
Di perjalanan dia melihat seorang perempuan dengan perut yang membuncit duduk di pos kamling.
"Tuh cewek ngapain duduk disitu ya, apa dia ga takut kali ya?" Tanya Kenzo pada diri nya sendiri.
"Ih, apa itu hantu ya?" tanya nya lagi yang seketika bulu tangan nya mulai berdiri.
Kenzo terus melajukan mobil nya dengan perasaan takut, dan saat melewati perempuan itu, ia bisa melihat perempuan itu adalah perempuan aneh yang sangat di benci nya.
"Hah, ngapain sih perempuan aneh itu disitu?" ucap Kenzo yang terus melajukan mobil nya. Dan tiga tiba hujan turun dengan sangat deras nyam
"Aku putar balik Saja deh, nanti gadis itu kenapa napa lagi, aku juga yang ber dosa" ucap Kenzo memutar balik kan setir kemudi mobil nya.
"Ayo naik ke mobil saya" ucap Kenzo dingin setelah ia turun dari dalam mobil.
"Aku?" tanya Shila menunjuk diri nya sendiri
"Ya kamu, siapa lagi?" tanya Kenzo kesal
"Tapi aku ngapain masuk ke mobil kakak?" tanya Shila dengan bibir bergetar karna kedinginan.
"Apa kamu mau disini terus, sampai hujan nya berhenti?" tanya Kenzo tapi Shila hanya diam tak mampu menjawab pertanyaan Kenzo. Melihat Shila yang bungkam, Kenzo memutuskan untuk masuk lagi ke dalam mobil nya.
"M.. kak, Shila ikut yah" ucap Shila lirih.
"Ya sudah, ayo buruan naik" ucap Kenzo dingin, setelah itu Kenzo dan Shila pun masuk ke dalam mobil nya.
Di dalam mobil itu sangat hening. Mobil yang sedang di kemudikan oleh Kenzo itu terus berjalan.
"Rumah kamu dimana?" tanya Kenzo
"Gak ada kak" ucap Shila lirih
"Hah, gak ada?" tanya Kenzo bingung
"Ya kak, rumah ayah dan ibu di desa. Rumah Shila di Paris itu punya Abang nya Shila, Kan gak mungkin aku pulang kesana sekarang" ucap Shila.
"Aneh yah kamu, terus suami kamu dimana? Kamu tinggal di pesta tadi?" ucap Kenzo yang membuat mata Shila berkaca kaca.
"Kenapa kamu diam?" tanya Kenzo lagi
__ADS_1
"Gak ada kak" jawab Shila menahan air mata nya supaya tidak menetes.
"Maksudnya gak ada? kamu hamil luar nikah?'" tanya Kenzo menghentikan mobil nya di pinggir jalan yang sepi karna dia penasaran akan kehidupan Shila, si perempuan aneh yang mengganggu hidupnya akhir akhir ini
"Shila gak hamil di luar nikah kok kak" ucap Shila sudah mulai meneteskan air mata nya.
"Shila punya suami kok kemarin, tapi sekarang sudah ga ada" ucap Shila menangis
"Ga ada itu maksud nya meninggal? Kamu mulai tadi ngomong tapi gak sampai akhir, saya itu bingung" tanya Kenzo dan di balas gelengan kepala oleh Shila.
"Bukan kak, Shila itu di ceraikan sama dia, bang Yuhera lebih milih mantan nya dari pada aku dan calon anak aku" ucap Shila menangis sambil mengelus perut nya.
Mendengar perkataan Shila, Kenzo merasa kasihan. Dia juga merasa bersalah karna pernah mengatakan Shila perempuan murahan. Tanpa sadar dia menghapus air mata Shila. Dan membawa Shila kedalam dekapan nya.
"Aku gak tau cerita kamu seperti apa. Aku minta maaf karna sudah pernah mengatakan kamu perempuan murahan, aku minta maaf" ucap Kenzo menyesal.
"Ya kak" ucap Shila sudah mulai tenang.
"Jadi tadi kamu kenapa bisa ada di pesta, itu kan undangan di khususkan untuk keluarga besar dan pengusaha saja" tanya Kenzo
"Abang sama kakak aku yang nikah" ucap Shila
"ya kak, bang Rian, bang Vino, ka Seina dan kak Keyko itu Abang sama kakak aku" jawab Shila ramah
"Dia kok bisa sih kenal sih sama adek aku?" ucap Kenzo diam dalam hati nya.
"Kamu kenal Keyko dimana?" tanya Kenzo dengan wajah bingung
"Di Paris kamu, abang sama kakak ber empat yang jaga aku sewaktu di Paris, waktu suami aku tinggalin aku disana, apartemen tempat aku tinggal aja punya Abang Rian sama Abang Vino" ucap Shila tersenyum mengingat kebaikan mereka.
"Oh begitu, dan asal kamu tau, Keyko yang kamu anggap kakak itu, adik kandung aku" ucap Kenzo yang membuat Shila kaget.
"Apa? Jadi yang dimaksud Abang kak Keyko waktu wisuda kemarin, itu hilangkan kakak ya?" tanya Shila
"jangan marah ya kak, kalau kak Keyko sering bantu aku" ucap Shila takut.
"Hey ga pha pha kok, santai aja" ucap Kenzo tersenyum dan mulai mengemudikan mobil nya.
"Kamu ikut aja ya ke hotel" ajak Kenzo
__ADS_1
"Ngapain Kaka, aku gak mau" tolak Shila
"Haha, kamu jangan mikir yang aneh aneh, aku sama orang tua aku menginap di hotel, jadi kamu tenang aja" ucap Kenzo
"HM ya sih kak, kata Tante juga kemarin bakalan nginap di hotel, ternyata sama kakak juga" ucap Shila
"Kamu kenal sama mami aku?" tanya Kenzo dan di balas anggukan oleh Shila
"Aku kesini itu sama mereka ka, mereka yang bayari ongkos aku, tapi kemarin aku gak lihat kakak, Tante juga ajak aku nginap disana tapi aku segan kak, " ucap Shila
"Kasihan banget sih kamu" batin Kenzo dalam hati nya.
"HM, kamu gak perlu mikirin itu, kamu tenang aja" ucap Kenzo tersenyum. Dan di balas anggukan kepala oleh Shila.
Sesampainya mereka di depan hotel, tempat Kenzo dan keluarganya menginap, Kenzo dan Shila turun dari dalam mobil.
"Kak, apa ga apa apa ya aku ikut kakak?" tanya Shila takut
"Ga pha pha kok Shil, kan kamu juga tadi bilang, mami aku nyuruh kamu ikut mereka juga, ya sudah ayok" ucap Kenzo berjalan masuk ke dalam hotel dan di ikuti oleh Shila.
Tiba tiba shila menghentikan langkah nya.
"Ayok, kenapa kamu berhenti?" ucap Kenzo ramah. Tak bisa di pungkiri sebenarnya pada pandangan pertama waktu itu dia sudah mulai menyukai Shila, tapi dia menepis perasaan itu karna melihat Shila sudah mengandung tapi setelah mendengar cerita Shila dia berjanji, dia akan menjaga Shila sama seperti Keyko dan teman teman nya menjaga Shila.
"Aku kesini ngapain sih kak?" tanya shila yang masih ragu
"Kamu kan gak tau mau pulang kemana, ya sudah ayok, ikut sama aku" ucap Kenzo ramah
"Ya sudah ayok" ucap Kenzo dan menggenggam tangan Shila.
Sesampainya di kamar VVIP, tempat Kenzo menginap, dia pun menyuruh Shila untuk istirahat di atas kasur empuk yang tersedia.
"Kalau kamu sudah ngantuk, kamu tidur disana saja ya" ucap Kenzo menunjukkan kasur empuk itu.
"Terus kakak tidur dimana?" tanya Shila.
"Nanti kakak tidur dimana?" tanya Shila
"Nanti kakak tidur di sofa, tapi kakak mau nunggu mami sama papi pulang dulu" ucap Kenzo
__ADS_1
"M...m ya kak" ucap Shila dan naik ke atas tempat tidur.