Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
Eps 24


__ADS_3

Setelah lama menunggu Yuhera akhirnya masuk ke dalam mobil yang sudah datang menjemputnya. Bunyi handphonenya berdering menandakan ada panggilan masuk dan setelah dicek ternyata yang menghubunginya adalah ayahnya setelah itu dia pun menerima panggilan tersebut.


"Halo pa" ucap Yuhera setelah menerima panggilan itu


"Halo nak, kamu sekarang ada dimana apa kamu masih ada di Paris apa kamu sudah bertemu dengan Shila" ucap papa Ardhani


"Belum pah sekarang Yuhera udah di mobil dan sebentar lagi akan sampai di mansion" ucap Yuhera memberitahukan keberadaannya.


"Ya sudah nanti akan kita bicarakan ada yang mau papa sampaikan ini tentang keberadaan Shila sebaiknya kamu langsung pulang ke mansion jangan pergi kemana-mana lagi" ucap papa Ardhani yang langsung menyuruh anaknya untuk pulang ke mansion.


"Baik Pah, kalau begitu Yuhera akan menutup panggilan ini sampai nanti di rumah" setelah itu panggilan pun ditutup oleh Yuhera.


POV MENSION ARDHANI


"Bagaimana pa apakah papa sudah memberitahukan Yuhera? tanya Mama Sarah


"Iya ma, sebentar lagi Yuhera sampai dimension" ucap Ardani menenangkan istrinya itu.


Tak lama setelah itu terdengar suara mobil dari luar mansion dan yang datang itu ternyata adalah mobil Yuhera yang sudah sampai. setelah memasukkan mobilnya ke dalam garasi mobil Yuhera pun bergegas untuk masuk ke dalam mension dan menemui kedua orang tuanya.

__ADS_1


"Pa, Yuhera sudah sampai apa yang tadi mau papa sampaikan?" ucap Yuhera tak sabaran.


"Oh begini nak, tadi Rian datang untuk mencari kamu, dia ingin memberitahukan keadaan Shila yang sekarang sedang sakit dan akan operasi di rumah sakit yang ada di Paris dia sengaja datang mencarimu karena Shila sekarang sangat membutuhkanmu" ucap papa Ardhani to the point.


Setelah mendengar apa yang sudah dikatakan papanya dia pun langsung menanyakan apa yang dimaksud papanya itu ke orang yang ada di depannya yang baru saja dikenalnya itu.


"Kalau boleh tahu kamu siapa dan mengapa kamu bisa tahu bahwa Shila ada di Paris apa sebelumnya kamu kenal dengan istriku?" Ucap Yuhera


"Maaf sebelumnya, perkenalkan nama saya Rian saya datang dari Paris memang ingin menemuimu dan ingin memberitahukan keadaan Shila. Saya bertemu Shila sudah ada beberapa bulan yang lalu, kami tidak sengaja bertemu di taman karena dia ingin meminta bantuan kebetulan dia tidak mengerti bahasa di sana, bahasa Inggris pun dia tidak mengerti dan disitu dia beruntung karena dia langsung bertemu dengan kami yang sama-sama orang Indonesia dari situlah awal mula saya bisa bertemu dengan Shila" ucap Rian menjelaskan awal pertemuan mereka dengan Shila


"Kalau begitu tadi kamu mengatakan kalau kamu mencari saya itu ingin memberitahukan keadaan Shila. Keadaan yang seperti apa maksud kamu karena saya juga baru pulang dari Paris untuk mencari keberadaan istri ku tetapi saya tidak menemukan titik terang dia berada di mana sekarang" ucap Yuhera dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


Setelah mendengarkan apa yang sudah terjadi dengan Shila, jantung Yuhera terasa seperti tertusuk benda tajam, orang seperti apa dia yang tega meninggalkan istrinya nya, orang seperti apa dia yang baru tahu akan keadaan istrinya dan orang seperti apa dia yang tega menelantarkan istri dan calon anaknya, itulah yang sekarang ada di dalam benak pikiran seorang Yuhera.


"Iya, saya baru tahu keadaan istri saya justru itu saya mencari keberadaan dia di Paris karena saya juga baru mengetahuinya. Saya cukup kejam memperlakukan dia seperti itu saya menyesal apakah kamu bisa mengantarkan saya bertemu Shila?" ucap Yuhera yang sudah menangis menyesali akan perbuatannya.


"Tentu justru itu makanya saya datang ke sini untuk mencarimu, karena Shila sekarang sangat membutuhkanmu, sebaiknya kita berangkat sekarang karena keadaan Shila sekarang sangat kritis dan dokter mengatakan bahwa dia harus dioperasi segera mungkin" ucap Ryan menjelaskannya.


Mendengar apa yang sudah dikatakan Rian, Sarah menangis tersedu-sedu dia memikirkan bagaimana nasib menantu dan calon anak-anaknya.

__ADS_1


"Sebaiknya kamu pergi sekarang dengan Rian, selamatkan Shila nanti Mama akan menghubungi ayah dan ibunya supaya mereka mengetahui keadaan anaknya dan sebaiknya kamu juga menghubungi orang-orang terdekatmu untuk mencarikan donor yang bagus untuk Shila" ucap Sarah menangis


"Iya ma, Yuhera minta tolong Mama, doakan Shila dan calon anak Yuhera agar baik-baik saja. Kalau begitu Yuhera pamit dulu ya ma, Pa" ucap Yuhera. Setelah itu Yuhera dan Ryan pun pergi dari mension dan akan menuju ke bandara terdekat dari rumahnya itu.


Selama di dalam mobil Yuhera tak henti-hentinya menanyakan bagaimana perjuangan Shila selama di Paris. Setelah mengetahui semua bagaimana perjuangan Shila untuk hidup di sana, dia menyesali perbuatannya dan terus menangis memikirkan bagaimana nasib Shila sekarang, karena apa yang sudah disampaikan oleh Ryan, membuat hati teriris karena bagaimana kejamnya dulu memperlakukan istrinya itu hanya untuk memperjuangkan satu perempuan yang belum tentu setia kepadanya.



Setelah setengah jam, mobil yang mereka tumpangi pun akhirnya telah sampai di bandara. Mereka pun check-in agar dapat berangkat secepat mungkin. Sewaktu menunggu jadwal keberangkatan pesawat yang akan mereka tumpangi, Handphone Ryan berbunyi menandakan ada panggilan masuk dan panggilan masuk itu ternyata dari pacarnya Seina.


"halo Sei"ucap Ryan memulai obrolan mereka


"Halo Rian kamu sekarang udah bertemu dengan Yuhera apa belum? Dan sekarang kamu ada di mana?" ucap Seina langsung memberikan pertanyaan


"Ia ini aku dan Yuhera sudah di bandara, sebentar lagi kami juga akan berangkat. Kami sudah check in setengah jam yang lalu tinggal menunggu jadwal keberangkatan Kalian di sana baik-baik saja kan bagaimana kabar Shila sekarang apakah sudah ada kemajuan?" ucap Ryan


"hikks...hiksss" bukan menjawab pertanyaan Rian Seina malah menangis dan tentunya itu membuat Rian semakin khawatir


"kamu kenapa menangis Sei? Apakah terjadi sesuatu coba kamu terangkan pelan-pelan kalau tidak coba kamu berikan handphone kamu sama Vino" ucap Rian

__ADS_1


Tentunya setelah mendengar apa yang dikatakan Rian dan dengan melihat wajah Rian yang semakin khawatir membuat jantung dan hati Yuhera tidak karuan, apakah terjadi sesuatu dengan Shila dan calon anaknya, membuat pikirannya sekarang sudah kacau.


__ADS_2