
"Waalaikumsalam" jawab semua orang
Kedatangan Tomi membuat Vivi duduk dengan tegak tanpa menyandarkan tubuhnya disandaran sofa
"Nak Tomi silahkan masuk" timpal Ibu
"Ohh ada Jasmine juga.. masuk sayang" ajak Bunda
Dupp
Layaknya bunga layu, kini Vivi refleks memundurkan punggungnya menyandar pada sofa. Pun dengan senyumnya yang menghilang
"Malam bunda, Kakek.. semuanya" sapa Jasmine tersenyum
"Duduk Yas, bareng sama Tomi?" ajak Mona yang berdiri dari kursi dekat bed Arin dan mempersilahkan Jasmine
"Hanya kebetulan ketemu diparkiran" jawab Tomi pada Mona
Yang diangguki setuju oleh Jasmine
'Ketemu diparkiran, ya kan.. tetep aja' pikir Vivi menekuk wajahnya
Jasmine tersenyum "Baby didalam perutnya sehat?" Tanyanya mengelus perut Mona sebelum duduk
"Iya aunty alhamdulillah sehat" jawab Mona yang diangguki senyuman Jasmine, dan kini Ia menatap pada Arin
"Haii, gimana kondisi kamu Rin?" Tanya Jasmine
"Alhamdulillah baik" jawabnya tersenyum
"Babynya laki-laki?"
"Bayi laki-laki yang menggemaskan" tambah Arin
"Ahh bisa-bisa dia akan seperti Papanya yang bangga dengan ketampanannnya" ucap Jasmine tertawa
"Tentu saja putraku tampan, kau tidak lihat Papanya" celetuk Arkana
"Iyaya orang harus selalu setuju" jawab Jasmine "Eh.. boleh aku menggendongnya?"
"Tentu saja sayang, kemari" ajak Ibu agar Jasmine duduk disampingnya, sementara Tomi menyapa Arin
"Selamat atas kelahiran putra Nona.. semoga Tuan Muda menjadi anak yang berbakti dan membahagiakan Nona dan juga Tuan" ucapnya dengan tulus
__ADS_1
"Terima kasih Tomi, kau sangat baik.." jawab Arin
"Ehm.." celetuk Arkana yang memandangi Tomi
Membuat assistennya itu paham jika Suami Nona Arin ini sedang tidak baik-baik saja
"Um.. Saya bawakan bucket bunga dan juga hampers madu untuk Nona" ucapnya kembali
"Yaya terima kasih" jawab Arkana
"Mas.. Tomi ini kan baik niatnya" ucap Arin
Membuat Tomi tersenyum kecil
"Apa yang membuatmu tersenyum?" Tanya Arkana
"Tidak apa Tuan" jawabnya dengan santai
Bukan suatu hal yang baru, ia bahkan begitu mengenali watak dan sikap Arkana. Ia bahkan hafal bagaimana jika Tuannya itu melakukan pertahanan kepada Arin
Namun perlakuan dan sikap Arkana selalu membuat Tomi berpikir bahwa ia harus mencontoh baiknya, serta menjadi suami yang sungguh menyayangi dan bertanggung jawab kelak terhadap istri dan anak-anaknya.
Memikirkannya membuat Tomi tersenyum dalam diam
"Kak Kana yang aneh, apa salahnya orang tersenyum?" Timpal Vivi yang sejak tadi memperhatikan mereka
"Ada apa? Kenapa adikku lebih membela assistenku dari Kakaknya?"
"Ya.. karena Kakak, Kk Kana yang aneh" jawab Vivi bersungut
'Apa salahnya aku membelanya?' Ucap Vivi cemberut
"Tidak apa Nona, Tuan memang biasa.."
"Biasa?" Celetuk Arkana menunggu kalimat Tomi
Membuat assistennya itu menggeleng
"Tidak Tuan, um.. saya akan pamit pulang. Rasanya sudah cukup malam" ucapnya kembali
"Loh kenapa cepat sekali, Jasmine baru saja menggendong Babynya Arkana.. sudah mau pulang?" Tanya Bunda
Hingga membuat Vivi menoleh menatap Jasmine yang sepertinya sudah layak menjadi Mommy dengan bayi yang berada di pelukannya
__ADS_1
"Jasmine tadi hanya ketemu diparkiran Bun dengan Tomi, lagi pula.. Jasmine akan tidur disini. Salah seorang temanku masuk rumah sakit, jadi aku harus menemaninya.. karena mungkin besok pagi orang tuanya akan tiba di Indonesia" jawab Jasmine dengan sesekali menatap bayi imut yang sudah tidur pulas dalam dekapannya
"Ohh begitu" timpal Bunda "kalau begitu sekalian kita pulang saja, ini juga sudah mulai malam. Kasihan Arin lelah.. harus banyak istirahat"
"Yaya.. Bunda kalian benar, Kakek juga mau meluruskan pinggang" jawab Kakek Henri yang diangguki oleh Kakek Genta
"Ibu juga pulang dan beristrahatlah, Arin ada Kana yang jaga" ucap Arkana
"Loh.. kamu juga capek, biar Ibu temani saja"
"Tidak apa Bu, sejak pagi Ibu mengurus semuanya dan juga Baby. Kana khawatir Ibu harus begadang dan terlalu letih, tidak baik untuk kesehatan" terusnya
"Iya mbak.. mbak bisa kesini lagi nanti pagi atau siang. Pulang sama kita saja" ajak Bunda pada Ibu
"Ya sudah, nanti Ibu kembali lagi pagi ya" ucap Ibu yang diangguki Arkana dan Arin
"Kana sepertinya aku juga harus keruangan temanku" ucap Jasmine
"Ya baiklah" jawabnya mengambil sang putra dengan begitu hati-hati dan meletakkannya di box bayi
"Aku juga sekalian pamit ya Rin" ucap Jasmine yang memeluk Arin
"Iya terima kasih ya Yas sudah datang" ucapnya
"Iya sama-sama" jawab Jasmine
"Kakek.. kalian juga hati-hati ya.." ucap Arin yang dihampiri Kakek lalu dielusnya kepala Arin dengan lembut
"Cucu menantuku tersayang, terima kasih atas perjuanganmu. Kakek begitu bersyukur bertemu denganmu" ucap Kakek yang dibalas senyuman Arin
"Jaga cicit Kakek dengan baik hmm"
Dengan pasti Arin menggangguk "tentu Kek"
"Baiklah kami pulang, Kana.. jaga Istrimu dan anakmu. Dan selamat bergadang menjadi babymu" ucap Kakek Genta
"Jaga calon menantuku hm" ucap Gama tertawa menggoda Arkana yang diikuti tawa oleh Mona dan yang lain
"Ck.. dasar pulang sana" balas Arkana
"Asslamualaikum" pamit Ibu dan yang lain
"Waalaikumsalam" balas Arin dan Arkana
__ADS_1
Next Episode,