Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
EPS 50


__ADS_3

Mereka pun berbincang bincang setelah selesai makan. Membahas kapan keluarga Rian akan melamar Seina langsung ke orang tua nya.


Shila pun ber bisik bisik ke Abang angkat nya Rian. Haha semenjak Shila mengandung, Shila lucu yah,πŸ˜…


"Bang, Shila tidur di sini ya, Shila malas banget pulang" bisik Shila tepat di telinga Rian


"Apa kamu ga ikut Kita ke vila aja?" saran Rian


"Ga ah bang, aku mau disini aja" ucap Shila gemas


"Ya sudah kalian tidur sini aja dulu, kasian tuh Shila, mungkin dia da ngantuk" ucap mama Rian yang mungkin mendengar kan perkataan nya Shila.


"Boleh kan Tan, Shila tidur sini, tapi Shila tidur kamar Tante aja yah" ucap Shila santai mengedip ngedipkan mata nya sampai mereka di buat tercengang.


"Loh, kok sama Tante sih Shil? Kan kamu bisa tidur sama aku dan Seina" ucap Keyko bingung


"Ih, pokok nya sama tante aja, boleh ya Tan?" ucap Shila memohon dengan mata yang sudah ber kaca kaca


"Ya, ya, boleh kok. Pa, papa tidur di kamar nya Rian ya, ga kenapa napa kan pa?" tanya mama nya Rian


"Ya ma, ga kenapa napa. Nanti papa tidur di kamar Rian. Mungkin ini bawaan calon cucu papa, haha" tawa papa Rian.


Jam 11.00 malam, entah dalam keadaan mabuk, Yuhera membawa Vania ikut ke rumah nya.


"Van, kamu temani aku disini yah" ucap Yuhera mengelus rambut panjang Vania


"Loh, kok disini sih yank, nanti istri kamu marah gimana?" tanya Vania pura pura sendu


"Kamu tenang saja yank, tadi Shila sudah mengirim aku pesan kok, kata nya dia gak bakalan pulang malam ini" ucap Yuhera tersenyum dan akhirnya Vania pun menyetujui untuk tidur di kamar nya Yuhera.


Yuhera dan Vania, akhirnya menghabiskan waktu mereka ber dua di dalam kamar nya, yang tak lain kamar Shila juga.

__ADS_1



Singkat cerita, Shila pun di antar oleh Rian, Vino, Seina dan Keyko ke rumah nya Shila.


Di garasi masih ada mobil nya Yuhera. Berarti Yuhera gak pergi bekerja dong? Itu lah yang saat ini ada di dalam benak pikiran nya Shila.


"Yok bang, ka, kita masuk" ucap Shila setelah mereka turun dari mobil


"Apa ga kenapa napa nanti Shil, sama suami kamu?" tanya Seina


"Gak kok, bang Yuhera baik kok ka" ucap Shila setelah itu mereka pun masuk ke dalam rumah.


"bang, kaka, duduk di ruang tamu aja dulu ya, Shila mau ke dapur dulu nyuruh bibi buat minum" ucap Shila dan di balas anggukan oleh Rian, Vino, Seina dan Keyko. Setelah itu Shila pun pergi meninggalkan mereka.


"Bi, bibi Shila boleh nanya gak?" tanya Shila setelah ia sampai di dapur


"Nanya apa ya non?" ucap bibi Lani


"I...ia non, tuan semalam pulang pukul 11.00 malam non, tuan tidak pulang sendiri kesini" ucap bibi Lani Terbata bata


"Maksud bibi? Abang bawa teman nya kesini ya?" tebak Shila menebak


"Aduh non, bukan teman nya, tapi itu non, mantan tuan , nona Vania " ucap bibi Lani menjelaskan


Mendengar apa yang di katakan oleh bibi Lani, Shila merasakan sesak di dada nya. Siapa coba yang ga sakit hati kalau sudah seperti itu kejadian nya.


"HM, ya sudah bi, tolong buat kan minuman sama makanan untuk teman teman Shila ya bi, mereka ada di ruang tamu" ucap Shila


"Baik non" ucap bibi Lani setelah itu Shila pun pergi dari hadapan nya itu.


Setelah kepergian nya dari hadapan bibi Lani, Shila gak bisa lagi menahan air mata nya. Shila menangis dan langsung berlari ke arah kamar nya untuk memastikan apa yang di katakan oleh bibi Lani benar atau tidak nya.

__ADS_1



Shila membuka pintu kamar sangat pelan. Setelah membuka itu, Shila membulat kan mata nya, karna sudah melihat suami nya sendiri sedang tidur di pelukan mantan kekasih nya, Vania. Menangis? Tentu saja, bahkan Shila sendiri merasakan sakit yang teramat sakit di hari nya. Dia tidak tau bahwa suami nya itu tega melakukakan itu di belakang nya. Apa sih kurang nya Shila? dia baik , dan penyabar. Tapi author rasa Shila sudah tidak mempunyai kesabaran lagi kali ini.


"Bang Yuhera?" teriak Shila. Yuhera dan Vania yang mendengar kan suara Shila langsung terperanjat kaget dan langsung berdiri dari tempat tidur nya.


"Kenapa Abang Setega ini sama Shila? kenapa bang? apa salah Shila sama Abang?" tanya Shila menangis


"Apa Abang masih sayang sama perempuan itu? hah? Kalau Abang masih sayang sama dia, kenapa Abang gak tinggal kan aku aja kemarin? kenapa Abang harus ber janji di hadapan kedua orang tua ku untuk selalu menjaga ku? Kenapa bang? Kenapa di saat Shila, sudah mulai mengandung, Abang ber buat seperti ini?" ucap Shila lagi mengeluarkan unek unek nya.


"Shil dengarin penjelasan aku dulu" ucap Yuhera yang ingin melangkah kan kaki nya ke arah Shila, tapi langsung di tahan oleh Shila.


"Yank, kamu kan kemarin sudah janji mau nikahin aku, ya sudah mumpung dia juga sudah lihat kita seperti ini, cerai kan saja dia" ucap Vania bergelayut manja di tangan Yuhera. .


Mendengar apa yang di katakan oleh Vania, Shila kembali merasakan sakit hati. Tanpa ber pikir panjang lagi, dia pun langsung mengatakan:


"Kalau Abang mau mencerai kan aku, aku siap kok bang, aku ga kenapa napa. Aku akan merawat anak ini dengan kasih sayang ku sendiri. Abang juga tenang saja. Aku gak akan ngasih tau ke orang tua kita" ucap Shila tenang.


Setelah mengatakan hal itu, Shila pun pergi meninggalkan merekam Sesampainya di ruang tamu, dia pun langsung memeluk tubuh kekar Rian.


"Kamu kenapa dek?" ucap Rian lembut membalas pelukan Shila.


"Ya, kamu kenapa dek, coba kamu cerita kan ke kita ya" ucap Vino lembut


"Hiks...hiks.." suara tangis Shila yang sangat pilu di dengar.


"Abang Yuhera mau nikah lagi bang sama Vania, Abang Yuhera juga mau mencerai kan aku, Shila gak mau disini lagi, Shila ikut sama Abang sama kakak ya" dengan suara tangisan nya. ..


"Apa?" ucap Seina, Rian, Vino dan Keyko terkejut.


Ya jelas lah mereka terkejut. Apalagi sekarang kan Shila sedang mengandung. Memang Yuhera ini sudah mulai kurang warasπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜’

__ADS_1


"Brengsek, dia berani macam macam lagi sama kamu Shil" ucap Vino emosi. Setelah itu Vino pun pergi ke arah kamar Shila yang bertujuan untuk mendatangi Yuhera.


__ADS_2