stop Jo, jaga pandangan Lo ! Jangan sampe Lo kena virus yang mematikan ! Hingga Lo tak kuasa lagi menahan perasaan ! Tabrakan sama duo semangka aja hidup Lo udah ga karuan ! " Gumam Jo dalam hati.


" Maafin papi ya sayang karna terlalu sibuk bekerja ! Papi janji nanti malam papi pulang. Doain semoga kerjaan papi segera selesai. " Ucap Jo lembut. Dapat terlihat jika Jo sangat menyayangi anaknya.


Celine tersenyum bahagia akhirnya Clara bisa melepas rasa rindunya dengan sang papi.


" Anjir senyumnya menggoda iman gw yang setipis kulit bawang ! Kondisikan hati lo Jo ! Lo juga ngapain pisang tanduk segala bangun lagi. " Jo mulai terlihat gelisah. Perasaan nya tak menentu. Melihat senyumannya aja jantung nya udah jedag jedug apalagi ngelihat langsung duo semangka.


Mami Grace tertawa geli dalam hati melihat ekspresi wajah anaknya dan dengan konyolnya mami Grace meremas milik anaknya yang kini sedang turn on.

__ADS_1


" Makanya nikah ! Biar bisa tersalurkan tuh ! " Bisik Mami Grace membuat wajah Jo menjadi merah.


Sedangkan Celine dan Clara hanya bisa melihat mami Grace yang sedang berbisik ke papi Jo. Untungnya tidak terdengar keduanya bisa tambah jatuh lagi harga diri papi Jo.


Saat pisang tanduk nya merasa sesak di dalam bungkusnya, Jo menurunkan sang anak dan kembali ke kursi kebesarannya. Dia tak ingin sang anak akan mengetahui pisang tanduk papi nya yang siap menusuk.


" Udahlah mi ! Mending sekarang mami sama Clara pulang aja sana ! Jo masih banyak kerjaan ! " Ujar Jo membuat mami Grace memberi tatapan tajam.


" Jadi kamu ngusir mami ? Dasar anak ga punya akhlak ! Bukannya seneng di tengok mami nya ! " Ujar mami Grace dengan perasaan kesal karna di usir sang anak. Mami Grace memberikan Capitan di perut papi Jo membuat papi Jo meringis kesakitan dan meminta ampun pada sang mami.


" Hanif cepat kamu belikan kamu makanan ! Ini uangnya ! Clara kamu mau apa ? Nenek pesan makan di rumah makan seafood. Celine juga mau apa ? Hanif juga sekalian beli ya, kalau bos mu itu biar aja beli sendiri. Saya mau bakmi goreng seafood ya ! " Ujar Mami Grace yang masih memberi tatapan tajam pada sang anak.


" Clara mau mie pangsit nek ! "


" Kalau aye samain aje sama non Clara. "


" Macam anak tiri aja gw ! Mami ga ada adil. " Gerutu Jo.


Jo tak mampu lagi berkata-kata lagi, paling sudah memang jika berurusan sama mami nya. Dirinya tak pernah menang. Dan akhirnya Jo memilih ke kamar mandi untuk menidurkan pisang tanduk nya agar bobo ganteng kembali.


" Ckk..Rasain kamu ! Ini sebagai hukuman karna membuat kami kesal ! " Ucap Mami Grace sambil tertawa geli.


" Aaaahhh...lega. Udah ya Lo bobo ganteng, jangan macem-macem ! " Ancam Jo pada pisang tanduk nya.


Mami Grace yakin jika sang anak yang lama di toilet saat ini sedang menuntaskan hasratnya.


" Di suruh nikah susah sih ! Aku jadi pengen cepat-cepat make over si Celine, pengen tau reaksi anak nakal. Lihat seperti sekarang aja udah panas dingin. " Gumam Mami Grace bicara dalam hati.


Jo keluar dengan perasaan lega. Wajahnya tak lagi tegang. Dia memilih tak ingin lagi melirik ke arah Celine. Memilih menyibukkan diri sambil menunggu makanan datang.


Satu jam kemudian Hanif datang membawa makanan yang mereka pesan.

__ADS_1


" Bang, piring sama mangkok nya di mane ? Biar aye ambilin ! " Tanya Celine yang kini menghampiri Hanif. Yang awalnya sudah berniat tak akan melirik, namun jiwa kepo nya meronta. Hingga akhirnya Jo melirik ke arah Celine dan Hanif yang dekat. Bahkan mereka keluar berdua dari ruangan untuk menyiapkan semuanya.


" Awas mata juling ! " Sindir mami Grace membuat Jo malu. Wajah nya memerah. Seperti habis ke gape ciuman sama sang mami.


Sedangkan Clara tak tahan lagi menahannya, Clara tertawa terbahak-bahak menertawakan sang papi.


" Papi suka ya sama Mis Celine. Mis Celine cantik kan ? " Sindir Clara. Habislah sudah Jo mendapatkan dua sindiran dari sang mami dan juga anaknya.


Jo tak mampu berkata-kata lagi dan memilih tak merespon jawaban dari keduanya.


Hanif dan Celine masuk. Mereka sama-sama tertawa ringan, terlihat akrab. Tentu saja hal itu membuat Jo merasa panas. Jo yakin jika Hanif berusaha mendekati Celine. Terlebih Hanif berusaha mendekati Celine dan bahkan sempat menolong Celine yang hampir jatuh terpeleset. Dan pastinya Dada Hanif dan duo semangka Celine sedikit membentur.


" Sialan si Hanif. Modus banget pengen ngerasain duo semangka si Celine. " Gerutu Jo.


Dan kini menikmati makan siang bersama. Tak satu orang pun yang bicara mereka sibuk sama makanannya masing-masing.


Setelah selesai makan, Mami Grace dan Clara berpamitan pulang. Dan baru lah Jo merasa lega.


" Han, awas ya Lo jangan coba-coba deketin Celine babysitter anak saya ! " Ancam Jo dengan wajah yang serius.


" Memangnya kenapa pak ? Celine masih single kan sama seperti saya ? Lagi pula kalau punya istri seperti dia wuih mantab banget. Depan belakang empuk. Bisa-bisa saya ga keluar-keluar kamar. " Ujar Hanif memanasi bosnya.


Hanif yakin jika bos nya itu menyukai Celine. Makanya dia berniat memanasi nya, dia tak benar-benar menginginkannya tapi jika di kasih ga akan nolak. Ga mungkin jika dirinya harus bersaing dengan bos nya.


" Otak mesum ! Udah kerja sana yang benar ! Emang nya hidup cuma untuk ngesex doank ga di kasih makan anak orang ! " Ucap Jo ketus membuat Hanif terkekeh dalam hati.


Jangan lupa dukungannya ya kakak, hari ini hari vote...πŸ˜€πŸ˜˜πŸ™


Sambil menunggu waktu nya up mampir yuk di karya author lainnya


__ADS_1



__ADS_2