Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
EPS 53


__ADS_3

"Ih, kok ngebosenin sih, kalau aku sih senang banget tau Kaka, hahah" ucap Shila


"Itu sih mau nya kamu" ucap Seina menoyor pelan kepala nya Shila. .


Mereka sudah sampai di vila tempat mereka tinggal dalam beberapa waktu. Seina, Keyko sudah membereskan barang barang yang akan di bawa ke halaman belakang, Rian dan Vino sibuk mengangkat alat pemanggangan, meja, kursi dan alat lain nya yang akan mereka gunakan untuk acara bakar bakar. Sedangkan Shila hanya duduk tenang memperhatikan mereka, karna mereka melarang Shila untuk ikut bekerja, apalagi kan sekarang ini Shila sedang lah mengandung.


"Em, kita bakar apa nih duluan?" tanya Vino


"Bakar jagung bakar aja bang" ucap Shila buka suara


"Ya benar, jagung bakar aja duluan yank, karna bumbu untuk ayam nya belum siap nih kami buat" ucap Keyko yang sibuk mempersiapkan bumbu bumbu..


"Yeay, makan jagung bakar, makan jagung bakar, hhah" tawa Shila girang.


"Haha, kamu duduk ah dek, nanti kamu jatuh bahaya loh" ucap Rian menasihati Shila.


"HM, ya udah deh" ucap Shila


Rian dan Vino pun akhirnya sibuk membakar jagung, sesekali Shila mengusili mereka dengan cara mencomot comot hasil jagung yang sudah di bakar. Bukan untuk di makan yah, melainkan dia menyuapkan nya ke mulut Rian dan Vino sampai sampai mulut mereka belepotan..


"Hahah, Abang lucu deh" ucap Shila sedangkan Rian dan Vino hanya kesal atas perbuatan Shila, tapi tentu saja mereka gak bakalan bisa marah sama tu perempuan.


"HM, Shil, kalau boleh tau kandungan kamu sudah berapa bulan?" tanya Rian


"sudah 4 bulan bang, sudah besar nih perut Shila, makanya Shila sekarang gemukan" ucap Shila mengelus perut nya

__ADS_1


"Itu biasa sih kalau lagi mengandung jadi gemukan karna nafsu makan nya bertambah dari biasa nya" ucap Vino


"Apa kamu sudah yakin Shil, bakalan tinggal di Paris? ga mau tinggal di rumah orang tua kamu saja?" tanya Rian yang sebenarnya belum yakin kalau Shila ikut sama mereka, apalagi mereka juga sudah mau selesai kuliah dan akan kembali ke Indonesia dalam waktu dekat ini.


"Kenapa emang nya bang? Abang ga bolehin aku ikut ya?" ucap Shila dengan mata yang sudah ber kaca kaca.


"Yank, bawa ayam nya kesini, jagung nya sudah siap nih" teriak Vino kepada Keyko


"Ya tunggu" ucap Keyko berteriak supaya Vino mendengar.


"Hey kamu jangan nangis dong" ucap Rian


"Kamu kenapa bahas itu sekarang Rian? Bukan nya kamu tadi sudah setuju kalau Shila ikut kita ke Paris? kok kamu berubah pikiran sekarang?" tanya Vino


"Ya Abang ga setuju kan karna Shila ga punya uang sama sekali, Abang sama Kaka ga ada uang juga buat biaya in ongkos aku kan ke Paris nya?" ucap Shila menangis sesenggukan


"Sudah, kamu jangan nangis dong dek, kita dengar aja dulu apa yang mau di katakan sama Rian yah" ucap Vino lembut mengelus punggung Shila.


Ya Vino sudah siap membakar jagung, jadi ia sekarang sudah agak sedikit santai karna Keyko belum datang membawa ayam yang masih di bumbui di dapur. Jadi Vino ikut nimbrung mendengar Rian dan Shila ber cerita.


"Ya, bukan nya aku ga mau Shila ikut kita Vin, tapi kan kamu tau kalau kita bentar lagi wisuda" ucap Rian


"Ya sih, ya juga ya, kok aku baru kepikiran kesitu ya" ucap Vino lagi membenarkan ucapan Rian.


"Ya, Shila janji gak bakalan ngerepotin Abang sama kakak, Shila boleh ikut ya," ucap Shila memohon

__ADS_1


"Gini dek, dengarin Abang baik baik yah, kami gak mau kamu disana kenapa napa. Kamu tau sendiri kan Vin, kemarin aku sudah janji sama papa dan mama aku, kalau aku sudah siap wisuda aku bakalan balik ke Indonesia dan menggantikan papa ngurus perusahaan di sini, dan juga selesai wisuda aku bakalan nikah sama Seina, yang otomatis Seina juga bakalan ikut aku pulang ke Indonesia. Dan kamu juga kan selesai wisuda kan kamu juga harus bantuin om Gunawan (papa Vino) mengelola perusahaan, gak mungkin kan kita tinggal Shila sendirian di Paris" ucap Rian dengan panjang lebar menjelaskan


"Ga kenapa napa kok ka, Shila bisa cari kerjaan disana buat Shila bertahan hidup, kan ada kak Keyko juga yang bakalan menemani aku nanti disana. Lagi pula Abang kan sudah janji, Abang sama kakak bakalan ngajarin aku bahasa asing sampai aku bisa" ucap Shila


"Dek, Abang juga sama Keyko selesai wisuda bakalan menikah juga. Bahkan yang duluan menikah itu Abang dibandingkan bang Rian. Karna Abang sama kak Keyko itu sudah tunangan. Jadi otomatis Keyko bakalan ikut aku pindah kesini juga" ucap Vino.


"Ya sudah ga kenapa napa kok, Kalo Shila ga boleh kesana, tapi apa boleh aku ikut kesana sampai Abang sama sama Kaka selesai wisuda, aku gak mau bang Yuhera ketemu sama aku lagi" ucap Shila menangis lagi


"Ya kamu boleh kok ikut sama kami, masalah nanti kedepan nya seperti apa nanti aja kita pikirkan lagi ya, yang penting kamu harus jaga kesehatan kamu dan calon bayi kamu" ucap Vino lembut dan di balas anggukan oleh Shila.


"Ya Shila janji" ucap Shila mantap


"Wah wah, pada asyik cerita nih, ga nunggu kita" ucap Seina yang baru saja datang bersama Keyko.


"haha kakak sih lama" ucap Shila sudah mulai tertawa lagi karna ia sudah lega, untuk sementara ini Yuhera gak bakalan bisa menemukan dia dan calon anak nya lagi.


"Nih, ayam nya Rian, kamu bakar gih, aku dah lapar tau" ucap Seina


"Ya sudah sini biar aku bakar, tadi Vino sudah bakar jagung, sekarang giliran aku" ucap Rian dengan semangat


"Ka, Shila boleh makan jagung bakar nya sekarang gak? Shila pengen nih" ucap Shila yang perut nya sudah mulai lapar.


"Nih, gitu aja harus izin, apa yang ada kamu makan aja, kamu gak perlu izin sama kita, gak perlu sungkan juga sama kita, karna apa yang ada sama kami itu milik kamu juga" ucap Seina .


"Makasih ya Kaka, Abang, kakak sama Abang udah baik banget sama Shila. Ga tau deh kalau ga ada Abang sama Shila, Shila harus berbuat apa" ucap Shila terharu

__ADS_1


"Ya ya, sama sama dek, kamu tenang aja yah" ucap Vino


__ADS_2