Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
EPS 60


__ADS_3

Di dalam kamar yang luas dan megah, seoranb laki-laki duduk termenung. Sebenarnya bisa dikatakan tidak termemunh sih karena laki-laki itu juga sedanv bicara dengan dirinya sendiri.


"Ais kok gue jadi seperti ini sih, aturan gue kan nggak perlu mikirin perempuan itu" tanya Kenzo yang juga bingung dengan diri nya sendiri


"Awas aja kalau sampai bertemu dengan nya lagi dan membuat kekacauan, ku pastikan hidup nya nggak bakalan tenang" ucapnya lagi dengan nada kesal.


Dengan rasa kekesalan nya, Kenzo turun ke bawah untuk menikmati makan malam bersama dengan mami dan papi nya


"Mi, Pi, nanti kalau Keyko nikah, sepertinya Kenzo nggak bisa ikut deh ke Indonesia" ucap Kenzo sambil menikmati makan nya


"Loh Kamu kenapa nggak bisa ikut?" tanya papi nya Kenzo


"Karena tanggal pernikahan nya adik sama seperti tanggal seminar Kenzo di kampus XXX Pi" ucap Kenzo


"Dasar anak nakal, kan kamu bisa suruh Yoel buat mewakilkan kamu. Gimana sih" ucap mami Kenzo dengan nada kesal dan geram


"Masa kamu lebih penting kerjaan kantor di banding hari bahagia adik kamu" ucap mami Kenzo masih mengomel


"Ya tuh benar yang di katakan mami kamu, sesekali itu kamu harus refreshing" ucap papi nya Kenzo


"Ya. ya pi.. mi. Kenzo ikut" ucap Kenzo lirih dan pasrah


*POV RIAN DAN VINO*


"Udah lama ya kita nggak komunikasian sama Shila" ucap Rian


"Iya karena kita sibuk" ucap Vino


"Bagaimana kalau kita video call Shila?" Ucap Seina karena memang saat ini mereka lagi ada di restaurant.


"Wah, iya boleh juga. Supaya kita bisa ngundang dia sekalian di acara nikahan kita nanti" ucap Keyko


"Ya sudah nih, biar aku aja yang video call dia" ucap Vino dan langsung mengambil handphone nya.


*Drrrt.... Drrrt" suara panggilan pertama


*Drrrt... Drrrt" suara panggilan kedua


"Nggak diangkat nih sama Shila" ucap Vino


"Apa terjadi ya sesuatu sama dia?" celetuk Seina khawatir


"Huss, nggak boleh mikir yang negatif an yank" ucap Rian


"Hehehe ya ya Yank, tapi kan aku jadi khawatir sama Shila. Kenapa dia nggak nerima telepon kamu" ucap Seina lesu

__ADS_1


"Hei, mungkin saja Shila lagi nyari kerja" ucap Keyko


"Hahaha" tawa Vino pecah


"Ih kok kamu jadi ketawain aku sih" ucap Keyko


"Ya karena kamu lucu yank, kamu yang asli orang Paris masa nggak tahu sih, di sana itu sekarang udah malam lho yank" ucap Vino sambil tertawa


"Oh iya juga ya, kok aku jadi lemot sih" ucap Keyko polos


"Bodo" teriak Rian, Vino, Seina bersamaan dan tertawa.


Lima menit setelah mereka melakukan video call tapi gak di jawab, Shila pun kembali menghubungi mereka.


*Drrrt... Drrrt "


*Drrrt... Drrrt" suara panggilan telpon


"Hsss, diam ya ini Shila lagi nelpon" ucap Rian dan langsung menerima panggilan dari Shila


"Halo Abang" teriak Shila dari sebrang telepon


"Nggak perlu teriak-teriak lho dek,, Hahaha" ucap Rian sembari menertawakan Shila.


"Iya dek, ini abang lagi sama Vino, Keiko dan juga Seina di restoran" ucap Rian sembari mengarahkan handphone nya ke arah mereka bertiga


"Wah, kakak Shila rindu" teriak Shila dari seberang telepon


"Hahaha Iya dek, kami juga rindu sama mu. oh ya, kamu lagi ngapain? Kenapa tadi gak langsung nerima telepon dari Rian?" tanya Seina khawatir


"Iya kakak, Maaf ya. Shila lagi baringan aja nih di tempat tidur" ucap Shila


"Tadi Shila itu baru dari luar beli makan kak" ucap Shila bohong karena dia baru saja selesai menangis meratapi hidup nya di negara orang


"Gimana dek, kamu sudah dapat kerjakan?" tanya Vino


"Belum kak, belum ada yang menerima lamaran Shila" ucap Shila sedih


"Yang sabar ya Shila, Abang yakin kok suatu saat kamu pasti dapat kerjaan, yang penting kamu harus semangat ya" ucap Rian


"Oke bang, makasih ya" ucap Shila tersenyum


"Gimana kalau kamu kerja di perusahaan Abang aku? kamu mau nggak Shil?" tanya Keyko


"Nah iya benar yang Keyko katakan. kan Abang nya Keyko punya perusahaan di Paris" ucap Rian dan dibalas anggukan oleh Keyko dan yang lainnya.

__ADS_1


"Apa boleh ya kak, kalau boleh sih Shila mau banget" ucap Shila girang


"Boleh del, nanti kakak bilangin dulu ya sama bang Kenzo" ucap Keyko


"Tapi tentu nya tunggu siap acara nikah kakak dulu ya" ucap Keyko lagi


"Kenapa ka?" ucap Shila bingung


"Nggak bisa sekarang ya?" tanya Shila lagi


"Nggak lah dek, karena rencana kami itu ngundang kamu juga dan harus, kamu itu wajib datang nggak boleh nggak" ucap Seina


"Ih Shila mana ada uang buat ongkos naik pesawat kak lagian Shila mana berani pergi sendiri kak" ucap Shila


"Udah, masalah itu kamu tenang aja Shil, nanti kamu kesini nya bareng sama mami dan papi aku, nanti aku telepon mami dan papi" ucap Keyko


"Ya udah deh kak" ucap Shila pasrah


"Ya sudah ya kak, bang, Shila mau tidur nih ngantuk" ucap Shila menguap


"Ya sudah bye Shil" ucap mereka bersamaan Dan panggilan telepon pun berakhir.


Hari ini, ialah hari pernikahan Rian, Seina, Vino dan Keiko. Iya sesuai dengan yang sudah mereka rencanakan sebelum hari H, hari pernikahan mereka akan diadakan di waktu yang sama dan juga di gedung yang sama. Begitu juga dengan Shila. Perempuan itu juga sekarang sudah berada di gedung yang sama dengan mereka berempat. Dia tidak takut apabila akan bertemu dengan Yuhera mantan suami nya di gedung itu, karena Rian dan kawan-kawan atau keluarganya tidaklah mengundang Yuhera, demi kenyamanan adik mereka yang tak lain adalah Shila.



Singkat cerita, mereka sudah sah jadi pengantin baru


"Hai abang, kakak selamat ya kakak sama Abang sudah sah, jadi satu keluarga. harapan dan doa Shila semoga keluarga kalian utuh sampai kakek nenek, jangan seperti keluarga nya Shila dan juga cepat dapat adik bayi biar nanti anak Shila ada teman nya" ucap Shila menangis terharu


"Makasih ya dek, kamu udah datang. Makasih juga buat doa nya. Sudah kamu jangan nangis lagi, nanti jadi jelek lo" ucap Rian


"Hapus tuh air mata nya, masa sih udah dandan cantik gini masih tetap jelek" ucap Seina tertawa


"Ih kakak, Shila itu cantik tau" ucap Shila bercanda


"Makasih udah datang dek. Makasih juga ya buat doa nya" ucap Vino memeluk Shila dan dibalas oleh Shila


"Iya abang sama-sama, tapi kak Keyko akan nepatin janji kan?" tanya Shila


"Hah? janji apa tanya?" tanya Keyko bingung


"Itu loh bilang kan sama abang kakak, biar aku bisa kerja di tempat Abang kakak" ucap Shila


"Iya ya, kamu tenang aja nanti kakak bilangin ya" ucap Keyko

__ADS_1


__ADS_2