Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
EPS 44


__ADS_3

"Hm" ucap Vania kesal.


"Ya halo Shil" ucap Yuhera memulai pembicaraan mereka


"Kamu dimana bang? Ini kan sudah siang" ucap Shila


"Abang kan sudah janji tadi pagi kalau siang ini Abang bakalan pulang buat temani aku makan" ucap Shila merajuk


"He, kan tadi aku sudah suapin kamu makan, dan sekarang aku lagi gak bisa temani kamu makan lagi, karna aku lagi makan siang juga bersama dengan kolega bisnis aku" ucap Yuhera menahan kesal.


"Ih, tapi kan aku mau makan kalau Abang yang suapi" ucap Shila sudah mulai menangis


"Kamu kenapa sih, semenjak kita baikan, semenjak aku sudah mulai baik sama kamu, kenapa sekarang jadi suka suka kamu?" ucap Yuhera dengan nada yang sudah mulai meninggi


Shila yang mendengarkan itu langsung mematikan sambungan telpon nya. Shila sangat kesal dan berpikir kalau Yuhera sedang sibuk makanya dia sampai berkata seperti itu.


"Haha, kenapa lagi sama perempuan itu?" ucap Vania menertawakan Yuhera


"HM, dia nyuruh aku buat nemani dia makan, kan aku lagi makan sama kamu, ya mana mau lah aku" ucap Yuhera kesal


"Haha, akhirnya kamu kembali lagi ke pelukan ku Ra" batin Vania dalam hati nya


"Kamu sih terlalu baik sama dia, kalau aku sampai jumpa sama dia, aku akan nampar dia balik, sama seperti yang dia lakukan ke aku dulu" ucap Vania mengingat kejadian masa lalu, dan hal itu membangkitkan aura marah dalam diri Yuhera.


"Kamu sabar yah, sebentar lagi semua nya akan usai kok" ucap Yuhera mengelus telapak tangan Vania yang lembut dan putih


"Ya yank" ucap Vania tersenyum manja


Di meja yang lain, Rian, Vino, Seina dan Keyko yang sudah selesai makan langsung keluar dari restauran itu dan bergegas pergi ke mobil yang mereka tumpangi sebelum nya. .


"Kita langsung nih, ke rumah nya Shila?" ucap Seina


"Ya lah, kan aku sudah rindu sama adik kecil kita" ucap Keyko semangat. ..


Rian, dan Vino yang mendengarkan perkataan mereka hanya bisa menggelengkan kepala nya sembari tersenyum.


"Kita ga mampir dulu beli buah tangan buat Shila?" ucap Vino

__ADS_1


"Eh ya ya, tapi kita beli apa ya?" ucap Keyko


"HM, kita beli kue brownies saja gimana?" ucap Rian setelah lama berpikir


"Boleh juga itu, Shila kan sangat suka makan kue itu" ucap Seina. .


15 menit perjalanan mereka akhirnya sampai di depan toko kue yang cukup terkenal di kota itu. Sesampainya mereka di dalam toko itu, mereka pun memesan kan beberapa kotak kue yang bisa untuk mereka cicipi selama di rumah Shila nanti nya.


Selesai memesan kue, Seina, Keyko, Vino dan Rian pun pergi meninggalkan toko itu, dan pergi ke rumah Shila yang tak jauh dari toko itu. Tapi yang mereka datangi adalah mension ayah nya Yuhera. Karna sepengatuhan Rian, mereka tinggal di tempat yang sama, karna sebelumnya Rian mencari keberadaan Yuhera pada waktu itu adalah ke tempat ayah nya Yuhera atau lebih tepat nya Ardhani.


"Siang pak" ucap Rian menyapa satpam yang sedang berjaga di mension itu


"Siang, kalau boleh tau, bapak mau bertemu dengan siapa ya?" ucap pak satpam itu ramah


"Bapak masih kenal sama saya?" ucap Rian


"Saya yang beberapa bulan lalu datang kesini untuk mencari tuan rumah ini, dan kedatangan saya hari ini juga mau bermaksud menemui istri dari tuan rumah ini, apakah mereka ada di dalam?" ucap Rian menjelaskan maksud tujuan kedatangan mereka


"Oh ya ya pak, saya ingat sekarang" ucap pak satpam tersenyum


"Baik pak" ucap Rian tersenyum.


Setelah mereka memasuki halaman mension, pak satpam bergegas memanggil salah satu pelayan yang sedang bekerja di luar.


"Bi, tolong katakan pada tuan dan nyonya bahwa ada tamu yang sedang mencari mereka" ucap pak satpam


"Baik pak" ucap pelayan itu dan bergegas masuk ke dalam mension.


"Tuan, nyonya maaf mengganggu kesibukan tuan dan nyonya" ucap pelayan itu menundukkan kepala nya setelah sampai di hadapan kedua tuan rumah nya b


"Di depan ada tamu yang ingin menemui tuan dan nyonya" ucap pelayan itu sangat sopan dan perkataan nya membuat bingung Ardhani dan Sarah.


"Siapa ya pa, yang datang?" ucap Sarah bingung


"Papa juga ga tau ma, ya sudah bi, tolong suruh tamu nya masuk ya" ucap Ardhani


"Baik tuan, permisi tuan, nyonya" ucap pelayan itu dan bergegas pergi dari hadapan ke dua orang itu .

__ADS_1


"Tuan, nona, silahkan masuk, tuan dan nyonya sudah menunggu di dalam" ucap pelayan itu setelah sampai di depan


"Baik Bu, terimakasih ya" ucap Seina dan dibalas senyuman dan anggukan kepala oleh pelayan itu


Sesampainya mereka di dalam, Rian pun memulai pembicaraan mereka


"Siang om, siang tan" ucap Rian menyalim tangan Ardhani dan Sarah


"Siang, wah kamu yang beberapa bulan lalu datang kemari kan?" tanya Sarah tersenyum mengingat wajah Rian


"Ya Tan, saya Rian, teman nya Shila yang ada di Paris, dan ini teman teman Rian yang juga teman Shila juga" ucap Rian memperkenalkan pacar dan sahabat sahabat nya.


"Hay om, Hay Tan" ucap Keyko, Seina dan vino bergantian menyalim tangan Sarah dan Ardhani


"Ya siang" ucap Sarah dan Ardhani bersamaan


"Wah, kalian cantik cantik dan tampan yah, sama seperti menantu ku" ucap Sarah bangga terhadap menanti kecil nya Shila.


"Haha terimakasih pujian nya tan, Keyko emang cantik kok" ucap Keyko memuji diri nya sendiri dan yang lain hanya menggeleng geleng kan kepala nya.


"Oh ya Tan, kami datang kesini mau bertemu dengan Shila, apakah Shila nya ada Tan?" ucap Seina


"Oh mau bertemu dengan Shila, memang kalian ga pernah komunikasian sama Shila lagi yah?" ucap Sarah


"Pernah si Tan, memang kenapa Tan? Apa terjadi sesuatu dengan Shila?" ucap Vino khawatir


"Gak gak, kalian tenang saja, Shila sekarang sudah baik baik saja kok, maksud Tante, Shila itu tidak tinggal disini tapi dia tinggal di mension suami nya" ucap Sarah


"Jadi Shila gak tinggal di sini? Ih, kok kita gak tanya sih sama dia" ucap Keyko kesal


"Oh ya Tan, kalau boleh tau, alamat mension nya Shila dimana Tan, Om?" ucap Vino


"di jalan Xxx, kalian langsung kesana saja, mungkin Shila juga sedang sendiri di mension" ucap Ardhani


"Oh ya, baik om, Tan, kalau begitu kami permisi dulu ya Tan, om, makasih karna sudah mau menerima kami" ucap Rian sopan


"Ya sama sama, kalian hati hati ya" ucap Ardhani dan di balas anggukan kepala oleh mereka.

__ADS_1


__ADS_2