
“ Aku tidak mau menikah! Berhenti berpikir aku akan menerima pertanggungjawaban dari sampai kapan pun aku tidak mau!! ” tolak Helena tegas.
Mereka semua lebih tercengang lagi mendengar perkataan Helena.
“ Lalu apa lagi yang bisa aku berikan padamu selain itu ”
Kata-kata itu diucapkan Noah dengan dingin karena rasa kesal bercampur kecewa dari dirinya mendengar penolakan dari Helena.
“ Apa aku meminta pertanggungjawabanmu?! Aku tidak meminta apa pun darimu!! ”
“ Kalau begitu kau pikir masalah ini akan selesai begitu saja!! ”
“ Hentikan!! ” suara tegas Zein membuat mereka berdua segera bungkam.
“ Untuk saat ini Helena mungkin belum bisa mengambil keputusan dengan tenang begitu juga dengan Noah, yang terpenting kita selesaikan permasalahan tentang video itu terlebih dahulu. Sekarang aku ingin kalian berdua menenangkan diri terlebih dahulu setelahnya aku akan tanyakan lagi apa keputusan yang akan kalian ambil ”
“ Dira tolong tenangkan Helena dan Noah kau ikut dengan Daddy. ”
“ Baik Daddy ” jawab Noah cepat, Adira memapah Helena dan membawa dia pergi dari ruang keluarga itu menuju kamar yang ditempati Helena sebelumnya.
“ Nadia, Aidan jangan harap kalian bisa bernafas tenang sebelum semua video itu terhapus ”
Aidan langsung bergerak cepat kembali fokus ke laptop dan peralatan elektronik lainnya yang ada di depannya. Untuk masalah meretas situs-situs internet dan menghapus video itu merupakan keahliannya karena itu tidak ingin membuang waktu lagi dia terus bekerja bersama dengan Nadia.
~
~
~
Setelah beberapa menit membiarkan Helena tenang tidak memaksa atau mencoba menanyakan hal-hal lainnya pada Helena, Adira memberi waktu untuk Helena menenangkan diri.
“ Helen pikirkan lagi sunguh-sungguh pandangan orang-orang yang telah melihat video itu akan berbeda padamu. Kita memang bisa menghapus video itu tapi kita tidak bisa menghapus ingatan orang-orang yang sudah melihat atau menahan mereka tidak membicarakan hal itu. Yang akan menderita karena itu adalah kamu tapi...”
__ADS_1
Adira sedikit ragu ingin meneruskan ucapannya melihat reaksi tidak suka yang ditunjukkan Helena begitu Adira mengungkit soal itu.
“ Tapi jika kamu menyetujui menikah dengan Noah maka ketika orang-orang bicara atau mencoba menyudutkanmu kamu bisa mengatakan kalau kamu tidak salah karena pria yang bersamamu saat itu adalah suamimu bukan seperti yang dituduhkan orang-orang”
“ Cuma karena orang-orang menuduh ku sebagai wanita murahan yang bekerja dengan menjual diri..”
Adira menggeleng cepat.
“ Aku tidak akan bisa menjalani kehidupan pernikahan lebih dari orang lain yang paling tahu tentang aku adalah kamu Dira. Apa menurutmu aku akan bisa menjalani itu? ”
“ Pasti ada perubahan lambat laun seperti kamu yang juga sudah melakukan kontak fisik dengan Noah dengan begitu pasti ada perubahan ”
“ Itu karena aku dalam pengaruh obat dan tidak sadar. Bagaimana jika aku dalam keadaan sadar seperti sekarang? Aku bahkan tidak bisa membayangkan jika seorang pria berniat mendekat ke arahku, trauma ini tidak akan pernah sembuh dan aku tahu betapa buruknya itu ”
Adira tidak bisa membantah karena memang Helena mengalami trauma yang sangat berat akibat kekerasan yang dilakukan Ayahnya padanya dulu. Bahkan sampai sekarang Helena tidak bisa bersentuhan dengan pria karena trauma itu.
Jika Helena bersentuhan dengan lawan jenis maka tubuhnya akan bereaksi dengan cepat mulai dari gemetaran, mual hingga dapat membuat dia pingsan.
“ Kalau memang aku masih bisa menganggapmu sebagai sahabatku satu-satunya orang yang dapat aku percaya. Aku mohon mengertilah dan tolong jangan memaksaku untuk menikah, karena aku tidak akan bisa. Tempatku bukan disini bukan berinteraksi dengan banyak orang, aku seharusnya di desa dan tetap menjalani hari-hariku seperti biasa barulah aku merasa hidup ”
Helena menganggukkan kepalanya pelan dia sedikit tenang karena Adira akhirnya mau memahami keputusan yang telah dia ambil.
~
~
~
“ Aku tetap tidak mau menikah dan aku juga tidak akan menerima apa pun yang ditawarkan sebagai bentuk pertanggungjawaban. Cukup masalah video itu dibereskan aku tidak membutuhkan apa pun lagi ” jawaban Helena tetap sama dan tidak goyah sama sekali saat Zein menanyakan keputusan yang dia ambil.
“ Apa? Aku tidak habis pikir sebenarnya apa yang kau bayangkan mengambil keputusan seperti itu? Menurutmu semua akan tetap sama, tidak! ”
“ Noah ” tegur Adira mendengar Noah berbicara keras kepada Helena.
__ADS_1
“ Maaf tapi aku hanya tidak bisa menerima saja setidaknya ini semua kesalahan kami berdua. Aku ingin bertanggung jawab tapi mengapa dia ingin lari dari tanggung jawabnya masalah ini juga akibat dari perbuatannya sendiri ”
Helena hanya terdiam walaupun hatinya tertohok mendengar Noah yang menyalahkan dia dengan frontal.
“ Noah kamu harus bisa menghormati keputusan yang diambil Helena, dia juga korban dalam masalah ini dan bahkan mengalami lebih banyak kerugian. Jika dia memutuskan untuk tidak mau menikah maka kita tidak punya hak untuk memaksa dia ” tegas Adira.
“ Dira aku tidak setuju dengan perkataanmu, bagaimana bisa kamu malah mendukung hal ini. Helena sudah memilih keputusan yang salah ” bantah Zein.
“ Tidak bisa seperti itu bisa saja setelah ini masalah semakin rumit, bagaimana jika dia hamil? ”
“ Jangan menyudutkanku untuk hal yang belum terjadi. Aku yakin tidak ada kehamilan dan..andai itu terjadi aku bisa mengurus semuanya sendiri ”
“ Mengurus semuanya sendiri? Solusi yang sangat tepat ” cerca Noah.
Adira menggusar rambutnya masalah itu tidak kunjung selesai malah berlanjut dengan perdebatan saling menyalahkan.
“ Kalian dengarkan aku tahu keputusan yang diambil Helena terkesan merugikan dia dan walaupun Noah berniat bertanggung jawab tapu Helena tetap menolak. Keinginan bertanggung jawab itu bagus dan menolak juga merupakan hak yang dimiliki Helena jadi jangan terus memaksa dia. Seperti yang dikatakan hal yang kamu khawatir kan belum tentu terjadi Noah ”
“ Mama Adira bagaimana bisa-
“ Dengarkan aku sampai selesai ” dengan serius Adira menghentikan Noah yang ingin menyela dia.
“ Kalian semua tidak tahu apa yang dialami Helena dan alasan mengapa dia tidak setuju dengan ide untuk menikah. Helena memiliki trauma terhadap lawan jenis dia bahkan tidak bisa bersentuhan dengan pria ”
“ Trauma? ” ungkap Zein masih kurang mengerti.
“ Iya trauma jika bersentuhan dengan pria Helena bisa sampai tidak sadarkan diri. Karena itu dia tidak mau menikah bahkan sebelum kejadian ini pun Helena sudah memutuskan untuk tidak menikah. Setelah mengetahui hal ini aku harap kalian juga bisa mengerti dan menerima keputusan yang dia ambil, begitu juga dengan Noah ” Adira menatap Noah menanti jawaban pria itu.
Noah mengingat lagi memang Helena tidak pernah mau mendekat dengan jarak yang dekat kepada pria, dia bahkan selalu menolak berjabat tangan. Noah kira awalnya itu karena Helena tidak suka saja dengan Noah tapi ternyata wanita itu menderita trauma.
“ Apa tidak masalah jika seperti ini? ” Noah masih ragu dan tidak tega harus membiarkan Helena tapi setelah mengetahui hal itu dia tidak mungkin memaksa Helena.
“ Kita harus percaya dengan Helena kalau dia memutuskan seperti itu, artinya dia sudah siap untuk melalui itu semua ” timpal Zein yang mulai mengerti akan posisi Helena.
__ADS_1
Happy Reading😘