
Hari ini arin dan mona akan pergi berkunjung ke apartemen tempat olla dan bella tinggal, sesuai janji mereka.. arin dan mona akan mengunjungi bella nanti
Tak lupa juga arin membawakan dua box brownies untuk mengunjungi bella, sedangkan mona membawakan boneka ikan dori untuk bella
Mereka memasuki kawasan apartemen, tentu arin tahu citra dan kelas atas apartemen ini.. namun saat melihat dan berada di tempatnya hal itu akan sangat berbeda bukan?
'ternyata kk bram itu sama seperti mas kana.. apartemennya saja bukan ditempat orang biasa' gumamnya seraya berjalan berdampingan dengan mona dengan tetap menatap interior dan fasilitas lengkap apartemen ini
"rin unit berapa mbak olla tinggal??" tanya mona
"ah??" bengong arin
"permisi nona" sapa security lobi depan "ada yang bisa dibantu?" tanyanya
mona menyenggol lengan arin "unit berapa?" tanya mona pada arin
"kita mau ke unit 1016 pak" jawab arin
"oh tuan bram? ada di lantai 10, silahkan nona" diarahkannya arin dan mona pada lift disamping resepsionis
"terima kasih pak" ucapku dan mona bersama
"tentu.. dengan senang hati" jawabnya
Ting.. tong.. ting.. tong..
Ceklek
Olla membuka pintu apartemennya
"hallo mbak olla" ucap mona melambaikan tangannya
"hei kalian.. yuk masuk mon, rin"
"iya mbak"
"ini arin bawain brownies mbak, ada salam juga dari ibu" ucap arin
"waalaikumsalam.. aduh repotnya, makasih ya rin.. salam juga buat ibu" balas olla
"oke mbak"
Arin dan mona masuk bersama dan mendudukkan dirinya di sofa depan
"ke dalem aja yuk, bella lagi asik nonton tuh" ucapnya berjalan masuk menemui bella
"ante alin ante mona" ucapnya teriak seraya berlari ke arah arin dan mona
__ADS_1
"halo gadis kecil.." sapa arin dengan mencubit gemas pipi bella
"kangen nggak nih sama tante mona??" tanyanya
"angen bangettt ante" ucapnya memeluk mona
"tante mona bawa sesuatu loh" ucapnya
"apa??" tanyanya dengan mata berbinar
"taraaaa" mona menunjukkan paper bag yang ia pegang
"woww.." diambilnya paper bag tersebut
"maacih ya ante, ini isina apa ya?" tanyanya seraya membuka
"dolliii?" pekiknya "yeay memona bella puna temen" ucapnya berlari mengambil boneka nemo miliknya "kamu sekalang ada temennya.. ini memo" ucapnya bicara dengan bonekanya
"bella sayang ante mona" peluknya
"sama tante arin nggak ya?" goda arin
"sayang ante alin duga" kemudian ia berlari duduk di pangkuan arin
"ante alin kita bikin tiskek yuk" ucapnya pada arin
"iyaa nanti aja ya, sekarang kita makan dulu kue brownies yang tante bawa" ucapnya
"yeayy.. bella duga suka blonis, mama potongin buat bella ya"
"tunggu sebentar ya"
"nih browniesnya," diletakkannya di atas meja
"enak banget loh sayang" ucap olla yang sedang menggigit potongan brownies
"enak ma, bella duga mau bikin blonis"
"haha satu satu dong anak imut, kamu aja belum di ajarin tante arin bikin cheesecake dah mau bikin yang lain aja" saut mona
Bella sungguh bisa membuat suasana menjadi lebih ramai, di sore harinya arin mengajak bella untuk membuat cheesecake bersama dengan mona dan juga olla
Tidak hanya asik membuat kue, kelakuan bella juga sangat heboh.. jadinya kegiatan mereka tak hanya membuat kue, tapi juga membuat dapur menjadi kapal pecah
Hingga akhirnya cheesecake buatan mereka jadi, bella sangat senang bisa mencoba cheesecake yang ia buat sendiri haha.. walau nyatanya gadis kecil itu hanya membantu meramaikan suasana saja
Karena hari semakin sore arin dan mona pun pamit untuk pulang
__ADS_1
"bye bye bella tante pulang ya," ucap mona
"lain kali kita main lagi.. oke anak cantik" sambung arin
"iya ante.. nanti kita main ke mall ya kita main banyak banyak bola" ucapnya lucu
"beres nanti kita janjian lagi ya" jawab mona
Bella tersenyum mengangguk cepat
"mbak kita pulang ya, keburu malam" ucap arin
"iyaa kalian hati-hati pulangnya.. mona kalau nyetir hati-hati yaa"
"siap mbak, assalamualaikum"
"waalaikumsalam" jawab olla
"bye bye bella" ucap arin dan mona bersama
"bye bye ante bella yang cantik cantik"
Dengan kecepatan sedang mona melajukan kendaraannya di jalan raya, terlihat jalanan penuh dengan keadaan kendaraan padat merayap
"rin.. kita makan malam sekalian yuk di restoran depan, macet juga nih jalanan" ucap mona
"ya udah kita mampir dulu aja," jawab arin
Lalu mona dan arin memasuki restoran sembari mencari tempat parkir mobil karena sepertinya malam ini sedikit lebih ramai dari biasanya
"kamu masuk duluan aja rin, nanti aku nyusul" ucap mona
"ya udah, kebetulan lagi kebelet banget nih.. aku masuk ya" ucapnya
"okeh" jawab mona
Dengan sedikit tergesa-gesa arin melangkahkan kakinya masuk ke dalam restoran, matanya menemukan toilet.. ia berlari kecil menuju toilet. Dengan perasan lega arin keluar dari toilet dan membenarkan sedikit penampilannya, dengan memberikan tambahan lipstik pada bibirnya agar wajahnya terlihat lebih segar
Saat keluar toilet arin mengedarkan pandangannya mencari mona
'mona udah masuk belum ya?' pikirnya
Namun pandangan arin seakan terhenti saat melihat dua orang laki-laki dan satu orang perempuan duduk bersama dalam satu meja, yang dengan didampingi beberapa laki-laki bertubuh besar yang sedang berdiri tegap dibelakang mereka.. sepertinya seorang bodyguard
Pandangannya tidak terlepas dari pemandangan di depan matanya itu, terlihat mata arin berkaca-kaca memperhatikan bagaimana dekatnya perempuan dengan baju yang kurang bahan tersebut duduk menempel seraya melingkarkan tangannya mesra di lengan seorang arkana
Next episode,,
__ADS_1