
Sesampainya di hadapan satpam itu, Rian pun langsung bertanya tentang dimana keberadaan Yuhera. Tapi hal yang tak di duga, ternya Yuhera sekarang berada di Paris.
"Selamat siang pak" ucap Rian yang menyapa satpam tersebut
"Yah, selamat siang pak, ada yang bisa saya bantu?" ucap satpam itu membalas sapaan Rian sembari membukakan gerbang Mension itu.
"Silahkan masuk pak" ucap satpam itu lagi mempersilahkan Rian untuk masuk
"Hmm, terima kasih banyak pak" ucap Rian tersenyum
"Begini pak, apakah benar Yuhera ada di Mension ini?" ucap Rian lagi
"Ya, anda benar, tapi kalau boleh tau, saya sedang bicara dengan siapa yah? Dan ada keperluan apa Bapak mencari tuan saya" ucap pak satpam itu bingung karna biasanya tidak ada orang yang tidak di kenal datang mencari tuan nya itu
Rian yang melihat raut wajah kebingungan dari pak satpam itu lantas langsung memperkenalkan diri nya.
"oh ya pak, perkenalkan nama saya Rian. Saya juga orang Indonesia, dan saya besar di negara ini juga. Tapi saya baru saja tiba dari Paris karna ada urusan dengan tuan anda Yuhera. Ini menyangkut Shila. Apakah Yuhera nya ada pak?" ucap Rian to the point.
"Aduh, bagaimana ya pak, Pak Yuhera sedang tidak ada disini. Pak Yuhera pergi ke Paris untuk menjemput non Shila Pak. Itu yang saya tau" ucap pak satpam itu memberitahukan keberadaan Yuhera. Setelah mendengarkan penjelasan pak satpam itu, menambah rasa khwatis Rian.
"Bagaimana ya pak, apakah bapak bisa menghubungi Yuhera? karena ini, keadaannya sangat penting" ucap Rian
"Tunggu sebentar ya pak, biar saya bicarakan dulu dengan ayah beliau, karna kebetulan ayah beliau sedang ada di Mension" ucap pak satpam.
"Baik pak, akan saya tunggu, tolong kabari saya secepatnya ya pak, terimakasih atas bantuan nya pak" ucap Rian tersenyum, dan setelah itu, pak satpam langsung pergi ke arah pintu Mension dan langsung memanggil salah satu pelayan yang sedang bekerja di luar .
"drrrttt....drrrttt....drrrttt....drrrt" suara Handphone Rian yang berbunyi dan menandakan ada panggilan masuk. Dan ternyata yang menghubungi nya adalah Seina, dan tentunya Rian langsung menerima panggilan tersebut.
__ADS_1
"Halo Seina?" ucap Rian setelah menerima panggilan itu
"Halo Rian, bagaimana? apa kamu sudah bertemu dengan suami nya Shila?" tanya Seina to the point.
"Hmm, belum. Aku sudah ada di rumah nya tapi dia tidak ada di rumah, karna dia kata satpam yang ada di sini sedang pergi ke Paris untuk menjemput Shila" ucap Rian menjelaskan apa yang di dengar dari pak satpam itu
"Maaf pak, saya mengganggu, tapi sekarang Bapak sedang ingin berbicara dengan Anda , anda sudah di tunggu di ruang tamu" ucap pak satpam tadi yang baru saja tiba di hadapannya Rian
"oke, baik pak, tunggu sebentar, saya sedang berbicara dengan teman saya" ucap Rian sambil tersenyum
"Halo Sei, apa kamu masih ada disitu?" tanya Rian.
"ya, aku masih disini, ya sudah kamu sekarang masuk saja, aku dengar kamu sudah dipanggil, sepertinya juga kamu sudah di tunggu, hmm, ya sudah, nanti kamu langsung kabari aku lagi yah" ucap Seina di sebrang telpon
"ya ya, ya sudah, aku tutup ya telponnya, bye" ucap Rian
Setelah mengakhiri panggilan itu, Rian pun langsung mengikuti langkah pak satpam itu masuk ke dalam Mension. Sesampainya di ruang tamu Rian pun melihat ada Bapak dan Ibu Yuhera yang sudah menunggu kedatangan nya. .
"Selamat sian om, Tan" ucap Rian menyapa kedua orang tua tersebut sembari menyalim kedua tangan orang tua itu.
"ya, selamat siang, silahkan duduk" ucap Ardhani mempersilahkan Rian untuk duduk di sofa single yang ada di ruang tamu itu.
"Ma, suruh bi iyem buatkan minum untuk tamu kita" ucap Ardhani memberi titah ke istrinya itu
"Ya pa, tunggu sebentar ya, mama ke dapur dulu" ucap Sarah tersenyum setelah itu Sarah pun langsung melangkah menuju dapur dan memanggil bi Iyem salah satu juru masak di Mension itu.
"Saya dengar dari satpam, anda mencari anak saya. Kalau boleh saya tau, saya sedang bicara dengan siapa? dan ada keperluan apa anda mencari anak saya? karena kebetulan anak saya sedang tidak ada disini" ucap Ardhani tegas, karna beliau tidak pernah mau berbicara dengan orang asing yang baru saja bertemu dengan nya.
__ADS_1
"Oh ya om, perkenalkan nama saya Rian. saya sengaja datang dari Paris karna saya mau bertemu dengan orang yang bernama Yuhera. Karna ini keadaannya sangat penting, dan ini menyangkut nyawa seseorang" ucap Rian memperkenalkan diri nya sekaligus memberitahukan maksud dia datang ke Mension mencari keberadaan Yuhera.
"Maksud kamu nyawa siapa yang kamu maksud?" ucap Ardhani bingung
"Shila om" ucap Rian.
"Kamu kenal dengan menantu saya?" ucap Ardhani
"ya om, saya kenal dengan Shila. Beberapa bulan lalu, tak sengaja saya dan teman saya bertemu dengan nya di Paris om" ucap Rian.
"silahkan di minum dulu pa, nak" ucap Sarah yang baru saja datang dari dapur
"ya Tan, terimakasih " ucap Rian tersenyum
"jadi begini om, Tan, keadaan Shila sekarang tidak baik baik saja om, Tan" ucap Rian dan perkataannya langsung saja dipotong oleh Sarah setelah mendengarkan nama Shila.
"Shila? Shila baik baik saja kan?" ucap Sarah langsung menangis.
"Sabar bu, jangan menangis. kita dengar saja dulu apa yang di katakan sama Rian" ucap Ardhani mengelus pundak Sarah bermaksud untuk menenangkan istri tercintanya itu
"Jadi begini om, Tan, kemarin Shila masuk ke rumah sakit, dan keadaan nya sekarang sangat kritis ditambah dia sedang mengandung. Kata dokter yang merawat keadaan dia, Shila harus segara di operasi dan harus segera mendapatkan donor ginjal yang cocok dengan dia. Karna keadaan ginjal nya yang hanya tinggal satu sudah sangat parah, dan akan mempengaruhi keadaan kehamilannya" ucap Rian menjelaskan keadaan Shila
Setelah mendengarkan itu Sarah langsung menangis sejadi jadi nya. Ardhani yang juga mendengarkan itu mata nya langsung berkaca kaca. ..
"yah, cepat telpon Yuhera pa" ucap Sarah menangis
"ya ma, tenang ya ma, papa akan telpon Yuhera ma" ucap Ardhani dan langsung mengambil handphone nya yang terletak di atas meja .
__ADS_1
Di lain tempat, Yuhera yang sudah beberapa hari tidak ada informasi dan tidak mendapatkan titik terang tentang keberadaan Shila, dia pun memutuskan untuk pulang ke Indonesia dan alam menyerahkan tugas untuk mencari keberadaan Shila kepada anak buahnya. Dan sekarang dia baru saja sampai di Bandara dan tepatnya sudah sampai di negara asalnya.