
“ Bagaimana cara memaafkan diri sendiri? ” tanya Noah menantikan jawaban Adira sungguh-sungguh.
Adira menghela napas sejenak mengingat kembali bagaimana dia bertahan dari semua itu.
“ Aku juga sama seperti kalian menyalahkan diriku terus menerus, kenapa aku harus datang ke rumah itu dan membuat semua orang menderita? Harusnya aku tidak tega membiarkan anak-anak itu memiliki ibu tiri yang tidak mereka sukai. Aku jahat karena akan membiarkan anak ini hidup tanpa kasih sayang lengkap dari orang tuanya ” Adira mengelus perutnya lembut sambil mengatakan itu.
“ Lalu seiring berjalannya waktu aku baru tahu, ini semua juga diluar kehendakku. Tidak adil jika menyiksa diri sendiri dengan perasaan bersalah yang semuanya hanya akan menimbulkan penyesalan. Seberapa banyak pun kita menyalahkan diri sendiri tetap saja waktu tidak akan bisa diulang. Aku tidak terlalu jahat karena aku berjanji akan membesarkan anakku dengan baik nanti. Ternyata itulah proses yang membuat aku bisa memaafkan dan berdamai dengan diriku sendiri ” tutur Adira tenang sambil mengingat kembali masa-masa yang sulit di hidupnya hingga membuat matanya berkaca-kaca tapi bukan sepenuhnya perasaan sedih membuat dia menitikkan air mata.
Tapi juga perasaan senang karena ternyata telah berhasil bertahan dari semua masa-masa sulit itu.
“ Kamu melanjutkan hidup dengan baik dan rasanya senang mengetahui kamu bahagia ” Noah menganggukkan kepala pelan dia benar-benar bersyukur Adira bisa bertahan dengan baik. Karena jika sampai Adira memilih pilihan lain seperti membunuh anaknya maka Noah tidak akan bisa memaafkan dirinya lagi.
“ Benar, dan aku harap kalian juga melanjutkan hidup dengan bahagia ” balas Adira.
“ Tapi tidak ada yang bahagia setelah kepergianmu, Lily selalu tersenyum dengan senyuman palsu itu, Aidan membenci Daddy dan Nadia dia menganggap itu semua kesalahan mereka sebagai penyebab kepergianmu, aku juga tidak bisa tenang setelah memikirkan tindakan jahat membiarkanmu pergi dari rumah sementara kamu tidak salah apa pun. Yang terberat adalah aku tidak sanggup melihat Daddy yang menghancurkan dirinya secara perlahan ” ucap Noah rasanya cukup berat untuk bisa menceritakan hal itu.
“ Apa maksudmu? Mengapa kalian tidak bahagia? Karena aku kalian sedih dan menderita, harusnya kalian hidup bahagia setelah aku pergi ” Adira terisak karena dia tidak menduga akan mendengar hal itu selama ini dia berharap keluarga Brown bisa melanjutkan hidup yang baik dan berbahagia. Tapi mendengar cerita Noah tentang keadaan keluarganya membuat Adira benar-benar merasakan kekecewaan dan kesedihan yang mendalam.
__ADS_1
“ Aku juga berpikir seperti itu..Nadia pasti akan senang karena rencana yang dia buat selama ini berhasil, kepergianmu tidak akan berpengaruh besar terhadap keluargaku. Tapi tiba-tiba semuanya serasa kosong, tidak ada lagi satu pun orang yang benar-benar bicara di rumah. Lily kembali menyibukkan diri dengan les, Aidan menghabiskan waktunya bermain game, Nadia juga merasa sangat sedih setelah mengetahui wanita yang berusaha dia usir adalah penggemar yang selalu memberikan buket bunga padanya ”
Adira menyeka air matanya dan menutupi mulutnya dengan kedua tangan menahan suara isakannya.
“ Daddy berpura-pura baik-baik saja, tapi setiap malam dia menghabiskan waktunya meminum alkohol dan merokok. Seperti seorang yang putus asa dan mencari cara membunuh dirinya secara perlahan ”
“ Tidak..tidak...itu tidak benar ” sangkal Adira, karena jelas Zein yang dia temui dua hari yang lalu tidak sehancur yang dikatakan Noah. Walaupun Adira menyadari tubuh Zein yang semakin kurus dan juga postur tubuh yang nampak lelah itu.
“ Aku baru sadar bahwa keluargaku tidak bisa melanjutkan hidup setelah kepergianmu, dan aku tidak akan sanggup melihat mereka hancur di depanku. Aku mohon Adira kembalilah ke rumah, aku nyakin semua akan menyambut dan menerima kedatangan dengan berbeda kali ini. Dan aku berjanji tidak akan membuatmu merasakan penderitaan lagi, aku akan pindah dari rumah. Kamu tidak perlu khawatir dengan kehadiranku di rumah itu, karena aku akan segera pergi ”
Jika Adira kembali dan Noah harus pergi maka sama saja dengan Adira tetap menghancurkan keluarga itu. Adira tidak akan pernah melakukan hal sekejam itu.
“ Kamu sudah dewasa bahkan lebih dewasa dariku, aku memang tidak pantas sejak awal. Jadi mari kita akhiri pembicaraan ini, sekarang pergilah jangan berpikir untuk kembali lagi karena aku tidak akan bersikap baik lagi ” tukas Adira dingin, dia segera membukakan pintu memberi isyarat agar Noah meninggalkan rumah itu.
Noah melangkah lemah keluar dari rumah itu, benar-benar menyesal karena sepertinya semakin mengacaukan keadaan. Lebih sedih lagi karena tidak berhasil membujuk Adira untuk kembali.
“ Sejak dulu aku tidak pernah berharap satu pun dari kalian pergi dari rumah, tidak peduli seberapa besar kalian menunjukkan ketidaksukaan kalian padaku. Karena bagiku jika seorang dari keluarga itu pergi karena kehadiranku di sana maka aku sudah menghancurkan hubungan keluarga mereka ” tegas Adira lalu menutup pintu itu tanpa mendengar dan peduli tanggapan Noah.
__ADS_1
Noah berjalan lemah ke mobilnya, sepertinya dia sudah membuat keputusan yang buruk datang ke sini dan mengatakan hal itu pada Adira.
Dia hanya berpikir Adira mungkin akan mau kembali ke rumah jika Noah tidak berada di rumah lagi.
Selama Adira tinggal di rumah keluarga Brown, tidak pernah banyak bicara dengan wanita itu. Dia hanya bicara saat mengatakan kata-kata kasar pada Adira oleh karena itu dia menduga Adira akan mau menerima tawaran untuk kembali, jika Noah memilih untuk pindah dari rumah.
Bagi Noah itu bukan keputusan yang sulit karena dia sendiri sudah dewasa, dan sudah bisa mengurus dirinya sendiri berbeda dari adik-adiknya.
Tapi dia tidak menyangka Adira akan marah mendengar ide itu, sekarang dia baru tahu bahwa Adira sama sekali tidak membenci dia. Yang diinginkan wanita itu sejak awal adalah keluarga Brown mau menerima dia dan mereka hidup menjadi keluarga yang bahagia.
Tentu saja hal itu tidak berhasil karena semua perlakuan kasar dari mereka kepada Adira.
“ Lalu bagaimana aku harus pakai cara apa untuk membawanya kembali? Apa dengan membawa Nadia dan Aidan untuk minta maaf juga akan berhasil? Aku harus mencoba membawa Aidan terutama Nadia untuk minta maaf pada Adira ” Noah menyakinkan dirinya lagi untuk tidak menyerah.
Karena dia tidak akan sanggup melihat situasi yang kacau di dalam keluarga Brown.
Happy Reading😘
__ADS_1