Menikahi Mantan Suami Pelakor

Menikahi Mantan Suami Pelakor
MMSP2. Bab. 75


__ADS_3

POV. Merlyn.


Hari ini aku sangat bahagia, lelaki yang sangat aku puja semasa bangku kuliah dulu aku temukan. Akan tetapi tidak aku sangka jika sekarang dia sudah sukses dan memiliki seorang istri.



Aku yang selalu mendapatkan apa yang aku mau, harus bisa mendapatkan Hans, lelaki yang menjadi pujaan ku semasa kuliah dulu. Hans sosok yang dingin dan juga pendiam. Banyak rumor yang mengatakan jika Hans tidak mudah ditaklukkan wanita manapun. Aku tertantang, apalagi teman-teman satu kelas bertaruh jika sampai aku mendapatkan diri Hans maka aku akan dinobatkan menjadi Queen kampus.



Baiklah, aku juga ingin tahu seberapa kuat pertahanan lelaki ini. Lelaki satu-satunya yang berasal dari Indonesia ini telah membuatku tergoda.



Aku mendapat informasi kalau Hans menjadi seorang pemimpin perusahaan yang terbilang sukses dan besar. Hal yang membuatku terkejut adalah dirinya sangat mencintai istri keduanya itu.



Semua perjalanan hidup Hans membuatku kagum. Sungguh bodoh wanita yang bernama Wulan itu. Tidak semua wanita bisa menjadi istrinya, akan tetapi Wulan dengan tololnya melepaskan Hans hanya karena perusahaan Hans bangkrut.


__ADS_1


Aku marah dan sakit hati saat Hans mempermalukan diri ini di depan karyawannya. Aku tidak terima dengan Aku bersumpah akan membalaskan semua rasa sakit hati ini apalagi ada Cloe yang selalu membantu untuk mendapatkan Hans.



Atas ide Cloe, aku akan menjebak Hans untuk mendapatkan dirinya. Kata Cloe aku bisa meminta bantuan pada Vian. Lelaki yang selalu mengejar ku dari awal kuliah dulu. Hanya dengan iming-iming menghabiskan satu malam bersamaku, akhirnya Vian takluk juga.



Vian memberi kabar kalau Hans sudah ada di dalam perangkapnya. Hebat sekali si Vian, dia begitu mudah membuat Hans percaya dan berakhir dalam jebakan Vians.



Tubuh kekar yang aku rindukan kini terkapar tidak berdaya di atas ranjang. Gelora ku bergejolak, sisi gelap ku yang ingin menguasai tubuhnya memaksaku untuk segera mengeksplor tubuh kekar itu. Namun belum aku mulai, sudah terdengar suara ketukan dari luar pintu. Aku kira anak buah Vian, akan tetapi ternyata dua petugas polisi bersama wanita yang aku tahu, dia istri Hans.




Senyum menghina wanita itu tidak akan aku lupakan, tunggulah sampai aku bebas, aku akan buat perhitungan dengan kalian. Borgol ini akan menjadi saksi sumpah yang aku ucapkan. Awas saja kalian, aku tidak akan biarkan hidup kalian bahagia!


***

__ADS_1


Deru suara sirine mobil polisi membawa Merlyn dengan tangan yang diborgol. Merlyn sama seperti penjahat lainnya yang diborgol dan dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan.



"Selamat siang, Tuan Gunawan," ucap petugas polisi yang berhasil menangkap Merlyn.


"Wanita ini yang telah menjebak menantuku Hans?" tanya Gunawan berdiri memutari tubuh Merlyn.


"Benar, Tuan. Kami mendapati nona Merlyn tengah berada di kamar hotel bersama tuan Hans yang tertidur di ranjang," ucap sang petugas polisi menerangkan semua kejadian yang terjadi di dalam hotel tersebut.



Gunawan memandang sinis pada Merlyn. "Apa wanita baik -baik pantas merebut milik wanita lain? Kau cantik dan masih muda, tentu banyak pemuda lain yang lebih dari Hans untuk kau jadikan suami. Dunia ini luas, jangan kau persempit dengan keinginan mu yang jelas melanggar tatanan hukum. Berpikirlah, jangan kau kekang hatimu dengan sesuatu yang suatu saat pasti akan kau sesali!" ucap Gunawan tegas.



Merlyn hanya terdiam, tidak bisa berkata -kata lagi. Seharusnya yang berkata itu adalah ayah kandungnya bukan orang lain. Selama ini Merlyn mengira kalau sang ayah yang selalu memanjakan dirinya dengan memenuhi semua kebutuhannya adalah wujud kasih sayang. Nyatanya bukan harta yang bisa membuat Merlyn bahagia.



"Baiklah, Tuan Gunawan kami akan memproses nona Merlyn secara hukum. Semua yang dia lakukan sudah terkumpul buktinya. Kita hanya tinggal melanjutkan saja!" sela sang petugas kepolisian.

__ADS_1



"Tunggu!!"


__ADS_2