Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
EPS 61


__ADS_3

Shila yang perut nya sudah lapar dia pun melangkah ke meja yang sudah tersedia banyak jenis makanan. Dia memilih beberapa aneka makanan di piring nya.


"Brak" suara piring pecah hingga semua mata tertuju ke arah mereka


"Maaf maaf aku nggak sengaja" ucap Shila menunduk tanpa melihat siapa yang sudah ia tabrak


"Kamu punya mata nggak sih?" bentak kenzo yang dia lah orang yang sudah ia tabrak. Mengenal suara itu wajah yang semulanya tertunduk langsung mengangkat wajah nya melihat pria itu.


"Kakak?" ucap Shila terkejut k


"Kok kakak ada disini?" tanya Shila tersenyum


"Ck..ck, Kamu lagi, kamu lagi. Kenapa sih, wajah kamu itu selalu muncul di hadapan aku?" bentak kenzo lagi


"Kenapa Kakak bentak Shila sih? kan Shila nggak tahu, kenapa harus bisa ketemu sama Kakak lagi di tempat ini" ucap Shila lirih karena ia sedang takut


"Dan lagi Shila nggak tah, tadi itu bakalan nabrak kakak" ucap Shila dengan air mata yang sudah berlinang


"Hah? kamu terlalu banyak alasan, dasar murahan" ucap Kenzo tertawa sinis


"Tapi kak..." ucap Shila yang ucapan nya terpotong karena Kenzo sudah pergi meninggalkan nya.


Banyak orang yang menatap iba ke arah Shila, tapi banyak juga yang mencibir Shila karena kata murahan yang keluar dari mulut nya Kenzo.



Tentu selesai dia mendengar perkataan pedas yang keluar dari mulut para tamu undangan yang ada di pernikahan Rian, Seina, Vino dan Keyko, dengan berlinang air mata Shila pergi ke salah satu sudut yang ada di ruangan itu. Dia menumpahkan semua air mata nya, meluapkan segala kesedihan nya.


"Aku gak perempuan murahan kok, Shila gak kayak gitu. Shila perempuan baik-baik kok" ucap Shila lirih


"Kenapa sih semua nya benci sama Shila? cuma abang sama kakak yang baik"


" hiks hiks" tangis Shila


Tanpa sepengetahuan nya Shila, ternyata tadi ada orang yang mengikutinya sampai ke tempat itu. Mendengar perkataan Shila yang begitu menyayat hati dengan suara tangisan nya, Yoel pun berniat untuk mendatangi Shila.


"Hei" ucap Yoel menyapa Shila


"Iya ada apa Ya?" tanya Sila bingung sambil mengusap air mata nya

__ADS_1


"Aku Yoel, nama kamu siapa?" Tanya Yoel menjulurkan tangan nya sembari tersenyum


"Nama aku Shila" ucap Shila membalas uluran tangan nya Yoel


"Kalau boleh tahu, kamu menangis karena perkataan laki-laki yang menabrak kamu tadi ya?" tanya Yoel tersenyum


"Hah? apa kamu tadi mendengar dan melihat kami?" tanya Shila terkejut dan dibalas anggukan oleh Yoel


"Pasti kamu juga ikutan mencibir aku kan?" Tanya Shila sedih


"Nggak kokz malahan aku ikutan sedih lihat kamu menangis seperti ini" ucap Yoel mencoba menghibur Sila


"Oh iya ngomong-ngomong, kamu hamil sudah berapa bulan?" tanya Yoel hati-hati


"Sudah 5 bulan kak" ucap Shila tersenyum


"Terus kamu kesini sama suami kamu?" tanya Yoel lagi penasaran dan dibalas dengan gelengan kepala oleh Shila dan itu justru membuat Yoel semakin penasaran


"Suami Shila sudah gak ada" ucap Sila lirih


"Maksudnya nggak ada? Sudah meninggal?" Tanya Yoel


"Kok mantan suami kamu jahat banget sih?" ucap Yoel ikutan kesal


"Oh iya, kata Kenzo kalian juga pernah bertemu saat di Paris, Apa itu benar Shil?" Tanya Yoel kepo


"Kenzo? Emang Kenzo itu siapa ya kak?" Tanya Shila


"Itu loh yang tadi kamu tabrak, dia itu nama nya Kenzo, dia itu sahabat sekaligus bos aku di perusahaan" ucap Yoel dan Shila hanya ber oh ria saja


"Iya kak, Shila sama dia memang sudah dua kali ketemu tanpa sengaja dan dia itu sama saja sih hanya dapat bentakan dari dia" ucap Shila takut


"Sudah Jangan dipikirkan lagi, dia itu aslinya baik kok" ucap Yoel tersenyum melihat ketegangan pada diri Shila


"Iya kak, kalau gitu Shila ke dalam dulu ya kak" ucap Shila dan pergi mendahului tanpa persetujuan dari Yoel


Yoel hanya melihat tingkah lucu Shila dengan tersenyum


"Gue merasa Shila cocok sama Kenzo yang sifat nya keras kepala, gue juga melihat Shila orang nya baik dan ceria. Kenzo pasti nyesel karena sudah membuat perempuan itu menangis" batin Yoel dalam hatinya

__ADS_1


Di hotel tempat acara pernikahan Rian, Seina, Keyko dan Vino, Shila mendatangi Rkan dan ketiga teman nya.


"Bang, kak, Shila pulang ya, Shila capek nih" ucap Shila


"Kamu pulang ke mana dek, kan papa, mama sama orang tua Vino juga masih ada di sini" ucap Rian


"Shila mau pulang ke desa bang, Shila rindu sama ayah dan ibu" ucap Shila lirih


"Kan jauh Shil, Kamu tidur di kamar hotel yang ada di sini saja ya" ucap Vino


"Nggak bang, Shila pulang ke rumah ibu dan ayah saja, tenang masih ada bus kok ke desa, Sila juga bakalan hati-hati" ucap Shila


"HM, ya sudah deh, kamu hati-hati ya dek. Kabari kami kalau terjadi sesuatu" ucap Rian


"Iya bang, kalau seperti itu Shila pulang dulu, bye kak, bye bang" ucap Shila memeluk mereka satu per satu.


Shila berjalan tanpa arah. Shila tentu tahu, bus untuk ke desa nya untuk berangkat malam sudah tidak ada. Itu hanya alasan nya saja karna Shila tidak mau lagi merepotkan kakak dan Abang nya.


"Sudah mau hujan lagi, aku berteduh kemana ya?" tanya Shila sambil melihat ke sekeliling arah nya.


Shila terus berjalan cepat sampai ia menemukan sebuah pos kamling. Dia pun melangkah ke pos itu dan duduk meringkuk karna kedinginan.



Kenzo mengendarai mobil nya untuk pulang ke hot YYY, tempat ia dan keluarga nya menginap.


"Huff.. sial banget hidup gue kalau terus bertemu dengan dia, gue akui gue memang suka lihat dia waktu pertama kali, tapi setelah melihat dia sudah mengandung, gue jadi berpikir lagi,. Apa tadi suami nya gak menjaga dia yah, Aneh memang. Kenapa sih perempuan aneh itu harus muncul terus di hadapan gue" ucap Kenzo kesal


"Drrr....Drrrt" suara panggilan telpon. Kenzo pun langsung membuka handphone nya dan melihat siapa yang menelpon.


"Halo mom" ucap Kenzo setelah menerima panggilan telpon itu dari mommy nya


"Ken, kamu dimana? kok kamu sudah gak ada di pesta?" tanya mommy nya dari sebrang telpon


"Ya mom, Kenzo udah pulang, ini sudah ada di jalan, kenapa mom?" ucap Kenzo


"Gak, tadi papi kamu nanyain kamu terus, ya sudah kamu hati hati ya, mommy sama papi bentar lagi juga pulang" ucap mami nya


"Ya mom" ucap Kenzo dan panggilan telpon pun berakhir

__ADS_1


__ADS_2