Menjadi Ibu Sambung

Menjadi Ibu Sambung
S2 Helena Noah


__ADS_3

Episode ini tidak aman untuk dibaca saat puasa, jadi untuk teman-teman yang sedang berpuasa aku sarankan baca malam hariπŸ˜„


Waktu sudah menunjukkan jam 11 malam saat Noah tiba di apartemen setelah pulang dari perusahaannya. Noah memang tidak menggunakan jasa supir untuk dia pulang pergi kemana pun, dia selalu mengendarai mobilnya sendiri.


Hanya terkadang jika bepergian bersama John maka asisten pribadi nya itu yang menyetir.


Noah merasa terkejut sebentar begitu membuka pintu dan melihat lampu apartemen menyala. Lalu dia pun segera teringat jika sudah ada penghuni lain yang tinggal bersamanya di sana.


Melangkahkan kakinya pelan Noah memasuki kamar dengan hati-hati melihat Helena yang sudah tidur di atas ranjang.


Kesibukannya seharian membuat Noah tidak ingin menunda waktu dan langsung membersihkan diri terlebih dahulu.


~


~


Samar-samar Helena yang tadi sudah tertidur mendengar suara air yang bergemerincing dari kamar mandi, membuat dia menoleh memastikan sudah jam berapa sekarang.


β€œ Sepertinya dia sudah pulang ” gumamnya dengan rasa kantuk yang masih sangat kuat hingga membuat dia enggan untuk turun dari ranjang itu.


β€œ Aku membangunkanmu ”


Helena tersentak terkejut mendengar suara Noah yang tiba-tiba ternyata sudah keluar dari kamar mandi.


β€œ Tidak juga ” jawab Helena ketika sudah membalikkan tubuhnya ke arah Noah, saat ini pria itu sudah menggunakan jubah tidurnya dengan sebagian otot dada yang dapat terlihat jelas begitu kekar, juga dia yang mengeringkan rambutnya dengan handuk di tangan. Membuat rambutnya acak-acakan tapi malah membuat Noah semakin tampan.


Helena segera menggeser posisi tubuhnya ke sisi ranjang untuk memberi ruang bagi Noah yang tentunya juga ingin tidur di sana.


β€œ Kau ingin mengatakan sesuatu? ” ungkap Noah.


β€œ Hah? Tidak ”


β€œ Karena kau terus menatapku aku pikir ada yang ingin kau bicarakan ”


Helena menggelengkan kepalanya. Noah mulai beranjak ke atas ranjang, membuat Helena langsung membalikkan tubuhnya berlawanan dengan pria itu.


β€œ Helena ”


β€œ Iya, ada apa? ” Helena menjawab tanpa melihat Noah terkesan tak acuh.


β€œ Menurutku kita sudah melupakan suatu hal penting ”


β€œ Hal penting? Hal penting apa maksudnya? ”

__ADS_1


Mau tidak mau akhirnya Helena kembali berbalik menghadap Noah dan menanyakan maksud perkataan Noah.


β€œ Seharusnya kau juga sudah tahu hal itu, apa masih perlu aku beritahu ”


Dahi Helena mengeryit semakin tidak paham.


β€œ Tapi aku benar-benar tidak tahu, memangnya salah jika kau langsung katakan saja ”


β€œ Ini tentang-


Noah mendekat dan membisikkan lanjutan ucapannya di telinga Helena.


Helena langsung membeku tanpa tahu harus merespon apa begitu mendengar itu.


β€œ Reaksi terkejut itu menjawab kalau kau tidak pernah memikirkan hal itu ” Noah menyimpulkan dengan santai.


β€œ Apa? Jelas aku tak mungkin memikirkan hal seperti itu..juga kita tidak akan bisa melakukan yang seperti itu ” kepala Helena berdengung bersamaan tubuhnya yang semakin waspada dengan keberadaan Noah.


β€œ Kenapa tidak bisa? Sekarang status kita adalah pasangan suami istri ”


β€œ Noah..aku mohon semua tidak semudah yang kamu bayangkan. Untuk berhubungan suami istri i-itu urusan yang berbeda, aku menolak itu Noah. Cukup sampai di sini jangan pernah membahas hal itu lagi ” tegas Helena menolak ide gila yang tadi dibisikkan Noah, dimana Noah meminta haknya sebagai seorang suami.


Noah menahan kuat tangan Helena yang ingin beranjak pergi dari ranjang.


β€œ Tidak ada yang mau dibicarakan lagi dan lepaskan tanganku, aku butuh waktu sendiri aku mohon ”


Sama sekali tak menghiraukan larangan Helena, Noah menarik tangan Helena kuat hingga tubuh Helena berada tepat dalam kukungannya. Hanya dengan satu gerakan dia sudah berhasil berada di atas tubuh Helena.


β€œ Hentikan Noah apa yang sedang kau lakukan?! ”


Helena berontak mendorong tubuh Noah tapi tak berdaya sementara Noah yang semakin menekan tubuhnya kuat. Helena segera memalingkan wajahnya karena kalau tidak maka dapat dipastikan wajahnya akan bersentuhan langsung dengan wajah Noah, dimana pria itu tepat berada diatas tubuhnya begitu dekat.


Melihat Helena yang menunjukkan ekspresi ketakutan Noah sedikit menjauhkan tubuhnya dengan menggunakan tangan sebagai penopang hingga yakin Helena tak akan merasakan berat tubuhnya.


β€œ Jawab aku mengapa kau langsung memutuskan kalau kita tidak boleh berhubungan suami istri hah? ”


Helena menatap tajam mata Noah yang juga saat itu sejajar dengan pandangannya.


β€œ Kau mempertanyakan hal itu..biar aku ingatkan Noah waktu itu kita melakukannya karena pengaruh obat dan sama-sama tidak sadar. Yang kali ini berbeda bagaimana bisa kita melakukan hal itu lagi ”


β€œ Kenapa tidak bisa? ”


β€œ Karena..kau sendiri tahu aku tidak memiliki perasaan padamu begitu juga kau, jangan memaksakan hal-hal yang tidak berguna ”

__ADS_1


β€œ Bukan karena kau menolak untuk melaksanakan kewajibanmu sebagai istri ”


β€œ Bisa-bisanya....” desis Helena.


β€œ Apa kau sanggup melakukan hal itu pada wanita yang sama sekali tidak kau cintai? ”


β€œ Cinta? Bukannya dari awal kita sudah membicarakan hal ini bahwa tidak perlu ada perasaan seperti itu diantara kita berdua. Kau juga sanggup melakukan hal itu tanpa perasaan cinta kau masih mengingat malam itu kan, yang dibutuhkan hanya percikkan sek.sual ”


Kedua bola mata Helena membulat sempurna mendengar ucapan Noah, dan bagi pria itu Helena nampak seperti kelinci manis yang ingin dia mangsa saat itu juga.


Dengan berani Noah meraih tengkuk Helena lalu mencium bibir ranum Helena yang sedari tadi dia dambakan.


Wanita yang sudah menjadi istrinya itu langsung menunjukkan reaksi penolakan namun tak lama karena Noah dengan lihai menguasai permainan itu.


β€œ Untungnya kita berdua memiliki itu ” tukas Noah dengan smirk begitu merasakan tubuh Helena yang menegang hebat dibawahnya dimana bisa dia lihat tubuh wanita itu juga sangat mendambakan sentuhannya.


Hanya dalam waktu sesingkat itu dan tak memberi jeda yang lebih lama pada Helena untuk sempat berpikir atau menjawab, Noah sudah kembali melancarkan aksinya.


Menciumi setiap sudut wajah Helena, turun ke ceruk leher istrinya itu membuat Helena menggeliat kecil. Bagi Noah pernikahan mereka bukanlah main-main.


Meskipun terkesan memaksa tapi dia ingin dekat dan tak asing lagi dengan istrinya itu tak peduli harus dia yang mendominasi terlebih dahulu, karena jika menunggu Helena bersikap terbuka maka hubungan mereka tidak akan berkembang. Dari pada berbicara manis Noah lebih memilih mengambil tindakan.


Tangan Noah cekatan menyingkirkan gaun tidur itu dari tubuh Helena, tangannya sekarang dengan bebas membelai perut Helena membuat gerakan-gerakan menggoda.


Lalu semakin menjelajah dia meraba punggung Helena lembut, tapi seperti sebuah mimpi buruk dari tindakannya itu. Helena langsung menangis terisak-isak membuat Noah terdiam tanpa tahu apa yang membuat wanita itu sampai menangis seperti itu.


β€œ Helena..ada apa? ”


Tangan Noah dengan cepat ditepis oleh Helena.


β€œ Ja-jangan menyentuhku..a-aku bilang jangan menyentuhku..hikss ”


Noah benar-benar tak paham sebelumnya reaksi yang ditunjukkan Helena tak seburuk ini, dia juga tak bersikap kasar atau memaksa Helena berlebihan karena sedikit pun tak ada niat Noah ingin menyakiti Helena.


β€œ Jangan menangis lagi jika kau tak ingin melakukan hal itu aku tidak akan memaksa, berhentilah menangis ” ucap Noah menyesal tapi dia tetap tidak bisa mengekspresikan penyesalan itu diwajahnya.


β€œ Kau pasti merasa jijik denganku kan?! Arggh..tu-tubuh sial*n ini memang sangat kotor ” teriak Helena histeris.


β€œ Helena! ”


**Mohon Bantuannya untuk vote dan kasih hadiah novel ini teman-teman πŸ™πŸ»


Happy Reading😘**

__ADS_1


__ADS_2