Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
EPS 48


__ADS_3

"Heran aku, lihat sikap Shila tadi, dia kenapa ya?" tanya Rian memulai obrolan nya


"Entah lah, apa mungkin dia jadi stress ya?" tanya vino


"Hahaha, nggak mungkin lah. Tapi aneh sih, kok tiba-tiba dia pengen makan mangga ya, macam orang lagi hamil saja" ucap Rian


"Jadi gimana dong, masa kita harus cari mangga nya sampai ketemu? Kita cari ke mana coba?" tanya Rian lagi


"Di supermarket pasti ada sih, tapi yang sudah matang" ucap Vino.


Rian mengendarai mobil nya dengan lambat. Di persimpangan jalan, tiba-tiba Vino melihat ada rumah mewah yang di halaman nya ada pohon mangga yang sedang berbuah lebat.


"Eh bro, mending lo putar balik" ucap Vino tiba-tiba


"Emang mau ngapain putar balik, kan kita belum nemu mangga nya" ucap Rian mengkerutkan dahi nya. Setelah itu dia pun memutar balik mobil nya mengikuti permintaan aneh Vino.


"Sudah, stop bro" ucap Vino dan Rian pun langsung me rem mobil nya.


"Kenapa sih berhenti di sini?' tanya Rian bingung


"Itu tuh, lihat tuh rumah ber cat putih, pohon mangga nya kan lagi berbuah lebat tuh" ucap Vino menunjukkan jajaran rumah mewah yang ber cat warna putih


"Terus?" ucap Rian dengan mode oon


"Ini oon lo kumat lagi tahu, ya kita kan bisa minta tuh mangga" ucap Vino kesal melihat tingkah sahabat nya


"Oh iya ya kok aku jadi bodoh begini ya hahaha" ucap Ryan menertawakan kebodohannya sendiri


"Ya sudah yuk kita turun" ucap Vino kemudian Vino dan Rian pun turun dari dalam mobil itu.


Di tiang pagar ada bel.Rian pun menekan bel itu tanpa pikir panjang. Di halaman rumah itu ada satu ekor anjing yang sedang berjaga. Vino yang melihat itu segera bersembunyi di balik punggung kekar milik Rian.


"Ting tong" suara bel pertama


"Ting Tong" suara bel kedua tapi tidak ada orang yang membuka pagar itu.

__ADS_1


"Kok lama banget sih orang yang punya rumah, apa mereka gak dengar kali ya?" tanya Vino


"Mana aku tau, dan kamu ngapain juga berdiri di belakang aku?" tanya Rian bingung


"Kamu itu pura pura lupa atau gimana sih? Itu kan ada anjing besar banget lagi, aku merinding tau" ucap Vino takut


"Oh ya juga ya, kamu kan takut sama hewan, apalagi anjing, Hem dasar penakut" ejek Rian


"Maaf bapak-bapak, ngapain berdiri di depan rumah ini" tanya seorang perempuan paruh baya yang baru saja datang


"Oh iya Bu, maaf. Dari tadi kami sudah menekan mobil itu tapi tidak ada orang Bu, apa ibu tahu pemilik rumah ini" Tanya Rian lagi


"Oh Bapak sama ibu pemilik rumah ini lagi di luar negeri Pak" ucap perempuan paruh baya itu dengan jujur


"Oalah begitu ya Bu" ucap Vino


"Memang nya ada keperluan apa ya Pak? sampai-sampai bapak-bapak mau cari pemilik rumah ini? Tanya perempuan paruh baya itu lagi


"Begini Bu, kami melihat ada pohon mangga di halaman itu, kami bermaksud ingin meminta mangga mudanya Bu" ucap Rian menunjuk pohon mangga yang ada di halaman


"Oh begitu, ya sudah ayo masuk Pak, saya yang bertugas membersihkan rumah ini" ucap nya membukakan gerbang


"Ya sudah, silakan masuk Pak, sebentar ya biar saya ambilkan gala dulu" ucap perempuan paruh baya itu dan di jawab anggukan oleh Rian dan Vino


"Ini Pak gala nya ambil saja sesuka yang Bapak mau" ucap perempuan itu memberikan gala yang baru saja di ambil nya


"Baik bu terima kasih" ucap Rian


Rian pun berusaha mengambil buah mangga yang masih mentah itu, sedangkan Vino sedang berbicara dengan perempuan paruh baya tadi


"Apa istri bapak itu lagi mengidam?" tanya perempuan itu


"Nggak kok Bu, dia teman saya, dia belum menikah. Yang pengen makan mangga muda itu adik kecil kami" ucap Vino menjelaskan


"Wah apa dia mengidam" tanya perempuan itu lagi

__ADS_1


"Nggak kok Bu, dia baru saja kehilangan calon bayi nya kemarin karena kecelakaan, mungkin dia lagi pengen aja" ucap Vino dan perempuan paruh baya itu mengangguk angguk kan kepala nya tanda dia mengerti


Rian pun sudah mengambil beberapa buah mangga, dia pun menyimpan galah itu tepat di batang pohon itu. Ryan pun menghampiri Vino dan perempuan yang sedang duduk di kursi taman itu


"Nih minum dulu" ucap Vino memberikan segelas jus yang tadi sudah disiapkan perempuan aruh baya itu


"Makasih ya Bu, Ryan sudah nggak haus lagi" ucap Rian setelah meminum kandas isi gelas itu


"Iya sama-sama" ucap perempuan itu


"Ya sudah Buz kita pamit pulang ya, takut nya adik kami sudah menunggu. Oh iya terima kasih ya Bu, buat mangga nya" ucap Ryan


"Iya Pak sama-sama, kalian hati-hati di jalan ya titip salam buat adik nya" ucap perempuan paruh baya itu dan di balas anggukan oleh Rian dan Vino


Setelah itu Rian dan Vino pun pergi meninggalkan rumah itu. Tidak lama di perjalanan Rian dan Vino pun sampai. Setelah itu mereka pun memasuki rumah Shila


"Nih mangga yang kamu mau" ucap Rian setelah berada di dapur. Shila yang melihat beberapa buah mangga itu sangat senang sampai matanya berbinar binar


"Wah ini pasti enak. Makasih ya bang" ucap Shila senang sedangkan Rian, Vino, Seina dan Keiko yang melihatnya hanya bisa menatap bingung


"Nih mangga nya kak, tolong kupasin ya" ucap Shila ke Seina dengan cara mengedip-ngedipkan mata nya


"Aku lagi, tuh mata biasa saja kali" ucap Seina gemas melihat tingkah Shila.


Tak lama menunggu, mangga muda yang sudah di kupas, bumbu rujak yang sudah di ulek sudah tertata rapi di hadapan Shila. Shila sangat senang menikmatinya. Rian, Vino Seina dan Keiko hanya menatap dia dengan wajah bengong.


"Apa kamu nggak asaman" tanya Seina


"Nggak kak, ini enak tahu. Coba deh kak" tawar Shila


"Nggak ah, asem" ucap Seina


"Kamu kayak orang ngidam" celetuk Rian dan Vino bersamaan


"Memang iya bang" ucap Shila santai

__ADS_1


"Jadi kamu hamil lagi?" tanya Keiko dan dibalas anggukan oleh Shila


"Wah selamat ya dek, jaga diri kamu baik-baik ya dan calon keponakan aku juga" ucap Seina memeluk Shila begitu juga dengan Rian, Vino dan Keiko yang bergantian mengucapkan kata selamat dan bergantian memeluk Shila. Mereka sangat bahagia mendengarkan kabar bahagia dari Shila. Mereka berjanji dalam hati mereka masing-masing mereka akan menjaga Shila dan calon keponakannya, tidak peduli dengan keberadaannya Yuhera.


__ADS_2