
Yuhera terus saja mencari keberadaan Shila ada dimana. Tanpa kenal lelah, Yuhera mencari semua di media internet mengenai alamat tinggal Kenzo. Karna Yuhera sangat yakin seratus persen, keberadaan Shila itu sama dengan keberadaan nya Kenzo.
"Akh sial. Sampai sekarang aku belum juga menemukan dimana alamat tinggal Kenzo." ucap Yuhera memukul tumpukan buku yang ada di hadapan nya.
"Yank, aku keluar sebentar ya" ucap Vania mengganggu konsentrasi Yuhera
"Loh, ini itu sudah malam Van, kamu mau kemana sih?" tanya Yuhera bingung
"Itu yank, aku mau keluar menikmati suasana malam di negara ini" ucap Vania membuat alasan.
"Tapi sudah malam yank, kamu harus istirahat. Besok pagi kan kita bisa jalan jalan lagi" ucap Yuhera membujuk Vania
"Yank, gimana sih. Kan aku sudah bilang, aku itu pengen menikmati suasana malam di negara ini, kok malah ngajak aku jalan jalan di pagi hari sih" ucap Vania sudah mulai kesal.
"Ya sudah, kamu boleh pergi, tapi aku temani saja ya?" Tanya Yuhera membuat Vania terdiam.
"Gila, kalau sampai dia menemani aku, yang ada rencana aku untuk bertemu dengan Muel gagal dong" ucap Vania dalam hati nya, yang ternyata, Muel selingkuhan nya Vania datang ke negara Paris untuk menyusul Vania.
"Yank" ucap Yuhera lagi menyentuh tangan Vania, dimana hal itu, membuat Vania sangat terkejut
"Ha?" ucap Vania kaget
"Kamu, kok diam sih yank?" tanya Yuhera
"Hm, gak kenapa napa suami ku. Aku keluar nya sendiri aja ya, kamu disini aja dulu. Kamu kan masih mencari dimana Shila tinggal kan" ucap Vania mencoba mempengaruhi Yuhera
"Aku benar benar ingin menikmati suasana disini sendirian yank" ucap Vania memelas
"Ya sudah deh. Tapi kamu harus hari hati ya, ingat jangan lama lama pulang nya" ucap Yuhera menasihati Vania
"Ya suami ku" ucap Vania menganggukkan kepala nya
Vania pun pergi meninggalkan Yuhera sendirian di kamar hotel yang menjadi tempat mereka menginap selama di Paris.
"Hy beib" ucap Vania setelah bertemu dengan Muel di salah satu restauran yang ada di negara itu
"Kamu kok lama sih beb?" tanya Muel mencoba untuk selembut mungkin
__ADS_1
"Biasa tadi. Izin dulu sama Yuhera" ucap Vania
"Oh gitu" ucap Muel mengangguk angguk kan kepala nya tanda ia sudah mengerti mengapa Vania sangat lama datang nya
"Bagaimana? Apa sudah ada titik terang dimana Shila berada?" tanya Muel mencoba bertanya dimana keberadaan mantan kekasih nya itu
"Belum ada" ucap Vania menggeleng kan kepala nya
"Kemarin waktu di zoo, aku sama Yuhera tak sengaja menabrak seorang perempuan. Sama Persis, mirip banget sama Shila, nama nya juga Shila" ucap Vania menceritakan tentang kejadian kemarin pagi di zoo
"Trus? Apa dia benaran Shila?" tanya Muel penasaran
"Gak beib. Dia bukan Shila yang kita cari" ucap Vania
"Karna kemarin itu dia bersama dengan Tante nya, dan juga yang kami temui kemarin itu dia itu tidak sedang mengandung" ucap Vania yakin.
Muel berpikir. Memikirkan tentang yang di bicarakan Vania. Apa Shila sudah melahirkan? Dan apa tujuan nya perempuan itu mengatakan kalau dia bukan lah Shila yang mereka cari.
"Beb, aku yakin deh, yang kalian temui kemarin itu Shila yang kita cari" ucap Muel
"Gini, bisa aja kan Shila itu sudah melahirkan. Dan mengapa dia tidak mengakui dia Shila yang kita cari, karna dia takut kamu dan suami mu yang bodoh itu, mengambil anak dia dari tangan nya" ucap Muel menerka nerka tentang apa yang terjadi.
"Gak deh beb. Tebakan kamu itu seperti nya salah deh" ucap Vania menyalahkan pendapat Muel
"Karna kemarin perempuan itu gak sendirian beb. Ada juga teman nya tiga orang, dan satu di antara mereka mengaku bahwa dia tante nya perempuan yang mirip sama Shila itu" ucap Vania membuat Muel kembali berpikir.
"Gini Van, alasan kalian datang ke negara ini kan, untuk mencari keberadaan Shila. Dan kalian yakin, kalau yang menjaga dan melindungi Shila di negara itu, yaitu rekan kerja nya suami kamu yang bodoh itu kan" tanya Muel membuat Vania mengangguk kan kepala nya.
"Nah itu dia" ucap Muel membuat Vania bingung
"Kenapa beb?" tanya Vania karna dia belum mengerti
"Bisa jadi kan, orang yang mengaku Tante nya Shila itu adalah orang tua nya rekan kerja nya suami kamu" ucap Muel membuat Vania kembali terkejut
"Apa?" ucap Vania kaget
"Ya beb. Secara logika nya, mana ada orang yang benar benar mirip, kecuali kalau mereka kembar. Dan nama Shila, dan nama perempuan yang kalian temui di zoo itu sama" ucap Muel
__ADS_1
"Ya beb. Kamu sangat benar. Aduh bodoh nya aku dan Yuhera. Mengapa sampai kami tidak bisa mengenali Shila yang kita cari" ucap Vania mengakui diri nya sangat lah bodoh
Di kamar hotel, Yuhera yang sudah sangat lapar, pergi ke restauran hotel itu untuk makan. Sengaja dia tidak memesan makanan karna dia sangat bosan di dalam kamar.
Setelah makanan yang sudah ia pesan datang, dia pun menikmati makanan dan minuman yang sudah tersaji di hadapan nya.
"Ini sudah jam 11 malam. Tapi Vania belum juga pulang" ucap Yuhera setelah ia selesai menyantap makanan nya
"Apa aku cari saja ya, bagaimana kalau sampai dia tersesat. Hp nya juga tidak aktif" ucap Yuhera khawatir kepada Vania.
"Hm, sudah lah, kalau pergi mencari pun, kemana mau aku cari. Lebih baik aku tunggu di dalam kamar aja" ucap Yuhera beranjak dari kursi nya.
_-_-_-_-_-_-_--_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_
"Yank, kamu dari mana sih, ini itu sudah jam setengah dua pagi loh" ucap Yuhera membuka kan pintu kamar hotel
"Maaf yank, tadi aku keasikan jalan" ucap Vania
"Jalan kemana coba sampai jam segini baru pulang, sendirian lagi" ucap Yuhera
"Aku itu khawatir loh, hp kamu juga tidak aktif" ucap Yuhera kesal
"Ya ya, maaf. Sudah ah, aku mau tidur. Aku capek banget" ucap Vania langsung membaringkan tubuh nya di atas kasur empuk itu tanpa mengganti pakaian nya terlebih dahulu.
"Van, ganti baju dulu" ucap Yuhera mengingatkan Vania
"Aku males yank, aku mau tidur. Udah, kamu diem aja" ucap Vania marah
Yuhera yang melihat tingkah Vania, sangat lah kesal dan menghela napas nya dengan kasar.
Keesokan hari nya, Yuhera terbangun, dan melihat Vania masih tertidur padahal angka jam sudah menunjukkan angka sepuluh.
"Van" ucap Yuhera sembari menggoyangkan lengan Vania, supaya Vania bangun dari tidur nya
"Van, bangun dulu, ini itu sudah jam sepuluh pagi loh" ucap Yuhera
"Iya iya, gak tau apa, orang lagi ngantuk juga" ucap Vania dengan nada marah
__ADS_1