
"ya pah, makasih ya pah, mah, udah baik sama Shila" ucap Shila menangis membalas pelukan papa dan mama mertuanya.
" yaudah kita berangkat dulu pah, mah" ucap Yuhera menarik tangan Shila dan berpamitan pada kedua orang tua nya, dan pergi melangkah menuju pesawat yang akan mereka tumpangi.
Di dalam pesawat, Yuhera mengabaikan Shila, dia tidak peduli dengan apa yang dilakukan perempuan itu, tanpa sepengetahuan nya, Shila sedang merasakan sakit, dan mual, karna dia ssudah beberapa hari gak makan, di tambah lagi karna dia belum pernah naik pesawat.
"tuan, maaf sebelumnya sudah mengganggu waktu tuan" ucap pramugari itu dengan hati hati
"cepat katakan" ucap Yuhera dingin
"begini tuan, nona yang bersama dengan tuan tadi sepertinya sedang sakit, karna wajahnya pucat tuan". ucap pramugari itu hati hati.
"dia pelayanku, aku gak peduli dia mau sakit atau nggak" ucap Yuhera dingin sembari mengibaskan tangan nya yang bermaksud untuk mengusir pramugari itu. .
"hah, apa urusan nya dia sakit atau gak, emang gue peduli" ucap Yuhera
Tanpa mempedulikan Shila sedikit pun, pesawat yang mereka tumpangi, sebentar lagi akan mendarat. Dan mereka sudah sampai di Paris. Setelah mendarat, Yuhera menghampiri Shila dan menyuruhnya untuk membereskan barang barang mereka.
"Lo, cepat turun, dan Lo bereskan semua barang barang, Lo bawa ke dalam mobil" ucap nya dan langsung pergi
"aku harus semangat, harus" ucap Shila menyemangati diri nya sendiri dan turun untuk mengambil dua koper yang mereka bawa tadi dari apartemen nya.
"selamat datang tuan, nona, silahkan masuk" ucap supir itu membuka pintu mobil
"HM" ucap Yuhera dingin
"maaf nona, biar saya saja yang memasukkan barang bawaan tuan dan nona" ucap supir sopan karna melihat Shila yang hendak memasukkan koper mereka ke dalam bagasi mobil
"biar dia yang masukkan sendiri, dia adalah pelayan, dan itu sudah menjadi tugas dia" ucap Yuhera
Shila yang mendengar Yuhera menyebut dia adalah pelayan, hatinya sangat sakit dan sedih, tanpa sadar air matanya sudah menetes.
Setelah memasukkan koper koper itu, dia pun masuk ke dalam mobil.
__ADS_1
"Lo ngapain duduk disini? Lo pindah ke depan, gue jijik satu tempat duduk sama Lo" ucap Yuhera setelah itu Shila pun langsung beranjak dan berpindah tempat duduk ke samping Supir itu.
Mereka sudah sampai di hotel yang sudah di siapkan oleh orang tua nya, Yuhera dan Shila berbeda kamar.
"kamar Lo disitu, jangan sekali kali Lo mencampuri urusan gue, kemana pun pergi Lo gak boleh ikut campur, sebaliknya, jika Lo mau pergi itu terserah Lo" ucap Yuhera dingin
"ya" ucap Shila
Shila yang sudah lelah pun masuk ke dalam kamar nya. disana dia merebahkan dirinya di atas kasur yang lumayanlah besar nya.
"nyaman banget, ga pha lah,kalaupun aku ggak dipedulikan disini, setidaknya, aku bisa makan selama kami tinggal disini" ucap Shila bersyukur.
Dilain kamar, Yuhera sedang telponan dengan kekasihnya Vania, dan sangat tentu, mereka sedang merencanakan sesuatu.
"ya honey, kamu tenang aja, selama kami disini, aku bakalan siksa tuh cewek" ucap Yuhera.
"haha ya sayang, kalau begitu aku akhiri dulu yah, satu jam lagi, aku ada pemotretan" ucap Vania .
"haha, Lo kira hidup Lo bakalan nyaman selama tinggal di hotel ini?" ucap Yuhera menyeringai sinis. .
pagi sekali tepatnya jam 5 pagi, Yuhera yang sudah punya rencana untuk menyiksa Shila keluar dari kamarnya dan pergi ke kamar Shila.
*tokkk... tok....* anggap saja suara ketukan pintu😅
"ya bang?" ucap Shila bingung setelah membukakan pintu
"Lo siap siap" ucap Yuhera to the point
tanpa ba-bi-bu, Yuhera langsung mengunci pintu dan hal yang tak di inginkan oleh Shila pun sudah terjadi.
Mahkotanya di renggut oleh suaminya sendiri yang tidak mencintainya sama sekali.
air mata yang sudah mengalir, menjadi perwakilan betapa sakitnya apa yang sudah di rasakan nya.
__ADS_1
"kamu jahat bang, kenapa kamu tega melakukan ini sama aku?, aku salah apa? " teriak Shila menangis
"apa? Lo berani bentak gue? hahaha" ucap Yuhera
"asal lo tau ya, ini semua belum ada apa apanya dibandingkan Lo yang sudah buat Vania menangis dan menampar nya" sambung Yuhera. .
"tapi apa yang aku lakukan itu semua karna kesalahan dia " ucap Shila
"plakkk, Lo berani menyalahkan Vania? dasar cewek murahan" ucap Yuhera setelah menampar wajah Shila dia pun pergi dari kamar itu.
"ya Tuhan, aku salah apa, aku udah sanggup, aku harus pergi dari sini, tapi aku harus pergi ke mana, apa tunggu harus balik dulu ke Jakarta baru aku pergi dari kehidupannya" ucap Shila terisak ..
Di lain tempat , Yuhera yang sejak pagi pergi dari hotel tempat mereka tinggal selama bulan madu, dia bersenang senang, karna sudah berhasil membuat hati Shila hancur. dia tidak ingat bahwa yang sudah dia buat hancur dan dia sakiti adalah kekasih kecil yang sangat dia sayangi dan dia rindukan semenjak kecil.
"makanya jangan berani berani nya sama gue, Lo tau kan apa yang bakalan gue lakuin, dan ini belum seberapa dengan appa yang sudah dialami Vania, hahaha" ucap Yuhera.
"bro, sekali Lo datang kesini Lo sangat senang, bagi bagi cerita dong bro" ucap Samuel yang merupakan mantan Shila dan kekasih Vania, yang tentunya Yuhera tidak tau akan hal itu.
"haha ya gue senang lah, gue sudah berhasil buat cewek yang sudah gue nikahi menderita, dan gue udah berhasil buat balas kan dendam Vania kekasih gue" ucap Yuhera bangga.
"haha Gila, begitu cinta nya Lo sama Vania, dan asal lo tau, Vania yang Lo bangga banggain itu kekasih gelap gue" batin Samuel
"kasian amat istri lo, Lo lebih belain kekasih Lo dibanding istri Lo sendiri" ucap Samuel berlagak sok baik, dan tanpa sepengatuhan Samuel, orang yang sudah menjadi istri dari seorang Yuhera adalah Shila mantan kekasih nya sendiri
"haha gue gak sayang sama tuh cewek, gue itu cuma sayang sama Vania, dia bisa menjadi istri gue karna orang tua gue menjodohkan kami" ucap Yuhera bangga.
"ini sudah malaam bro, sebaiknya Lo pulang, gak baik buat kesehatan Lo" ucap Samuel sok menasihati
"haha Lo benar, ucapan Lo cukup sangat baik" ucap Yuhera dan langsung melangkah pergi .
Diperjalanan Yuhera yang sedang mabuk, dia mengemudi sangat cepat dan tidak peduli akan keselamatan nya. dia menyetir dengan laju yang sangat kencang.
*brakkkk* suara mobil yang sudah berguling guling. Yah di tengah jalan, Yuhera mengalami kecelakaan dan menyebabkan kecelakaan beruntun
__ADS_1