
Mereka pun berjalan ke ruang makan dan duduk di kursi masing masing. Mereka menikmati acara serapam mereka dengan nikmat dan hikmat. Tak lama kemudiaan acara makan pun sudah selesai dan mereka sedang berkumpul di ruang tamu.
"Yah, kami nanti siang sudah akan kembali ke Jakarta" ucap Yuhera memulai pembicaraan
"Kenapa harus secepat ini kalian pulang nya?" ucap Laras yang tidak rela Shila meninggalkan nya.
"Ya bu, semalam sekretaris Yuhera menghubungi, besok ada rapat dengan kolega bisnis di kantor Bu" ucap Yuhera tenang
" Ya sudah lah kalau sudah urusan tentang pekerjaan, ibu ga tau mau bilang apa lagi" ucap Laras pasrah
Siang hari nya, Shila dan Yuhera pun berangkat menuju Jakarta. Shila yang akhir akhir ini gampang merasakan lelah, dia pun tertidur di bahu sang suami. Sedangkan Yuhera tak bisa istirahat karna pikiran nya uang sudah melayang entah kemana.
Setelah beberapa jam di perjalanan akhir nya mereka pun sampai di mension mereka. Yuhera pun membopong tubuh Shila ke kamar karna dia masih tertidur nyenyak.
"Tuan, nona muda kenapa?" ucap bi Marni bingung
"Tidak apa apa bi, dia sedang tidur" ucap Yuhera dan setelah itu dia pun masuk ke dalam kamar.
Bibi yang melihat itu hanya bisa tersenyum dan berdoa, supaya rumah tangga majikan nya itu bertahan sampai maut memisahkan.
"Semoga keluarga mereka bertahan sampai maut memisahkan, dan semoga tuan Yuhera sudah benar benar berubah, amin" batin bibi Marni
Di dalam kamar, Yuhera yang sudah membaringkan Shila di atas kasur empuk dan besar, dia pun memandangi wajah Shila dan mengelus nya. Dan tiba tiba saja, dia di kagetkan oleh suara dering telpon menandakan ada panggilan masuk.
"Drrrt....Drrrt.."
"Drrrtt....Drrrt.." suara panggilan masuk
"Siapa sih malam malam gini nelpon gue" ucap Yuhera geram dan segera beranjak dari tempat tidur dan berjalan ke meja dekat sofa.
Setelah melihat siapa yang memanggil itu, Yuhera pun menerima panggilan itu.
"Ya halo Vic?" ucap Yuhera
"Halo, Lo masih di rumah mertua Lo, atau sudah di rumah?" ucap Victor di seberang telpon
"Gue sudah di rumah, ada apa?" ucap Yuhera datar
"Vania sudah di Indonesia dan sekarang dia sudah di apartemen Lo" ucap Victor
__ADS_1
"Ok" balas Yuhera dan panggilan telpon pun langsung berakhir.
"Gue gak tau, gimana kedepan nya, apakah aku harus melepas Vania, atau tetap menerima dia dengan segala kesalahan yang sudah di perbuat, akhhh" ucap Yuhera frustasi dan menghisap rokok nya .
DI PARIS
Rian, Seina, Keyko dan Vino yang sudah selesai dengan urusan Perkuliahan S2, sekarang sedang libur dan menunggu kapan acara wisuda di laksanakan.
"Sayang, kapan sih kita bisa ketemu sama Shila lagi?" ucap Seina bertanya ke Rian dan tentu nya mereka berempat sedang menikmati makanan nya di restaurant .
"Hm, kenapa? Kamu sudah rindu ya sama adik kecil itu?" ucap Rian cengengesan menggoda pacar nya itu.
"Iss, ialah aku rindu, kan kita sudah lama ga bertemu sama dia" ucap Seina dengan mata yang sudah ber kaca kaca
"Ya nih, apalagi aku. Aku juga sudah rindu banget sama adik kecil kita. Kira Kira dia sekarang lagi ngapain ya, apa dia sudah sehat , dan kabar calon ponakan juga baik kan?" ucap Keyko membuat Vino, Rian, Seina yang mendengarkan tertawa menggeleng geleng kan kepala nya.
"Hahaha" tawa mereka serempak
"Kalian kok menertawai aku sih" ucap Keyko bingung
"Ya kamu juga, nanya sama kita, kan kita sama sama belum pernah ketemu sama adik kecil lagi" ucap Seina yang masih tetap tertawa
"Sudah, sudah, gimana kalau kita menghubungi suami nya saja, kan aku ada nomor handphone nya" ucap Rian memberikan saran
"Gimana Vin? kita hubungin atau gimana?" ucap Keyko menatap bingung ke arah Vino
"Jangan deh, gimana kalau kita buat kejutan saja" usul Vino
"Kejutan gimana maksud mu?" tanya Rian bingung sekaligus pemasaran.
"Gini, kan sekarang kita dah libur, dan tinggu nunggu wisuda juga kan. Kita juga belum tau kapan wisuda. Dan kita juga sudah ga kerja kan, semenjak kita nyelesaikan skripsi. Nah, maksud aku, gimana kalau kita pergunakan waktu libur kita , kita berlibur ke Indonesia" ucap Vino dan perkataan nya membuat Seina dan Keyko sangat senang dan antusias untuk menyetujui usulan Vino
"Serius?" ucap Seina dan Keyko bersamaan, dan di balas anggukan oleh Vino.
"Ide kamu benar juga. Di Indonesia nanti kita kan bisa berkunjung ke rumah Shila" ucap Rian menyetujui usulan Vino
"Jadi kapan kita berangkat?" ucap Seina
"Besok siang" ucap Vino dan Rian bersamaan, dan tentu mengundang tawa dari kedua perempuan itu
POV YUHERA
__ADS_1
Keesokan hari nya, Yuhera yang sudah rapi dengan pakain nya, dibuat kaget oleh suara Shila yang baru saja bangun tidur.
"Bang Yuhera" teriak Shila dengan suara keras
"Hei, kamu kenapa? aku disini loh mulai tadi" ucap Yuhera berjalan ke arah tempat tidur
"Hehe, maaf bang, Shila gak lihat Abang tadi, aku pikir Abang pergi ninggalin aku lagi" ucap Shila cengengesan.
"Ya sudah, kamu makan separan sekarang atau mandi lagi?" tanya Yuhera dengan suara lembut
"Mandi dulu bang, emm, Abang sudah mau pergi ke kantor ya?" tanya Shila
"Ya nih, rapat nya kan pagi" jawab Yuhera
"Berarti Abang ga serapan di rumah?" ucap Shila dan dibalas gelengan kepala oleh Yuhera
"Yah..masa aku serapan sendiri?, ya sudah deh" ucap Shila lirih.
"Ya sudah kamu mandi gih, nanti aku suruh bibi ngantar makanan kesini" ucap Yuhera.
"Ya bang" ucap Shila tersenyum
"Ya sudah Abang pergi dulu yah, kalau ada apa apa kamu langsung telpon Abang saja ya, kalau nggak telpon Mama" ucap Yuhera dibalas anggukan oleh Shila. Setelah itu Yuhera pun mencium dahi istrinya dan pergi keluar dari kamar itu.
Setelah Yuhera pergi, Shila tidak langsung beranjak dari kasur empuk itu. Dia sedih karna dia di tinggal sendirian di kamar itu. (Ibu ibu yang sudah pernah mengandung pasti tau lah gimana rasanya yang nama nya ngidam atau apa, hehe jadi kalau ada yang salah dari tulisan atau penjelasan author jangan langsung di komen ga enak ya, karna author belum pernah mengalami dan author juga masih anak remaja, jadi belum tau hal seperti itu, hanya pernah dengar sih😁😁😁🙏).
Setelah lama termenung Shila pun akhir nya bergegas ke kamar mandi. 20 menit dengan rutinitas mandi nya Shila pun keluar dari kamar mandi dengan pakaian yang sudah berganti.
"Tok... tok..." suara pintu dan Shila pun berjalan ke arah pintu bermaksud untuk membuka pintu
"Ceklek" suara pintu
"Eh bibi, bibi mau ngantarin serapan untuk Shila yah?" tanya Shila dengan ramah
"Ya non, tadi tuan menyuruh bibi " ucap bibi Marni
"Ya sudah bi, biar Shila saja yang bawa masuk ke dalam" ucap Shila meminta nampan yang berisi makanan dan susu dari bibi
"Makasih ya bibi" ucap Shila tersenyum
__ADS_1
"Ya non, sama sama. Kalau seperti itu Bibi ke dapur dulu ya non" ucap bibi itu
"Ya bi, silahkan" ucap Shila lagi, dan bibi Marni pun pergi meninggalkan nya.