Menikah Muda Dengan CEO

Menikah Muda Dengan CEO
EPS 66


__ADS_3

Mereka menikmati makanan nya dengan nikmat dan hikmat. Gak tau lah ya mungkin lapar atau gimana lagi😁😁😁


"Kapan kalian berangkat ke desa kak?" tanya Rian setelah mereka selesai makan


"Hm, kalau ga ada halangan besok pagi karna ini juga sudah mau malam. Takut nya Shila kecapekan kalau berangkat sekarang" ucap Kenzo


"Ya sih, terus kalian menginap di hotel lagi?" Tanya Keyko


"Ya" ucap kenzo singkat


"Ya sudah, Kaka sama Shila hati di jalan, jangan ngebut walau lambat yang penting selamat" ucap Vino dan di balas anggukan kepala oleh Kenzo


"Yank, yok kita pulang, ga enak tinggalin mama sama papa di rumah" ucap Seina yang sudah memanggil orang tua Rian dengan sebutan Mama dan Papa.


"Ya sudah ayok, HM kak, dek, kami pulang dulu yah, takut nya mama nunggu kami di rumah" ucap Rian


"Ya ka, kami juga sekalian mau pulang, Kaka sama Shila juga sebaiknya balik ke hotel, biar Shila bisa istirahat" ucap Vino


"Ya kalian hati hati" ucap Kenzo


"Kakak sama Abang hati hati ya" ucap Shila tersenyum dan di balas anggukan kepala oleh ke empat nya.


Keesokan hari nya, Kenzo dan Shila sudah ber siap siap akan pergi ke desa tempat ayah dan ibu Shila tinggal.


"Kak, apa kakak sudah selesai?" tanya Shila


"Sudah Shil, kita srapan dulu yah di bawah" ucap Kenzo


"Ya kak, Shila dan bayi bayi Shila juga lapar nih" ucap Shila tertawa


"Haha, ya sudah yok" ucap Kenzo dan menggandeng tangan Shila.


Di lantai 2 tepat nya di restaurant yang ada di hotel itu, Kenzo memesankan makanan yang sehat dan mengandung gizi untuk nya dan untuk Shila.


"Ka, Shila boleh nanya nggak?" tanya Shila mengajak Kenzo mengobrol karna makanan yang mereka pesan belum datang


"Ya Shil, mau tanya apa?" ucap Kenzo


"Kan waktu pertama Kaka benci sama Shila, terus semalam Kaka bilang, kalau Kaka itu udah sayang sama Shila, kenapa ya ka, Kaka bilang seperti itu sama orang kakak dan Abang?" tanya Shila

__ADS_1


"Haha, jadi kamu mikirin itu ya?" tanya Kenzo dan di balas anggukan oleh Shila.


"Permisi tuan, nona, ini makanan nya. Selamat menikmati" ucap pelayan yang baru saja datang


"Terimakasih kakak" ucap Shila ramah sedangkan Kenzo hanya diam saja gak berniat untuk menjawab.


"Nanti Kakak jawab ya, sekarang kamu makan dulu, supaya nanti kita berangkat ke desa gak kesiangan" ucap Kenzo


"Ya ka" ucap Shila mengangguk.


Mereka menikmati makan nya. Setelah selesai makan, Kenzo melakukan registrasi untuk check out dari hotel tempat mereka menginap selama beberapa hari kemarin.


Mereka keluar dari dalam hotel itu, dan melangkah menuju mobil yang sering di kemudikan oleh Kenzo.


Di perjalanan mereka tak banyak mengobrol, karna mungkin Sakin kelelahan nya Shila, ia tertidur pulas di dalam mobil itu.


Singkat cerita, setelah beberapa jam di perjalanan, mereka akhirnya sampai di desa tempat Shila di lahirkan. Karna tak tau jalan ke arah rumah Shila, Kenzo dengan rasa tak tega nya membangunkan Shila.


"Shil, Shil, bangun dulu yok" ucap Kenzo lembut menepuk nepuk pelan tangan Shila.


Shila yang merasa terganggu, akhirnya bangun dari tidur nya, dan menguap. Mungkin dia kalo sadar ada orang ganteng di samping nya, author duga dia bakalan malu kali ya, wkwk😁


"Hah?" ucap Shila kaget yang karna mungkin nyawa nya belum terkumpul 100%.


"eh maaf kak, Shila lupa kalau lagi sama kakak, hehe" ucap Shila cengengesan dengan wajah yang sudah sangat memerah


"Kita sudah sampai ya ka, kok berhenti?" tanya Shila


"Kita sudah di desa kamu Shil, tapi kan kakak gak tau rumah kamu yang mana, makanya kakak bangunin kamu" ucap Kenzo tersenyum


"Oh ya ka, ya sudah ayok kak, lanjut lagi , nanti aku tunjuk jalan nya" ucap Shila dan Kenzo pun menghidupkan mobil nya kembali.


"Nanti lurus dan ada simpang nanti kita masuk simpang yang ke kanan ya ka" ucap Shila dan di balas anggukan oleh Shila


"Shil, ada simpang lagi, kita masuk simpang atau lurus?" tanya Kenzo, karna setelah melewati simpang kanan yang di kasih tau Shila, ternyata masih ada simpang.


Author sedikit menjelaskan, disini karna di daerah pedesaan, otomatis banyak simpang. Oh ya mungkin kalau di kota itu di namakan gang. Kalau di desa itu nama nya simpang. Beda nya yang author tau, kalau gang itu kecil, sedangkan simpang bisa di katakan dua kali dari besar nya gang. Itu sih yang author tau selama author tinggal di desa, dan juga selama author kuliah di kota😁 kalau ada yang mau menambah tentang penjelasan gang dan simpang boleh ya, di jelaskan di kolom komentar☺️☺️


"Gak kak, lurus aja terus" ucap Shila.

__ADS_1


Setelah lima belas menit dari kata jalan lurus, akhir nya mereka sampai di rumah ayah dan ibu Shila.


"Nah itu ka, nanti kita berhenti di rumah cat warna hijau ya, itu rumah Shila" ucap Shila dan di balas anggukan oleh Shila.


Akhirnya mereka sampai. Shila dan Kenzo pun turun dari dalam mobil. Kedatangan mereka di sambut oleh ayah dan ibu nya Shila.


"loh Shil, kamu toh, ayah pikir siapa" ucap ayah nya Shila


"Ya yah" ucap Shila menyalim tangan ayah nya. Di ikuti juga oleh Kenzo


"Oh iya, ini siapa nak?" tanya Natalis


"Ini nama nya kak Kenzo, Abang nya kak Keyko, yah" ucap Shila memperkenalkan Kenzo


"Oh ya, mana ibu yah?" tanya Shila


"Itu lagi di dapur, lagi masak untuk makan siang" ucap Natalis


"Eh ayok masuk dulu, kok malah ngobrol di luar sih" ucap Natalis tertawa


Mereka pun masuk ke dalam rumah yang dapat di katakan gak terlalu luas dan besar.


"Ayok nak Kenzo, silahkan duduk. Bentar ayah panggilkan ibu dulu" ucap Natalis dan di balas anggukan oleh Kenzo


"Ayah disini saja temani Kaka Kenzo, Shila aja yang manggil ibu, yah" ucap Shila dan berjalan ke arah dapur.


Di dapur, Shila melihat ibu nya sedang memasak ayam goreng. Yang hanya beberapa potong, maklum lah kan sekarang mereka tinggal hanya berdua saja di rumah itu. ..


"Ibu" ucap Shila menyapa ibu nya


"Eh Shil, kok kamu bisa ada disini?" tanya Sarah kaget dan langsung memeluk putri kesayangan nya lantaran ia sudah sangat merindukan Shila dan calon anak nya Shila


"Haha, kemarin Kaka sama Abang angkat Shila kan nikah Bu, jadi gak mungkin kan Shila langsung pulang ke Paris. Jadi Shila sempatkan datang kesini deh" ucap Shila membalas pelukan Sarah


"Kehamilan kamu baik baik saja kan?" ucap Sarah


"Ya Bu, kandungan Shila baik kok, oh ya Bu, Shila kesini sama Kaka Kenzo, tuh di luar lagi ngobrol sama ayah" ucap Shila


"Loh kamu bawa teman toh, tunggu di ruang tamu aja Shil, biar ibu buatkan minum dulu" ucap Sarah dan di balas anggukan oleh Shila.

__ADS_1


__ADS_2