Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
EPS 42


__ADS_3

Sesampainya Yuhera di kantor, dia pun memanggil ketiga sahabat nya yaitu Victor, Felix dan Tito, untuk datang ke ruangannya. Dia akan menceritakan tentang pertemuannya dengan Vania.


Lan, suruh Victor, Felix dan Tito datang ke ruangan saya" ucap Yuhera tegas dan dibalas anggukan oleh sekretaris nya Lani.


"Baik pak" ucap Lani


Setelah kepergian sang bos, Lani pun bergegas pergi keruangan Felix.


"tokk, tokk" suara ketukan pintu


"Ya, masuk" ucap Felix dingin


"Pak, maaf mengganggu waktu bapak sekalian. Saya mau memberi tahu,, bahwa tadi pak Yuhera menyuruh saya untuk memanggil pak Victor, pak Felix dan pak Tito juga" ucap Lani dengan wajah yang menunduk


"Apa dia memberi tahu mu, untuk apa dia memanggil kami?" ucap Tito memandang Lani, yah, karna mulai dari pertama Lani masuk kerja di Kantor Ardhani Jaya, Tito sudah menyimpan perasaan dengan sekretaris sahabat nya itu.


"Tidak pak, saya hanya ditugaskan untuk memanggil bapak saja" ucap Lani jujur


"Hmm, ya sudah kamu keluar sekarang, bilang ke Pak Yuhera kami akan datang Sepuluh menit lagi" ucap Felix tegas dan di balas anggukan oleh Lani.


Setelah itu Lani pun pergi meninggalkan ruangan itu. Setelah Lani pergi Victor, Felix atau pun Tito terdiam memikirkan sesuatu. Hingga suasana hening itu dipecahkan oleh suara cempreng dari Tito.


"Kenapa ya tu anak manggil kita? Apa dia ga tau kalau kita itu masih kesal ke dia?" tanya Tito dingin


"Entah, gue juga ga tau. Nih ya, kalau misalkan nanti kita ke ruangan nya yang ada dia bakalan buat kita suntuk" ucap Felix


"Em, benar apa kata Lo, pasti ujung ujung nya membahas tentang Vania, si perempuan ga benar tu" ucap Tito


"Tapi kalau kita ga pergi ke ruangan Yuhera, pasti dia akan marah, walaupun kita sahabat nya tapi kan kita juga kerja disini" ucap Felix bimbang

__ADS_1


"Dan bagaimana kalau kita di panggil ke ruangan nya untuk membahas tentang pekerjaan? kan, kalau kita gak pergi pasti kita juga yang kena" ucap Victor yang mulai tadi sudah terdiam


"Ya sudah lah, kita pergi saja kesana. Dan kalau sampai dia buat kita kesal lagi, gue yang akan keluar dari ruangan itu duluan. Dipecat pun gue oke oke saja" ucap Tito geram


"Ya sudah ayo" ucap Felix dan Victor bersamaan.


Setelah itu Victor, Felix dan Tito pun pergi ke ruangan Yuhera yang ada di lantai paling atas di perusahaan itu.


"tokk tokk" suara ketukan pintu


"Ya masuk" jawab Yuhera dari dalam ruangan. dan mereka ber tiga pun masuk ke ruangan itu


"Hm, sudah datang kalian rupanya" ucap Yuhera memulai pembicaraan


"Langsung saja, ada urusan apa lo manggil kita kesini?" ucap Tito yang masih kesal dengan sahabat nya itu


"Ini tentang kerjaan dan juga tentang Vania" ucap Yuhera yang membuat Victor, Felix dan Tito melihat dia secara bersamaan.


"Oke, kalau tentang pekerjaan gue akan dengar kan, tapi kalo tentang perempuan itu, gue ga bisa. Gue keluar" ucap Tito kesal


"Gue juga, gue setuju sama perkataan Tito" ucap Felix


"Apa ada masalah tentang pekerjaan?" ucap Victor dingin


"Ya, kalian tau kan tentang perusahaan Samuel Corp?" ucap Yuhera


"Ya pasti lah kita tahu, kita kan menjalin kerja sama dengan perusahaan itu" ucap Felix dan di balas anggukan oleh Tito dan Victor


"Ya kalian benar, gue mau memutuskan kerja sama dengan perusahaan itu" ucap Yuhera dan membuat Victor, Felix dan Tito terkejut.

__ADS_1


"Maksud Lo apaan? kenapa harus memutuskan kerja sama? Lo sendiri tau kan, keuntungan yang kita dapat dari kerja sama itu sangat banyak, beda dari perusahaan lain" ucap Victor.


Sedikit pemberitahuan, Samuel Corp adalah perusahaan. Dimana, pemimpin sekaligus pemilik perusahaan itu adalah Orlando Smith. Beliau adalah ayah nya Samuel. Tapi karna kesalahan di masa lalu, Sehingga Samuel dikeluarkan dari kartu keluarga.


"Ya gue tau itu. Tapi ini keadaan nya sudah tidak seperti kemarin lagi. Samuel sudah buat gue dan Vania berantam. Samuel yang sudah mengancam Vania melakukan semua itu" ucap Yuhera tenang


"haha ujung ujung nya bahas Vania lagi" ucap Tito tertawa sinis dan langsung melangkah kan kaki nya yang hendak ingin keluar dari ruangan itu


"Sekali Lo ninggalin ruangan ini sebelum gue selesai bicara, gue pastikan persahabatan kita sampai disini" ucap Yuhera dingin


"Haha, silahkan. Mau Lo mutusin persahabatan kita hanya karna perempuan itu, gue ga kenapa napa. Yang penting sekarang gue sudah tahu, bahwa yang paling penting di hidup Lo itu hanya ada Vania. Bukan kami yang dulu nya adalah sahabat Lo" ucap Tito dingin


"Dan, Kalau Lo mau mecat gue dari perusahaan ini, hayo silahkan, dengan begitu gue juga ga perlu tuh capek capek bantu Lo kalau Lo ada masalah" ucap Tito lagi


"Haha, orang semacam Lo, gue anggap sahabat selama ini? gue baru sadar, bahwa Lo itu ga pernah setia kawan, dan gue baru sadar kalau Lo selama ini, membantu gue karna ada apa nya" ucap Yuhera menertawakan sahabat nya itu, eh ralat. Lebih tepat nya mantan sahabat nya😁


Felix dan Victor yang mendengarkan ucapan Yuhera langsung emosi.


"Tega ya Lo, mengatakan kalau kita itu hanya ada apa nya di saat kita menolong Lo? Lo anggap kita selama ini apa hah?" ucap Victor melayangkan tinju nya ke wajah ganteng dan dingin nya Yuhera


"gue gak ngomong itu ke Lo, gue ngomong itu tadi hanya ke Tito" ucap Yuhera membela diri nya


"Haha, Lo ngomong seperti itu sama Tito, berarti Lo juga nganggap kita seperti itu. Nyesal gue punya sahabat kayak Lo, Lo yang hanya memikirkan perasaan Vania dibandingkan perasaan kita sahabat Lo, dan perasaan Shila sebaga istri Lo sekarang ini" ucap Felix emosi.


Setelah perdebatan itu terjadi, Felix, Victor dan Tito yang sudah emosi pun memilih keluar dari perusahaan itu, dan berjanji gak akan menginjakkan kaki di perusahaan itu kecuali kalau Yuhera sudah meminta maaf kepada mereka dan melupakan Vania Yang jelas jelas sudah menghancurkan masa depan nya.



Melihat ketiga mantan sahabat nya keluar dari ruangan nya, Yuhera hanya bisa terdiam dan memikirkan apa yang sudah di katakan oleh ketiga orang itu. Tapi dia juga merasa kasihan melihat Vania, jika seandainya Yuhera lebih memilih ke tiga sahabat nya dibandingkan dengan Vania yang masih sangat di cintai nya.

__ADS_1


__ADS_2