
Setelah kepulangan mereka, Shila pun naik keatas rumah pohon itu. Sesampainya diatas, Shila pun istirahat karna ginjal nya sudah sangat sakit .
"sakit kali" ucap Shila menangis
"aku gak tahan, kenapa harus aku yang mengalami ini" ucap Shila menangis
"tapi aku harus semangat, aku harus bisa melawan sakit ini, demi bayi ku, mama, papa dan kedua kakak baru ku" gumam shila menangis
Satu hulasn sudah berlalu, Shila yang ginjalnya sudah semakin parah, kandungan yang sudah mulai terlihat, hanya bisa makan seadanya, karna uang yang dia punya sudah mulai menipis. Rian, Vino, Seina pacar Rian, Keyko pacar Vino tak henti hentinya membantu Shila.
"Shil, nanti aku belikan baju bayi mu yah" ucap Seina gak sabaran
"haha, Lo kenapa sih, yang mau lahiran kan Shila, jadi Lo yang gak sabaran" ucap Keyko
"ckck, Lo bisa gak sih bantu gue buat bujuk Shila, bukan malah ngatain gue" ucap Seina cemberut
"maaf ya kak, Shila sudah banyak merepotkan orang kaka" ucap Shila gak enak hati
"ga apa apa Shil, kamu santai aja yah, Rian dan Vino kan kakak angkat kamu, berarti kami juga kakak kamu, dan Adek bayi ini keponakan kami juga" ucap Keyko menghibur Shila.
"ya Shil, benar yang dikatakan Keyko, kamu gak perlu segan segan sama kami, kalau kamu butuh sesuatu tinggal minta aja dari kami, tenang kan ada Rian sama vino yang bayarin, haha" ucap Seina tertawa
"haha mati aja Lo" ucap Keyko melihat tingkah sahabat nya itu
"hhh, peluk" ucap Shila menangis. Akhirnya mereka semua pun berpelukan dan menangis.
Di Indonesia, Yuhera akan bertemu dengan sahabat sahabat nya. Karna kesibukan mereka dalam beberapa bulan ini mereka tidak pernah berkumpul semenjak kepulangan Yuhera dari Paris
"Hy bro, lama tak bertemu" ucap Vino bertosria dengan Yuhera, begitu juga dengan Felix dan Rian yang mengikuti cara Vino
"gimana kabar Lo?" ucap Felix
baik kok, kalian gimana?" ucap Yuhera
__ADS_1
"baik kok" ucap Viktor dan dibalas anggukan oleh Felix dan Vino
"Shila gimana? lama gak lihat dia" ucap Vino
"haha, Lo ngapain sih nanyain cewek murahan itu?" uca Yuhera tertawa
"ckck, loe masih belum berubah ya" ucap Felix dingin
"oke oke, Shila gue tinggalin di Paris" uca Yuhera santai, dan ucapan itu berhasil membuat sahabat sahabatnya itu terkejut
"maksud Lo ninggalin apaan?" bentak Vino
"ya gue tinggalin dia di Paris., itu usulan Vania, dan ya, gue udah berhasil membalaskan dendam Vania , haha" ucap Yuhera tertawa.
Vino, Felix maupun Viktor yang mendengar itu pun langsung memukul Yuhera
.*buggg*
*bugggg*
"gila Lo yah, Lo ninggalin Shila dalam keadaan hamil" ucap Viktor
"maksud Lo hamil?" tanya Yuhera dengan masih nada santai.
"Lo harus tau sekarang asal lo tau waktu Lo kecelakaan di Paris, ginjal Lo rusak, Lo harus di operasi saat itu, kalau nggak Lo bakalan meninggal" ucap Felix menangis mengingat perjuangan Shila saat itu.
Karna melihat Felix menangis, akhirnya Viktor lah yang menceritakan semua.
"Dan asal lo tau siapa yang donorin ginjal buat Lo itu Shila" ucap Viktor membuat Yuhera terkejut
."sebelum Lo berangkat ke Paris Shila sudah dalam keadaan mengandung, itu dokter yang mengatakan tapi karna agar Lo selamat, Shila gak peduli akan keselamatannya, kenapa kita bisa datang ke Paris, karna shila yang nelpon kita mau ninja uang buat biaya operasi" ucap Viktor menjelaskan dan Yuhera diam mendengarkan semua penjelasan temannya itu.
"Selama di rumah sakit, jatah makanan yang aturan untuk Lo, jadi Shila yang makan, karna apa?, karna dia ga pegang yang sepeser pun, gue tanya sekarang, loe pernah gak ngasih dia uang? gak kan?" ucap Vino membentak dan memukul Yuhera
__ADS_1
"dan apa yang Lo lakuin buat balas semuanya? Lo malah ninggalin dia disana. Dia itu gak tau bahasa asing,bagaimana sekarang kehidupan dia disana kita gak tau" ucap Vino
"dan satu hal yang lo mesti tau, kekasih yang selama ini Lo bangga banggakan sudah selingkuh dengan mantan istri Lo sendiri, dan Lo hanya dimanfaatin saja" ucap Viktor menunjukkan rekaman saat dimana Vania dan Samuel bermesraan.
Yuhera yang mendengarkan dan melihat semua yang dikatakan oleh sahabatnya menunduk dan menangis menyesali semua akan apa yang diperbuatnya. dia mengingat bagaimana istri kecilnya itu menangis meminta belas kasihan dari dia. Bagaimana keadaannya dengan bayinya sekarang, apakah dia itu baik baik saja, atau bagaimana. Membayangkan itu semua saja , Yuhera sudah ngeri dan menangis.
"bro, gue udah pernah bilang ke Lo kan, penyesalan itu selalu datang terlambat, loe menyesalkan sekarang terserah Lo mau ngapain, yang jelas, Lo ga bisa minta bantuan kita, karna sebelumnya Lo sendiri yang buat keadaan seperti ini " ucap Viktor menepuk pundak Yuhera, bermaksud untuk membuat Yuhera semakin menyesali perbuatannya. .
"kami pulang dulu" ucap Felix setelah itu mereka pun pergi meninggalkan Yuhera sendirian di tempat itu. ..
setelah sepeninggalan sahabat sahabatnya itu, Yuhera pun merenungi perbuatannya dan dia berencana akan pergi mencari Shila ke Paris tempat dia semula meninggalkannya.
"gue harus gimana, maafin aku Shil, aku menyesal Shil, gimana keadaan mu sekatang, maafin aku" ucap Yuhera menangis menyesali perbuatannya
Yuhera pun melangkah keluar dari ruangan itu dan bergegas pulang kerumahnya.
Sesampai di Mension, Yuhera pun meminta maaf kepada kedua orang tuanya dan langsung berjongkok di hadapan kedua orang tuanya.
"nak, kamu kenapa, apa yang kamu lakukan?" ucap mama Sarah bingung melihat keadaan anaknya yang berpenampilan kacau.
",maafin Yuhera, ma, pa," uca Yuhera menangis tersedu sedu.
"coba kamu jelaskan kamu meminta maaf karena apa nak, jangan buat mama sama papa hibgubg dengan tingkahmu yang seperti ini" ucap papa Ardhani dengan nada lembut.
",Sebenarnya Shila, Yuhera tinggalin di Paris ma" ucap Yuhera semakin menangis terisak
"apa maksud kamu dengan meninggalkan? kan kamu bilang Shila di rumah sahabatnya" ucap mama Sarah bingung
"bukan ma, Shila gak ada ke rumah sahabatnya, Shila , Yuhera tinggalin di Paris, sebelum pulang kesini Shila, Yuhera usir dari hotel tempat kami menginap ma, Yuhera gak tau kalau Shila sudah mendonorkan ginjalnya ke Yuhera waktu Yuhera kecelakaan di Paris mah, Yuhera juga gak tau, kalau Shila sedang mengandung anak Yuhera ma" ucap Yuhera mengangis dan ucapannya itu berhasil membuat mama Sarah dan papa Ardhani terkejut.
__ADS_1
"kapan kamu kecelakaan? kenapa kami gak tau?" ucap Papa Ardhani
"waktu di Paris Yuhera mengalami kecelakaan pa, ginjal Yuhera rusak dan harus di operasi saat itu juga, kalau tidak hidup Yuhera gak akan terselamatkan pa, makanya Shila donorin ginjalnya sama Yuhera pa, ma" ucap Yuhera menangis.