
Helena paham meskipun Noah berkata seperti itu namun itu ungkapan karena dia merasa Ziel menjadi lebih imut.
“ Kau begitu sukanya ke anak kecil ya ”
“ Hah? ” Helena bingung maksud pria itu.
“ Sudah berapa kali kau menciumi dia terus menerus ” tukas Noah.
Helena terdiam memikirkan jawaban untuk pertanyaan itu sejenak.
“ Itu pertanyaan yang sulit untukmu ”
“ Hm..aku bingung menjawab suka atau tidak, tapi aku bisa sangat suka pada anak-anak. Hanya saja terkadang aku bisa tidak merasakan apa-apa baik itu suka atau tidak suka. Sepertinya rasa sukaku tergantung anak yang bagaimana deh ”
“ Memangnya ada yang seperti itu ”
“ Tentu saja ada kadang kita bisa saja tidak terlalu suka pada anak-anak yang nampak nakal atau karna kita memang tidak ada hubungan dengan anak itu, coba saja aku tanya kau memangnya menyukai semua anak-anak ”
“ Tidak pasti anak-anak yang sering aku lihat hanya Lily dan Ziel saja ”
“ Sangat kurang bergaul bagaimana bisa sudah setua ini kau baru melihat dua anak kecil ” ejek Helena.
__ADS_1
“ Memangnya penting aku harus melihat anak orang lain ”
“ Baiklah tuan Brown jika menurutmu itu tidak penting, begini saja dari tadi Ziel sudah menguap terus sepertinya ini waktu tidur siangnya bisa panggilkan Adira kemari ” pinta Helena lembut.
Noah hanya mengangguk sedikit lalu segera memanggil Mamanya.
“ Ternyata dia sudah mengantuk ya, baiklah sini sama Mama ”
Helena menyerahkan Ziel ke gendongan Adira.
“ Kalau begitu melihat waktu juga sepertinya kami akan pulang dulu ” pamit Helena.
“ Baiklah jangan lupa untuk datang lain kali, ingat ya Noah ”
“ Tidak usah diantar tidurkan Ziel saja, kami pergi ya ” Helena melambai lalu keluar dari ruangan itu bersama Noah.
Mereka juga segera berpamitan pada Aidan dan Lily, Noah membukakan pintu mobil dan membiarkan Helena masuk ke dalam mobil dengan nyaman.
“ Apa ada masalah yang terjadi? Untuk apa begitu banyak pengawal di sekitar mansion? ” tanya Helena begitu Noah menjalankan mobil mereka keluar dari kawasan mansion keluarga Brown itu.
Sebentar semburat terkejut nampak di wajah Noah tapi cepat dia kembali mengendalikan ekspresinya. Dia tidak menyangka sama sekali Helena bisa melihat dan menyadari keberadaan pengawal yang dia tugaskan untuk menjaga mansion.
__ADS_1
Tidak mungkin juga dia memberitahu alasan menempatkan banyak pengawal karena masalah Derril, dia tidak yakin Helena akan tenang setelah mendengar tentang itu nantinya.
“ Untuk keamanan saja tidak ada alasan khusus, tapi bagaimana kau bisa menyadari pengawal itu. Bukannya tampilan mereka sudah disamarkan apalagi mereka diperintahkan untuk mengawasi diam-diam ”
“ Hanya kebetulan tahu saja, walaupun bersembunyi tapi sikap waspada yang mereka tunjukkan ketika ada yang masuk dan keluar gerbang sepertinya masih bisa terlihat ”
“ Benarkah ” ungkap Noah masih tak percaya karena selama ini penghuni mansion yang lain Adira, Aidan, Lily, atau Nadia pun tidak ada yang menyadari hal itu. Hanya Noah dan Zein yang tahu jika ada pengawal yang ditugaskan diam-diam mengawasi mansion.
Lalu Helena dapat menyadari hal itu hanya dengan sekali datang ke mansion.
“ Kalau begitu aku minta untuk tidak memberitahu hal itu pada yang lain ”
“ Kenapa? ” Helena bingung mengapa itu harus dirahsiakan.
“ Tidak ada alasan khusus takutnya kalau mereka menyadari mansion diawasi pengawal itu bisa saja jadi tidak bisa bertindak diam-diam. Terkadang ada saja beberapa wartawan yang ingin menyusup ke mansion kalau di tangani diam-diam itu lebih baik ”
“ Oh benar juga aku sempat membaca beberapa artikel tentang paparazi yang kadang bertindak agresif mengikuti Nadia ”
Noah lebih tenang karena sepertinya Helena percaya dengan alasan yang dia buat.
“ Apa beberapa orang aneh yang suka berada di sekitar peternakan juga pengawal keluarga Brown? ” tanya Helena lagi.
__ADS_1
Happy Reading😘