
Mami Kenzo, Shila, bibi Marni pun menaiki mobil yang akan di kemudikan Reka.
"Kita kemana dulu nya?" tanya Reka kepada mami Kenzo
"Hm, kita ke mall saja dulu, membeli makanan ringan dan minuman, setelah dari sana, kita bisa langsung ke zoo" ucap mami Kenzo memberi arahan
"Baik nyonya, laksanakan" ucap Reka dengan semangat yang sangat membara.
_-_-_-_-_-_-_
Ternyata demi menjalankan balas dendam nya, Yuhera dan Vania berangkat ke negara Paris.
"Yank, nanti di Paris apa kamu tau Shila tinggal dimana?" tanya Vania.
Sebenarnya Vania tidak terlalu memikirkan tentang keberadaan nya Shila. Yang penting sekarang, Vania bisa jalan jalan sepuasnya di negara Paris itu.
"Ya aku juga belum tau yank, tapi nanti kita tanya saja dimana tempat tinggal Kenzo, aku yakin Shila tinggal bersama dia, yank" ucap Yuhera
"Hem, aku ngikut kamu saja yank, yang pasti setelahnya kamu harus mengajak aku jalan jalan disana. Aku gak mau yah, kita berkunjung ke Paris hanya untuk mencari mantan istri kamu itu. Menghabiskan uang saja" cibir Vania
"Ya, kamu tenang saja" ucap Yuhera tersenyum
Beberapa lama setelah mereka menaiki pesawat, mereka sudah sampai di negara Paris.
"Kita kemana dulu yank, aku capek nih" keluh Vania dengan manja
"Kita ke hotel saja dulu, aku juga mau istirahat. Sekalian biar aku bisa lebih santai mencari tau dimana keberadaan Kenzo" ucap Yuhera dan di balas anggukan kepala oleh Yuhera.
Mereka memesan taksi, dan mengatakan untuk mengantarkan mereka berdua ke hotel yang nyaman dan fasilitas nya lengkap.
"Sudah sampai tuan" ucap supir taksi itu setelah dua puluh menit mengendarai mobil nya.
"oh ya, berapa ongkos nya?" tanya Yuhera dengan nada angkuh
"Dua ratus lima puluh ribu tuan" ucap supir taksi tersebut. (Anggap saja memang ongkos taksi di negara sana segitu. Karna author jelas tidak tau😅).
"Oh ini, terinakasih" ucap Yuhera.
Yuhera dan Vania pun memasuki hotel tersebut dan melakukan check in untuk beberapa hari ke depan.
Sesampainya di kamar, Vania langsung menidurkan badan nya di kasur empuk yang sudah di sediakan oleh pihak hotel tempat mereka menginap.
Sedangkan Yuhera langsung mengeluarkan laptop nya bermaksud untuk mencari tau dimana keberadaan Kenzo dan Shila.
"Sangat susah menemukan keberadaan mereka, HM tidak semudah yang saya bayangkan" ucap Yuhera geram
"Bagaimanapun juga, saya harus bisa mendapatkan alamat Kenzo, saya yakin Shila berada di tempat itu" ucap Yuhera marah .
__ADS_1
Sedangkan Shila dan yang lain nya sedang asik asiknya berbelanja di salah satu mall yang ada di negara Paris. Mulai dari membeli makanan ringan, ice cream dan beberapa jenis minuman untuk mereka nikmati di zoo.
"Wah, Tan aku bisa beli yang ini nggak?" menunjukkan kemasan sosis saos yang berjejer rapi di rak nya
"Boleh sayang, ambil saja mana yang kamu mau, bibi juga kalau mau sesuatu ambil saja ya, jangan segan segan" ucap mami Kenzo
"Terimakasih ya Tan" ucap Shila tersenyum dan langsung mengambil beberapa sosis
"Terimakasih nyonya" ucap bibi Marni yang juga ikutan mengambil sosis
Setelah mereka memilih beberapa makanan dan minuman yang mereka sukai, mami Kenzo pun membayarkan nya ke kasir. Setelahnya mereka pun keluar dari mall itu.
"Reka, tolong kamu masukkan yah semua barang belanjaan nya ke bagasi" ucap mami Kenzo
"Siap, baik nyonya" ucap Reka langsung melaksanakan tugas nya.
Tak menunggu waktu lama, mereka pun melanjutkan perjalanan ke arah taman hewan atau zoo berada.
"Nyonya, kita sudah sampai" ucap Reka
"Oh ya Reka, tunggu bentar. Shila ketiduran nih" ucap mami Kenzo
"Apa kita tunggu aja dulu nyonya, sepertinya non Shila kelelahan, kasihan kalau langsung di bangunin" ucap bibi Marni
"Ya bi, bener yang bibi bilang" ucap mami Kenzo menyetujui perkataan bibi Marni
"Boleh, kamu pesan aja sekarang ya Reka, kalau kamu mau ikut masuk ke dalam, pesan aja sekalian" ucap mami Kenzo tersenyum
"Baik nyonya, kalau begitu saya turun dulu" ucap mami Kenzo
"Ini uang nya, kamu bawa aja sekalian" ucap mami Kenzo
"Biar dari saya aja nyonya, hitung hitung biar saya juga ikutan berbagi, kan belanjaan tadi sudah dari nyonya, hehe" ucap Reka tertawa
"Kamu bisa aja Reka, ya sudah sana" ucap mami Kenzo
"Baik nyonya, saya turun dulu" ucap Reka dan di balas anggukan oleh mami Kenzo
Kepergian Reka, mami Kenzo berniat ingin menghubungi Kenzo karna belum mengabari nya mulai dari saat Kenzo pergi.
"Kenzo kenapa ya, tidak ada mengabari saya sama sekali" tanya mami Kenzo pada bibi Marni
"Mungkin tuan muda sedang sibuk nyonya. Tapi kalau saya tidak salah, tuan muda mengatakan akan pulang langsung kalau urusan nya sudah selesai disana" ucap bibi Marni
"Ya bi, Kenzo juga mengatakan hal seperti itu kepada saya. Tapi saya sangat khawatir, Kenzo belum ada memberi kabar kepada saya" ucap mami Kenzo
"Coba saja dulu nyonya menghubungi tuan muda nya, mana tau tuan muda lupa atau sedang sibuk" ucap bibi Marni memberi saran
__ADS_1
"Hm, ya bi. Benar yang bibi katakan. Saya telpon aja dulu anak itu" ucap mami Kenzo mengambil handphone nya dari dalam tas nya.
Mami Kenzo mencari nomor kontak anak kesayangan nya Kenzo. Dan setelah menemukan nya, mami Kenzo langsung menekan tombol hijau tanda untuk melakukan panggilan
"Drrrt....Drrrt" nada panggilan pertama
"Drrrt...Drrrt" nada panggilan kedua
"Drrt..drrrt" nada panggilan ketiga
"Mohon maaf, nomor yang anda tuju, sedang tidak dapat menerima panggilan, mohon hubungi beberapa saat lagi" ucap operator di balik telpon tanda bahwa Kenzo tidak menerima panggilan dari mami nya.
"Tidak di angkat bi, Kenzo kemana sih, apa dia sesibuk itu sampai dia tidak bisa mengabari mami nya sama sekali" ucap mami Kenzo mengomel
"Coba hubungi asisten Bram nyonya, mana tau, asisten Bram ada bersama tuan muda" ucap bibi Marni memberi saran lagi
"Oh ya bi, bibi benar" ucap mami Kenzo dan langsung mencari nomor kontak asisten Bram.
Setelah menemukan nya, mami Kenzo langsung menekan tombol ber warna hijau itu.
"Drrrt...drrrt.." nada panggilan pertama
"Drrrt....drrrt..." nada panggilan kedua dan langsung di angkat oleh asisten Bram
"Halo Tan" ucap Bram dari sebrang telpon
"Halo Bram, kamu lagi bersama Kenzo ya nak? Kok Kenzo tidak menerima telpon Tante?" tanya mami Kenzo langsung
"Ya Tan, Bram memang sedang bersama tuan Kenzo, hanya saja tuan muda sedang sibuk mengurusi acara pemakaman Tan" ucap Bram
"Hah? Pemakaman siapa yang di urusi sama Kenzo nak?" ucap mami Kenzo khawatir
"Itu Tan, pemakaman kedua orang tua nona Shila" ucap Bram yang perkataan nya berhasil membuat mami Kenzo terkejut
"Apa kamu bilang?" teriak mami Kenzo yang berhasil membuat Shila terbangun dari tidur nya.
_-_-_+__+_+_+_+
"Halo semua pembaca setia Novel ini, Author mengucapkan banyak terima kasih, karna para pembaca masih setia mengikuti alur cerita nya.
Author memohon maaf jika cerita nya terlalu berbelit belit, atau bahkan up terlalu lama. Author juga sangat membutuhkan saran, masukan, dan dukungan dari pembaca semua.
Jangan lupa meninggalkan jejak, menambahkan ke list favorit memberi vote, mawar, love, kopi atau gift lain nya jika para pembaca berkenan🤭☺️
Dan, disini author ingin mengajak para pembaca setia Novel ini, untuk mampir di karya author yg lain nya. yang berjudul " SEKALI SAJA PANGGIL NAMA KU DENGAN BENAR"
Jangan lupa mampir di karya saya yang baru, jangan lupa memberi dukungan juga,
__ADS_1
Sekian, terimakasih dari saya🤭☺️🙏