Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
EPS 54


__ADS_3

"Um, jagung bakar buatan Abang Vino enak banget" ucap Shila dengan mata uang berbinar binar


"Wah? Benarkah? Ah, kamu Shil, jangan buat kuping Abang tambah naik nih" ucap Vino bercanda mengundang tawa dari mereka yang mendengarkan perkataan nya itu.


"Ayam goreng nya masih lama lagi ya masak nya?" ucap Shila


"Shil, kamu lapar atau bagaimana sih?" ucap Keyko


"Ya, kamu aneh, kamu kecil badan nya, makan yang banyakan , ice cream 10 cup masuk, ini lagi makan jagung, udah mau minta ayam lagi, apa gak kembung tuh perut kamu?" ucap Seina bingung


"ih Shila itu ga tau ka, semenjak Shila mengandung, Shila itu banyak makan" ucap Shila


"Mungkin itu bawaan nya bayi nya, jadi kita ga boleh melarang kalau dia itu pengen makan sesuatu, nih ayam nya sudah Ada yang matang" ucap Vino


"Wah, makasih Abang" ucap Shila girang


"Sama sama" balas Vino tersenyum.


Mereka menghabiskan malam itu dengan menikmati makanan yang sudah mereka bakar sebelum nya. Rian yang bermain gitar dan mereka yang ikut bernyanyi membuat malam itu terasa ramai akan suara mereka. Sejenak Shila melupakan masalah nya sendiri.



Keesokan hari nya, sesuai dengan apa yang mereka bicara kan sebelum nya, mereka pagi ini akan berkunjung ke rumah Vino, siang hari nya ke rumah Seina, dan malam hari nya ke rumah Shila.


"Drrrt....Drrrt.." bunyi pesan grup Wa.


Vino, yang sedang berada di dalam kamar, segera melihat pesan yang masuk itu.


๐Ÿ’Œ S2 Ilmu Manajemen (Anggap saja seperti itu, karna author ga ngerti bahasa Inggris atau bahasa Paris atau bahasa asing lain nya)๐Ÿ˜๐Ÿ˜


โœจ Di harapkan kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang akan di wisuda pada bulan Juli agar mengikuti rapat mahasiswa/mahasiswa. Dikarenakan pihak kampus akan mengadakan tour perpisahan sebelum wisuda di laksanakan. Di harapkan segala mahasiswa dan mahasiswi ikut serta dan tidak boleh ada yang tidak hadirโœจ


Kurang lebih seperti itu lah isi pesan yang masuk ke grup itu.


"Hah, ngasih info selalu dadakan, gimana nih, padahal kami udah merencanakan untuk jalan jalan disini dulu" ucap Vino yang langsung mencari keberadaan Rian di luar kamar. Karena handphone milik Rian tertinggal di atas meja yang ada di kamar mereka itu.

__ADS_1


"Rian, Rian..." suara Vino ber teriak memanggil nama Rian.


"Abang kenapa teriak teriak manggil bang Rian?" tanya Shila yang sedang duduk di ruang tamu


"Eh dek, kamu ada lihat Rian gak?" tanya Vino


"HM, gak ada bang, Shila mulai tadi duduk di sini dan belum ada lihat bang Rian" ucap Shila


"Ih, kemana sih dia" ucap Vino


"Di halaman belakang mungkin bang, coba deh Abang lihat kesana" ucap Shila memberikan saran dan di balas anggukan oleh Vino, setelah itu Vino pun pergi meninggalkan Shila sendirian di ruang tamu.


"Eh sini duduk Vin" ucap Rian yang sedang duduk di kursi Yang ada di halaman belakang vila itu


"aku itu mulai tadi cariin lo, tau tau nya Lo ada di sini" ucap Vino


"Emang ngapain Lo nyariin gue?" ucap Rian bingung


"kita harus balik besok deh ke Paris, karna tadi ada pengumuman dari pihak kampus, sebelum kita di wisuda kan kita akan mengadakan tour perpisahan, dan sebelum itu kita harus mengadakan rapat yang di adakan 3 hari lagi" ucap Vino menjelaskan


"Lah, kok dadakan sih, jadi gimana dong, kan kita belum ada liburan disini" ucap Rian


Mereka pun terdiam setelah pembahasan itu. Tiba tiba suara teriakan Shila menggema di halaman belakang itu.


"Abang..." teriak Shila


"Ih, kamu dek. Kenapa sih teriak teriak, kita kan gak lagi di hutan sih dek" ucap Rian


"Haha, maaf bang, bang Shila mau nanya, kita jadi gak nanti ke rumah Shila?" tanya Shila


"Jadi dek, tapi kita berangkat sore ya sekalian kita nginap disana. pagi ini kita ke rumah Vino Dulu, nanti siang ke rumah Seina sekalian ke rumah Abang buat izin mau balik ke Paris" ucap Rian dan di balas anggukan mengerti oleh Shila. ..


"Ya sudah, aku siap siap dulu ya bang" ucap Shila dan di balas anggukan oleh kedua nya. ..


Shila dengan senang nya ber lari masuk ke kamar. Dia mendapati Seina dan Keyko sudah berpakaian dengan rapi, sedangkan dia mandi saja belum..

__ADS_1


"Kok, kakak Seina sama kak Keyko sudah rapi sih?" ucap Shila kesal.


"Haha, dasar kamu aja Shil, yang malasan" ucap Keyko menertawakan Shila


"Mana ada yah, kakak sih ga ngajak ngajak Shila buat berberes" ucap Shila.


"Sudah ah, Shila mandi dulu, bye" ucap Shila langsung melangkah ke arah kamar mandi.


"Na...na...na..." suara nyanyian Shila dari dalam kamar mandi. Seina dan Keyko yang mendengarkan nyanyian Shila yang sangat jelek itu hanya bisa menertawakan nya


POV YUHERA


Di mension, Yuhera hanya bisa berdiam diri. Dia bingung, dia harus mengatakan apa seandainya saja orang tua dan mertua nya menghubungi dia untuk menanyakan keadaan Shila.


"Akhhh" teriak Yuhera prustasi.


"Hahah, ini semua karna Shila. Andaikan dia gak masuk ke dalam hidup aku, semua nya gak bakalan kacau seperti sekarang ini." ucap Yuhera yang sejenak melupakan bahwa Shila sedang mengandung calon anak nya.


"Tapi dia sendiri yang mengatakan kalau dia yang akan menceraikan aku duluan. Berarti aku gak harus capek dong mengurus semua, dan jika mereka bertanya itu gak sepenuh nya salah aku" ucap Yuhera menertawakan diri nya sendiri.


Singkat cerita, Rian, Vino, Seina, Keiko, dan Shila sedang menuju ke desa dimana rumah orang tua Shila berada. Disini author akan menceritakan yang sesingkat nya saja, supaya tidak terlalu banyak๐Ÿ˜๐Ÿ˜


"Nanti rumah Shila masuk gang itu ya bang" ucap Shila menunjukkan gang rumah nya.


"Oke dek, kamu kasih tau aja nanti yang warna apa rumah kamu" ucap Rian yang sedang mengemudi


"Wah desa kamu indah banget Shil" ucap Keyko


"Ya sejuk lagi, banyak pohon, pemandangan gunung juga nampak dari sini" ucap Seina menambahi perkataan Shila


"Ya ka, memang seperti ini lah keadaan di desa, lebih sejuk di banding kota ka" ucap Shila


"Nah, sebagai ganti nya, gimana kalau kita jalan jalan aja disini besok sebelum kita berangkat ke bandara?" tanya Vino memberikan saran


"Boleh juga tuh, ide kamu bagus juga, tapi disini ada gak bandara yang dekat Shil? biar kita gak perlu ke kota lagi?" tanya Rian

__ADS_1


"Ada sih bang, tapi gak terlalu dekat ke rumah Shila, Sekitar dua jam an lah" ucap Shila


"Itu juga sudah dekat, berarti deal yah, besok kita jalan jalan" ucap Keyko bersemangat dan di balas anggukan riang dari mereka yang ada di dalam mobil itu.


__ADS_2