
"Wah, tinggal menunggu bentar lagi, Bu Laras bakalan dapat cucu nih" ucap ibu nya yang satu lagi
"Ya begitu lah Bu, hehe" ucap Laras.
Laras dan Shila yang sudah selesai berbelanja pulang ke rumah. Anak dan ibu itu memasak sembari bercerita cerita.
"Bu, apa bang Yuhera pernah datang kesini?" tanya Shila
"Gak Shil, dia gak pernah datang kesini. Kemarin sih Tante mu nelpon memberitahu kalau Yuhera mau menikah sama kekasih nya" ucap Laras. Yang dimaksud Tante adalah Sarah ibunda nya Yuhera.
"Sama Vania ya Bu?" ucap Shila lirih
"Kamu belum bisa melupakan Yuhera ya nak? Apa kita kasih tau aja kalau sebenarnya kamu itu teman kecil nya dia?" ucap Laras
"Ga perlu Bu" ucap Shila dengan mata yang sudah berkaca kaca.
"Tapi kan kalian itu punya banyak kenangan nak waktu semasa kecil. Gimana pun dia juga harus bertanggung jawab sama kedua calon cucu nenek" ucap Laras
"Gak perlu Bu. Shila bisa kok merawat mereka" ucap Shila
"Ya sudah Shil, ibu bisa bilang apa kalau itu sudah menjadi keputusan kamu" ucap Laras.
Malam hari, mereka sudah berkumpul di meja makan.
"Wah, masakan ibu enak, sama persis sama koki di mension kami" ucap Kenzo antusias setelah mencicipi daging semur buatan Shila
"Eh, kamu salah nak. Itu bukan masakan ibu loh, itu Shila yang masak" ucap Laras
"Kamu pintar masak juga Shil" ucap Kenzo memuji Yuhera
"Ya sudah makan dulu makanan nya, kalau sudah dingin nanti jadi gak enak" ucap Natalis
Setelahnya mereka makan dengan nikmat dan hikmat. Hingga tak lama setelah itu, ada yang mengetuk pintu rumah.
"Tok...tok" suara ketukan pintu
"tok ...tok" suara ketukan pintu
"Siapa ya yah, yang bertamu malam malam gini" tanya Laras
"Ayah juga ga tau Bu, cepat gih bukain pintu, gak enak kalau mereka nunggu lama" ucap Natalis
"Ya yah, tunggu bentar" ucap Laras dan pergi ke arah pintu rumah
__ADS_1
"Siapa" ucap Laras setelah membuka pintu
"Loh, kalian, mau ngapain kesini" ucap Laras cuek
"Ini Bu, maaf sebelumnya karna sudah mengganggu kesibukan ibu sekeluarga" ucap Yuhera sopan
"Ga perlu ber basa basi. Langsung saja katakan" ucap Laras marah
Karna lama menunggu ibu nya yang tak kunjung kembali ke ruang makan, Shila pun menyusul ke luar.
"Siapa Bu?" tanya Shila yang belum melihat siapa yang datang.
Yuhera yang melihat Shila juga disitu terkejut. Dia terpana melihat perut Shila yang sudah lumayan membesar. Bayangkan kalian saja karna lagi mengandung bayi kembar. ..
"Kamu disini Shil? Kamu kapan datang?" Tanya Yuhera bersikap seperti biasa nya
"Abang?" ucap Shila kaget
"Kenapa? kamu kaget karna kita datang kesini? Gak nyangka ya, kedatangan kami kesini malah disambut seperti ini, dasar gak sopan" ucap Vania sinis yang secara tidak langsung mengatai ibu nya Laras.
"Hah? Ya suka suka kami dong, ini kan rumah kami" ucap Laras ..
"Gimana kabar kamu?" Tanya Yuhera ke Shila
"Kamu gimana sih yank, kok jadi nanya nanya dia sih, ingat tujuan kita kesini itu mau ngasih undangan bukan mau lihat dia" ucap Vania kesal
"Oh ya, undangan apa yang mau Abang kasih?" Tanya Shila lagi
"Nih, undangan pernikahan kami Minggu depan, aku harap kamu datang" ucap Yuhera memberikan selembar kartu undangan kepada Shila.
Di kertas undangan itu, terpampang foto Yuhera dan Vania. Melihat itu hati Shila tentu saja sangat sakit.
"Jadi beneran Abang sudah melupakan Shila yah, hiks ..hiks" ucap Shila menangis
"Kamu jangan nangis Shil, orang seperti mereka itu tidak pantas di tangisi" ucap Laras mengelus lembut punggung Shila.
"Maaf Shil, tapi kamu tau sendiri kan, kalau pernikahan kita kemarin itu tidak atas dasar cinta. Kita karna di jodohkan. Dan asal kamu tau juga, dari awal aku cinta nya sama Vania, Shil" ucap Yuhera
"Tapi gimana dengan calon anak aku bang, apa kamu Setega itu menelantarkan mereka, hiks ..hiks" ucap Shila
"Tenang saja Shil, setelah mereka lahir, aku yang akan merawat mereka" ucap Yuhera santai
"Gak, gak. Shila gak mau" ucap Shila menangis dan berlari masuk ke dalam rumah.
__ADS_1
"Gila kamu ya, tega sekali kamu ngomong seperti itu kepada putri kami. Saya sangat menyesal telah menyetujui perjodohan ini waktu itu" ucap Laras marah.
Di ruang makan, Kenzo dan Natalis yang melihat Shila berlari sambil menangis, heran. Mengapa Shila sampai menangis seperti itu dan mana Ibu nya.
"Om, apa terjadi sesuatu ya di luar, Tante juga belum kembali" ucap Kenzo khawatir
"Ya, bentar. Om lihat dulu ke depan, kamu lanjut aja dulu makan nya" ucap Natalis
"Om, Kenzo ikut keluar" ucap Kenzo berdiri dari tempat duduk nya, dan mengikuti langkah Natalis.
Sesampainya mereka di luar, Natalis dan Kenzo dapat mendengar dan melihat, bahwa Laras sedang marah marah kepada Yuhera.
"Oh, berani sekali kamu menginjakkan kaki di rumah kami, setelah apa yang kamu perbuat" ucap Natalis emosi
"Yah, aku datang kesini ingin memberikan kartu undangan pernikahan aku sama Vania" ucap Yuhera tanpa rasa takut sedikit pun
"Haha, dimana wajah kamu saat ini? apa kamu ga ada rasa malu sedikit pun? Setelah apa yang kamu perbuat kepada anak saya, kamu malah berani datang kemari" ucap Natalis marah
Kenzo tentu saja bingung. Kenapa Shila masuk ke dalam rumah sambil menangis. Dan kenapa ayah dan ibu nya Shila, marah marah kepada orang yang berdiri di hadapan mereka sekarang ini.
"Om, mereka siapa? Kok om marah marah?" tanya Kenzo hati hati kepada Natalis
"perkenalkan saya Yuhera" ucap Yuhera memperkenalkan diri nya
"Yuhera?" ucap Kenzo menyerngitkan dahinya.
"oh, kamu Yuhera mantan suami nya Shila?" ucap Kenzo yang baru saja sadar.
"Ya, dia mantan suami nya Shila. Kamu siapa? Seperti nya saya gak pernah melihat kamu disini. Apa kamu selingkuhan nya Shila?" Tanya Vania tersenyum sinis
"Gila, ni orang ganteng banget. Dan kelihatan nya dia juga bukan orang biasa. HM,, aku harus bisa deketin dia" ucap Vania dalam hati nya.
"Saya gak bicara sama kamu" ucap Kenzo mengarahkan jari telunjuk nya kepada Shila.
"Jadi kamu mantan suami nya Shila yang brengsek itu, wah wah. Kamu berani juga ya dagang kesini setelah kamu menelantarkan Shila" ucap Kenzo tertawa
"Kamu siapa, berani mengatai aku, dasar brengsek" ucap Yuhera emosi
"Wow, santai dong bro. Oh ya, kenalin. Gue Kenzo, calon suami nya Shila" ucap Kenzo dan tentu saja perkataan nya itu membuat kedua orang tua Shila kaget.
Oh ya . .
__ADS_1
Yang mau bergabung di grup WA author dan penggemar pembaca di NT ini, terkhusus pembaca setia "MENIKAH MUDA DENGAN CEO" boleh ya, follow akun ig author. Nanti author akan minta nomor wa kalian dari chat IG.
ig: shiyura125