
"Lo cari tahu, Vania ada di mana sekarang dan apa yang dia lakukan selama kami tidak ada komunikasi". ucap Yuhera datar seakan dia melupakan kesalahan yang sudah di perbuat oleh mantan kekasihnya itu.
"Untuk apa lagi kamu mencari tahu tentang Vania? Apa lo nggak ingat kesalahan yang sudah diperbuat ke Lo dan apa lo nggak ingat karena apa yang sudah di katakan perempuan jadi jadian itu, Shila harus menanggung semua itu" ucap Victor.
"Gue nggak lupa, gue ingat semua itu. Sudah lah, tugas Lo sekarang, cari tahu tentang Vania dan segera kabari gue" ucap Yuhera.
"Terserah lo deh. Yang penting saran gue, lo harus ingat semua janji yang sudah lo katakan ke orang tua lo dan ke orang tua Shila" ucap Victor dan langsung mengakhiri panggilan telepon itu.
"Sial, yang bos siapa sih, kok jadi suka suka dia mengakhiri telpon gue" ucap Yuhera datar.
Tak lama di ruang kerja dia pun kembali ke kamar, dimana Shila sekarang berada. Yuhera membuka pintu dan mata nya langsung tertuju ke perempuan yang dulu pernah dia sakiti itu.
"Aku gak tau apa yang sedang ku rasakan. Disaat melihat mu aku merasa bersalah, merasa kasihan, tapi aku juga ga dapat memungkiri bahwa masih ada rasa benci saat melihat mu" batin Yuhera mengelus rambut Shila yang sedang tidur.
Ya, selama dua bulan ini, Yuhera dan Shila memang selalu bersama. Tapi Yuhera belum juga menunjukkan rasa cinta nya ke Shila. Karna Yuhera memang sampai saat ini masih sangat mencintai mantan kekasih nya Yuhera yang tak lain adalah Vania. Ya, walaupun Vania melakukan kesalahan tapi tetap saja Yuhera masih mencintai perempuan itu. Begitulah kalau cinta nya sudah sangat dalam. (Author saja yang sampai sekarang tidak dapat melupakan orang yang sangat author cintai. Sedikit cerita, dia bisa dikatakan mantan. Tapi seakan tak mantan. Karna kami masih seperti pacaran pada masa itu. Tapi kami berpisah akan jarak karna ada nya masalah, sudah setengah tahun lamanya. Tapi author terus berdoa supaya suatu saat kami bisa bertemu kembali dan dia tidak salah paham akan kesalahan di masa lalu.😭)
Lanjut lagi ke cerita😁. Setelah puas memandang wajah cantik Shila, Yuhera pun berbaring di samping Shila. Tak lama, mata nya pun langsung terpejam, menyusul Shila ke alam mimpi.
Keesokan harinya, Shila dan Yuhera pun berangkat ke desa. Setelah 6 jam perjalanan akhirnya mereka pun sampai, dan langsung di sambut baik oleh ayah dan ibu Shila yang tak lain adalah mertua Yuhera.
"Salam ayah, ibu" ucap Shila setelah masuk ke dalam rumah dan menyalim tangan ayah dan ibu nya.
"Salam nak" ucap ayah dan ibu Shila menyalim kembali tangan anak nya dan tentu nya juga sambil memeluk putri semata wayang nya itu.
"Salam ayah, Bu" ucap Yuhera dan menyalim tangan kedua mertua nya.
__ADS_1
"Salam nak" ucap Laras dan Natalis membalas jabatan tangan menantunya.
"Ayo silahkan duduk, biar ibu ke belakang dulu buatkan teh" ucap Laras dan bergegas pergi ke dapur untuk membuatkan minuman.
Di ruang tamu, Natalis, Shila dan Yuhera berbincang bincang sembari menunggu minuman datang.
"Bagaimana kabar kalian nak, baik kan?" ucap Natalis
"Kabar kami baik kok yah, cuma akhir akhir ini Shila sangat lemas" ucap Shila memberitahukan keadaan nya. Dan setelah mendengar itu, Natalis langsung khawatir.
"Kenapa nak? Apa ada masalah?"" ucap Natalis.
"Kalau ada masalah, kalian harus menyelesaikan nya dengan baik, kalian boleh cerita sama ayah dan ibu kalau kalian sudah tidak sanggup untuk menyelesaikan nya" ucap Natalis khawatir karena mengingat kejadian yang pernah di alami putri nya.
"Ayok nak, silahkan dinikmati dulu minuman dan cemilan nya" ucap Laras yang baru saja tiba di ruang tamu
"Tidak ayah, kami tidak mempunyai masalah" ucap Yuhera lagi
"Jadi kenapa keadaan Shila sangat lemas? apa kamu sedang sakit nak?" ucap Natalis dan karna perkataan suami nya itu, Laras langsung panik mendengar bahwa putri kesayangan nya sedang sakit.
"Ya nak, apakah kamu benaran sakit?" ucap Laras
"Tidak ayah, tidak ibu, Shila gak sakit kok, kalian gak perlu khwatir sama Shila" ucap Shila menenangkan kedua orangtuanya itu
"Begini ayah, ibu, kedatangan kami datang kesini karna kami akan membagi kabar bahagia kami ke ayah dan ibu" ucap Yuhera..
__ADS_1
"Kabar bahagia apa nak?" ucap Laras karna dia sudah sangat penasaran karna Yuhera berbicara setengah setengah.
"Shila sekarang dinyatakan sudah mengandung calon anak kami yah, Bu" ucap Yuhera tersenyum dan membuat kedua orang tua yang duduk di dekatnya sangat bahagia dan langsung memeluk putri semata wayang nya. .
"Benarkah itu nak?" ucap Laras yang masih belum mempercayai perkataan menantu nya
"Ya ibu, yang dikatakan sama bang Yuhera memang benar dan sekarang kandungan Shila sudah berumur 3 Minggu" ucap Shila tersenyum senang.
"Wah, selamat ya sayang, akhirnya kamu mengandung lagi, dan kamu harus jaga baik baik kandungan kamu, kamu ga boleh sakit lagi, dan kamu ga boleh punya banyak pikiran" ucap Laras memeluk anak kesayangan nya.
"Ya ibu" ucap Shila membalas pelukan ibu nya
"Selamat ya nak, kamu harus jaga kandungan kamu baik baik, jangan sampai bermasalah lagi,. dan kamu Yuhera kamu harus jaga Shila dan kandungan nya baik baik, jangan menambah beban pikiran Shila lagi, karna itu sangat mempengaruhi kandungan Shila nanti nya" ucap Natalis memberikan nasihat untuk anak dan menantu nya.
"Ya ayah" ucap Shila dan Yuhera bersamaan.
"Yuhera akan selalu mengingat nasihat yang sudah diberikan ayah dan ibu, Yuhera juga akan menjaga Shila dan kandungan nya dengan baik" ucap Yuhera lagi.
"Ya sudah kalau seperti itu kita harus melakukan syukuran di rumah ini yah, ayah harus undang para tetangga, supaya mereka juga mendoakan anak dan calon cucu kita" ucap Laras antusias
"Haha, ya ibu, ibu tenang saja. Ih dasar ibu ini, bahagia nya minta ampun, haha" ucap Natalis dan membuat semua orang yang di ruang tamu itu tertawa, kecuali Laras tentunya. Laras yang mendengar dan melihat mereka menertawakan nya hanya bisa mendengus kesal. ..
"Shila ke kamar dulu ya ayah, Bu, Shila capek nih mau istirahat" ucap Shila
"Ya sayang, kamu ajak Yuhera sekalian. Nanti kalau sudah saat nya jam makan malam, ibu akan membangunkan kalian ke kamar" ucap Laras mengelus rambut panjang putri semata wayangnya.
__ADS_1
"Ya ibu, Shila dan bang Yuhera izin ya Bu" ucap Shila berdiri di ikuti oleh Yuhera
"Ya nak" ucap Natalis dan Laras bersamaan dan setelah itu Shila dan Yuhera pun pergi meninggalkan mereka berdua di ruang tamu.