My Charming Boss

My Charming Boss
69. Tidak diragukan lagi


__ADS_3

Berita mengenai informasi penangkapan seorang pengusaha menyeruak di seantero negeri, tepat pada saat satu persatu para tamu meninggalkan acara. Kini tuan triadma dan juga putrinya resmi menjadi DPO (daftar pencarian orang), semua bukti terkait yang telah sampai pada pihak kepolisian.. pun menguatkan bahwa tuan triadma dan juga putrinya melakukan tindakan kejahatan dan memberatkan tuduhan yang diarahkan kepada mereka


Pengalihan aset secara ilegal, penggelapan dana serta tindakan kriminal yang dilakukan tuan triadma pada kedua orang tua arkana.


Sebelumnya tuan triadma dan kedua orang tua arkana merupakan pesaing bisnis, namun karena tuan triadma selalu kalah tender dan dibawah kebesaran fahri selmer. Kamal triadma memutuskan untuk mengubah strategi untuk mendapatkan kekuasaan bisnis besar milik keluarga selmer, ia mendekati fahri seakan menjadi relasi dalam berbisnis. Hingga pada kesempatan yang ada dengan sengaja ia merencanakan kecelakaan mobil yang menimpa fahri selmer dan istrinya.. hingga membuat sepasang suami istri itu meninggal akibat kecelakaan mobil tersebut


Beberapa tahun sang kakek memegang kembali alih perusahaan yang seharusnya di pegang sang putra, hingga tepat usia arkana yang ke 25 tahun kakek hen memberikan segala beban dan tanggung jawab perusahaan kepada arkana. Hubungan yang selama ini terlihat baik dari tuan triadma membuatnya semakin mudah mendekati arkana, pewaris tunggal yang ada


Karena pengalaman yang belum mempuni membuat arkana sedikit goyang saat diterpa permasalahan terkait perusahaan. Hal inilah yang menjadi kesempatan emas untuk triadma mengambil kepercayaan dan simpati arkana, namun arkana tidaklah semudah yang ia pikirkan.. anak muda yang sempat ia remehkan itu ternyata lebih sulit ia terka


Sampai arkana menaruh curiga dan memutuskan segala sesuatunya dengan begitu ketat, membuatnya semakin yakin bahwa triadma memiliki niat busuk terhadap dirinya dan perusahaan. Hingga tibalah kini ia mendapatkan segala jawaban atas pertanyaannya selama ini


Saat ini arkana, kakek, gama, bram, leo dan masing-masing asisten mereka kini berkumpul di ruangan pribadi gedung perayaan. Dengan lekat mereka begitu fokus melihat tayangan dari sebuah kamera kecil yang diletakkan di dalam mobil yang kini dibawa triadma dan putrinya


DUARRR...


Suara ledakan terdengar menggema di seluruh ruangan, beserta tayangan yang kini gelap tanpa terlihat apapun


"apa yang terjadi?" tanya arkana cepat


Leo dan gama tersenyum berarti


"the end" jawab bram santai


Arkana menaikkan alis matanya, meminta penjelasan lebih kepada mereka


"kami menghilangkan hama hingga ke akarnya" ucap gama santai


"ckk.. kalian semua mengetahuinya?, ada yang dengan berbaik hati menjelaskannya denganku?" tanya arkana to the point


"haha baiklah.. kau tidak akan puas jika tidak mengetahui semuanya" jawab kakek


[Flashback on]


"bagaimana dengan kana?" tanya kakek


Bram menggelengkan kepalanya pelan "dia sangat terpukul melihat arin yang belum juga sadarkan diri" ucap bram


Kakek menghela nafasnya kasar


Tok.. Tok..

__ADS_1


"kek aku mendapatkan orang yang berada dibalik penculikan adik ipar" ucap gama dengan kembali menutup pintu ruangan seraya duduk disamping bram


"siapa?" tanya kakek


"wanita ular kek" jawab gama cepat


"apaa?" kaget bram dan kakek bersamaan


"gilaa" bram geleng kepala


"aku begitu meremehkan dia, sampai cucu menantuku bisa dijangkau iblis nyata itu" gumam kakek yang kini menggertakan giginya


"dia mengetahui apa yang kana rencanakan terhadap dirinya, sehingga membuatnya kesal dan marah apalagi saat ia mengetahui kana kini menyukai seorang gadis yang begitu terlihat sederhana" jelas gama


"membuatnya merasa kalah dan terhina, karena kana tidak pernah memandangnya" timpal bram kemudian


"bukan hanya itu, dia menganggap bahwa ia telah berhasil membuat kana tunduk.. namun pada kenyataannya ia salah mengartikan semuanya saat ia tahu itu hanya cara kana untuk menjinakkan dirinya dan membuatnya tidak curiga" jawab gama


Kakek menghela nafasnya kasar "lalu dimana keberadaannya?" tanya kakek


"sudah ku amankan di tempat biasa" ucap gama


"apa yang akan kakek lakukan?" tanya bram


"lupakan rencana kana, biarkan kana fokus dengan keadaan cucu menantuku"


"bram kau pergilah menemui pihak kepolisian. Laporkan segala bukti terkait yang memberatkan triadma dan juga putrinya, sebarkan apa yang dilakukan perempuan ular tersebut. Sebarkan juga bagaimana buruknya citra sang perempuan ular yang mencari mangsa di setiap lelaki kaya lalu mengeruk aset mereka" ucap kakek duduk mengetuk pelan meja seraya berpikir


"dan gama, ricky kalian rencanakan apa yang ku perintahkan" ucap kakek


Ricky menganggukkan kepalanya


"rencana?" gama mengernyitkan alisnya bingung


"sekap dua orang itu, saat malam di hari perayaan anniversary.. pihak kepolisian akan menemukan jejak mereka yang kabur dan menghilang jejak saat pengaduan yang kita lakukan masuk. Mereka akan berpikir bahwa triadma kabur sebelum pihak kepolisian mengetahui dan mencari keberadaannya. Di saat perayaan kita bebaskan mereka bersama, hingga pihak kepolisian bisa mengetahui dimana lokasi mereka"


"bagaimana jika mereka berhasil kabur?" tanya gama


Kakek menggelengkan kepalanya "biarkan leo membantu kalian, minta dia membuat jalan agar triadma dan perempuan ular itu mengambil mobil yang terparkir disana"


"mereka akan kabur dan melarikan diri kek" ucap bram

__ADS_1


"itu yang kita mau" ucap ricky menimpali, membuat gama dan bram menatapnya bingung.. sejauh ini mereka masih tidak mengetahui arah pemikiran kakek


"haha kau asisten terbaik, kau tidak kalah tanggap dengan ayahmu" kakek tertawa


Ricky mengangguk tersenyum


"dengarkan dengan baik"


"mobil yang akan mereka bawa akan kita mainkan dari jarak jauh, 15 menit setelah mereka mengendarai mobil itu.. maka mobil tersebut akan


Duarrrr..


meledak dengan sendirinya, percobaan melarikan diri dan kecelakaan akibat kelalaiannya sendiri akan membuat tuduhan semakin mengarah pada mereka. Polisi akan mendapatkan mayat mereka dan menyelesaikan masalah.. lalu??


Masalah selesai... the end" tutup kakek menarik sudut bibirnya


Bram tersenyum mendengar pengaturan dari kakek 'tidak diragukan lagi' gumamnya


"aku menantikan harinya tiba, balasan yang tepat" ucap gama terkekeh


"bahkan penjara pun tidak sebanding dengan kelakuan iblis itu, aku mengembalikan mereka ke neraka.. tempat yang sesungguhnya"


[Flashback off]


Arkana menggeleng perlahan mendengar penjelasan dari kakek dan mereka semua


"kau tidak tega melihat perempuan ular itu mati mengenaskan?" tanya leo


"oh adik ipar akan begitu sakit hati" ucap gama memasang raut wajah sedih


"ckk.. aku hanya tidak habis pikir kalian melakukannya dengan sempurna, hingga aku tidak menaruh curiga" ucap arkana


"otaknya hanya penuh dengan adik ipar" ucap gama terkekeh


"yang penting kini sang siluman ular tidak akan mengganggumu," ucap kakek


"memang seharusnya bergerak cepat seperti rencana kakek" timpal bram


"hm.. lebih baik mereka hilang dari dunia ini" jawab arkana


Next episode,,

__ADS_1


__ADS_2