
"Bang, kata ka Seina tadi, Abang mau ngajak aku makan malam yah ke rumah Abang?" ucap Shila
"Ya dek, nanti malam kamu ikut sama kami yaah" ajak Rian
"Terus aku izin nya sama Abang Yuhera gimana? kan Abang belum pulang" ucap Shila sendu
"Aelah, Shil, kan kamu bisa nelpon suami kamu" ucap Keyko
"Oh ya juga ya, hehe" ucap Shila cengengesan
"Ntar deh, aku telpon Abang Yuhera dulu" ucap Shila lagi
Shila pun mengambil handphone nya yang terletak di atas meja. Lalu ia menghubungi nomor suami nya Yuhera tapi tidak di terima sama orang yang bersangkutan.
"HM, ga di angkat sama Abang Yuhera, Gimana dong" tanya Shila
"Kirim pesan aja Shil, biar nanti saat Dimana kamu lagi gak ada di rumah, suami kamu tahu" saran Seina
"Ya udah deh" ucap Shila lalu mengetikkan pesan di handphone nya.
💌 bang Yuhera
"Bang, Shila di ajakin sama bang Rian, ka Keyko, ka Seina dan bang Vino, untuk makan malam di rumah nya" isi pesan dari Shila dan pesan sukses terkirim.
"Ya sudah ini kan sudah mau sore, Shila siap siap sekarang aja yah," ucap Shila dan di balas anggukan yang lain.
POV YUHERA
"Kamu, kapan nikahin aku yank?" tanya Vania
"HM, tunggu bentar lagi yah, Shila kan lagi mengandung calon anak aku, gak mungkin kan aku buat dia kepikiran, nanti terjadi sesuatu sama calon anak ku" ucap Yuhera
"Kan, kamu bisa nikahin aku diam diam, gimana sih" ucap Vania emosi
"Kamu jangan emosi dong, kamu juga harus nya mikirin keadaan aku" ucap Yuhera sudah mulai kesal
"Drrrt" suara pesan masuk yang itu dari Shila.
Yuhera pun membacakan pesan yang dia terima dari Shila. Lalu Yuhera pun mengirim pesan dengan bertulis kan "Oke" . Parah gak sih, sama istri sendiri di cuekin.😣.
__ADS_1
"Dari siapa?" tanya Vania
"Dari Shila, dia mau pergi makan malam di rumah sanak saudara nya" ucap Yuhera menjelaskan
"Oh, berarti kamu bisa nginap disini dong?" tanya Vania yang memang mereka sekarang sedang berada di apartemen.
"Ga bisa dong Van, nanti Shila jadi macam macam pikirin nya" ucap Vania manja
"Lagian kan kamu bisa bilang ke dia sih, kalau kamu banyak kerjaan" ucap Vania lagi
"Ya sudah, aku bakalan nginap disini, tapi kamu jangan kasih tau Felix dan yang lain nya ya, takut nya mereka ngasih tau Shila" ucap Yuhera dan Vania hanya bisa menggelengkan kepala nya saja.
"Yes, sekarang hati kamu, sudah bisa aku rebut kembali. Walaupun kamu sekarang sudah punya istri. Ternyata ga sulit yah buat naklukin hati kamu kembali hahah" batin Vania tertawa dalam hati nya.
POV SHILA,
"Wah kamu cantik banget Shil" ucap Seina kagum setelah melihat Shila keluar dari dalam kamar nya.
"Ya dong, Shila gitu loh" ucap Shila menyombong kan diri nya yang walaupun sekarang dia sedang bercanda.
"Haha, emang kamu yah, nakal nya ga berubah" ucap Rian mengingat tingkah Shila selama ia berada di Paris. Keyko, Seina dan vino hanya menertawakan tingkah konyol Shila.
"Kita langsung ke rumah Tante ya, atau kita ke apart dulu ganti pakaian?" tanya Vino
"Kita langsung saja ya, ga apa apa kan?" tanya Rian dan di balas anggukan mereka ber empat.
"Siniin Kunci nya, aku aja yang mengemudi" ucap Vino meminta kunci dari Rian.
Mereka pun pergi dari rumah Shila. Satu setengah jam perjalanan mereka pun sampai di depan rumah Rian.
"Wah, rumah Abang bagus banget ya" ucap Shila kagum
"Haha, kamu bisa aja deh Shil, gini gini masih lebih bagusan rumah mertua kamu" ucap Rian merendah kan diri nya
"Ya sudah yok masuk, mama sama papa mungkin sudah nunggu kita di dalam" ucap Rian setelah mereka turun dari dalam mobil.
Sesampainya mereka di ruang tamu, Shila di buat Ter kagum kagum akan kecantikan mama nya Rian.
"Wah, Tante itu cantik banget" ucap Shila girang dan mama Rian hanya menatap aneh ke arah Shila, dan tatapan itu membuat nyali Shila ciut dan langsung bersembunyi di balik punggung kekar milik Rian.
__ADS_1
"Bang, Tante itu siapa? Apa Shila salah ngomong ya?" tanya Shila ber bisik bisik
"Haha, kamu tuh tenang saja, mama memang gitu, itu mama aku" ucap Rian tenang
"Ma, Pa, ini Shila yang Rian ceritan waktu itu" ucap Rian memperkenal kan Shila
"Sana Shil, kenalan sama Tante sama om itu, mereka baik kok" ucap Vino lembut.
Shila yang mendengar kan hal itu, berjalan sangat pelan seperti siput ke arah mama dan papa Rian berdiri.
"halo om, Tan, kenalin nama aku Shila" ucap Shila lembut menyalim tangan Mama dan papa Rian.
"Wah kamu cantik banget nak" ucap mama Rian memeluk Shila dan Shila hanya bisa membalas pelukan mama Rian.
"Kok Rian semua teman nya cantik cantik sih ma" ucap papa Rian bercanda
"Haha, ya ialah, Rian saja ganteng" ucap Rian memuji diri nya sendiri.
"Tan, tapi Tante cantik juga kok" ucap Shila tertawa girang
"Kamu lucu banget sih" ucap mama nya Rian
"Ya sudah yuk, mumpung kalian semua sudah ada disini mending sekarang kita langsung ke meja makan, bibi sudah suapin makanan enak buat kita semua" ucap mama nya lagi.
Di ruang makan, mereka makan sambil ber bincang bincang. Biasanya mama dan papa Rian hanya makan ber dua saja, tapi sekarang rumah nya sangat lah ramai.
"Pa, rumah kita sekarang ramai ya, biasa nya kita hanya makan ber dua saja" ucap mama Rian
"Ya ma, apa yang mama katakan benar, oh ya Rian, nanti kalau sudah selesai wisuda, kamu langsung balik ke sini kan?" ucap papa Rian
"Ya pa, tapi Rian ada rencana pa, dan Rian mohon, papa sama Mama menyetujui rencana nya Rian" ucap Rian tenang tapi membuat mama dan papa Rian bingung
"Menyetujui apa nak?" tanya mama nya lagi
"Rian sudah berencana, selesai wisuda memang Rian akan kembali ke sini ma pa, dan sebelum Rian mulai bekerja di perusahaan papa, Rian mau melamar Seina" ucap Rian jujur dan membuat Seina, Keyko, Vino yang mendengar sangat lah terkejut karna memang mereka sebelumnya belum ada ber bicara tentang melamar.
"Serius?" ucap papa nya kaget
"Ya pa, Rian memang mau menikahi Seina" ucap Rian tenang sambil menggenggam tangan Seina, karena memang mereka sudah selesai makan.
__ADS_1