My Charming Boss

My Charming Boss
73. Perancang terbaik


__ADS_3

Beberapa hari berlalu, hari ini arin kembali bekerja seperti biasanya. Keadaan arin begitu baik setelah beristirahat penuh dirumah, sebelum waktu pulang kerja arin telah keluar kantor lebih dahulu.. tentu saja bersama dengan arkana, sehingga tidak ada yang mempertanyakannya. Walaupun sebenarnya arin telah menyelesaikan pekerjaannya dan mendapat izin keluar tetap saja ia tidak enak hati meninggalkan ruangan kerjanya, namun kehendak arkana layaknya keharusan yang tidak boleh di tentang


Saat ini arin sibuk dengan pikirnya,


'sebenarnya ini mau kemana?, dan kenapa harus meninggalkan kantor saat masih ada jam kerja?' pikirnya dalam hati


"mas kita mau kemana?" tanya arin penasaran


"nanti juga tahu," jawab arkana tersenyum


Bingung.. arin yang tidak mendapatkan jawabannya kembali memilih diam, sedangkan arkana terlihat begitu sibuk menatap lekat pada gadget yang sedari tadi tidak lepas dari genggamannya


Hingga tibalah mereka di depan sebuah gedung mewah yang tegak berdiri menampakkan sebuah butik eksklusif yang terlihat siap menyambut customer mereka,


Arin mengerutkan dahinya bingung "mas.. kita"


Arkana mengalihkan pandangannya dari benda di genggamannya dan melihat bahwa tempat tujuan mereka telah sampai


"kita sudah sampai?" gumam arkana menyimpan kembali gadgetnya ke dalam saku


Tanpa menjawab pertanyaan arin, arkana turun dari mobil dan menghampiri arah pintu mobil arin, dengan senyuman manis arkana mengulurkan tangannya.. menanti sambutan tangan arin


Dengan patuh arin menyambut tangan arkana, dengan lembut pula arkana memeluk pinggang arin dari samping.. berjalan bersama masuk ke dalam butik


"selamat sore tuan, nona" sambut mereka


Arkana mengangguk "jasmine ada?" tanya arkana


"sebelumnya sudah membuat janji tuan?" tanyanya ramah


"hm.. arkana" jawabnya


Sang asisten yang mendengar arkana datang pun menghampiri mereka segera


"maaf tuan.. pegawai kami membuat anda menunggu, mari ikuti saya ke ruangan nona jasmine tuan nona. Sebelah sini" ucapnya ramah


Arin tersenyum ramah membalas senyuman perempuan yang kini mempersilakan dirinya dan arkana masuk ke dalam lift


Tok.. Tok..


"permisi nona, tuan arkana sudah datang" ucapnya


"ya? izinkan mereka masuk" ucap jasmine tersenyum


Dengan sopan sang asisten mempersilakan arkana dan arin masuk kedalam


Jasmine tersenyum menyambut kedatangan arkana, terutama kekasih hati sang arkana.. jujur ia sungguh penasaran melihat perempuan yang mampu menakhlukan laki-laki yang selalu berlaku serius itu


"haiii kak.., arin..?" tanyanya "selamat datang. Silahkan duduk" sambut jasmine ramah

__ADS_1


Kemudian berjalan menghampiri arin dan menggenggam lengannya, mengajak arin duduk bersama


Arkana hanya diam melihat reaksi jasmine yang begitu bersemangat melihat arin, sedangkan arin yang diperlakukan dengan baik menjadi bingung. Lebih lagi perempuan cantik nan ramah dihadapannya ini mengetahui namanya


"hi.. perkenalkan, jasmine" ucapnya tersenyum seraya mengulurkan tangannya pada arin


Arin membalas uluran tangan jasmine "arin"


"ternyata kamu sangat cantik ya, tidak diragukan jika arkana jatuh hati padamu" ucapnya melirik arkana


Arin yang malu hanya tersenyum mendengar ucapan jasmine


"ekhmm"


"bagaimana dengan gaunnya?" tanya arkana memotong pembicaraan mereka yang sedang melakukan perkenalan


"ah iyya, aku melupakannya" ucap jasmine memegang dahinya pelan


"baiklah ayo ikuti aku ke lantai atas, semua rancangan gaunku ada di atas" lanjutnya


"kalian lebih dulu, aku harus menyambut panggilan dulu" ucap arkana


"ayo.. arin" ucapnya lembut mengajak arin berjalan bersama


Arin mengangguk dan mengikuti jasmine


"aku nggak sangka kamu bisa ambil hatinya kk kana" ucap jasmine tersenyum


"mas arka? manisnya" ucap jasmine tersenyum


Dengan pelan ia membukakan pintu ruangan dimana koleksi rancangan terbaiknya berada


'wow..' arin takjub dengan apa yang ia lihat sekarang


Jasmine tersenyum melihat arin menatap terpukau pada rancangannya


"aku dan kk kana itu teman baik, kami mengenal pertama kalinya saat kuliah di luar negeri. Kk kana itu senior yang baik, karena kami tinggal di negara orang tidak jarang ia dan kk gama selalu membantuku" jawab jasmine


Jasmine mengajak arin untuk melihat beberapa rancangan yang ada


"kamu juga mengenal kk gama?" tanya arin


Jasmine mengangguk "tentu saja, malah aku mengenal kk gama lebih dulu. Saat itu kk gama asisten dosen di kampus, karena aku bekerja paruh waktu di butik aku sering meninggalkan kelas, dan kk gamalah yang membantuku" cerita jasmine


"kau tahu rin, aku merasa seperti punya dua kakak yang selalu melindungiku. Berada di negara orang membuatmu begitu merasa terkucilkan hihi" ucap jasmine cekikikan


Arin tersenyum ramah "pantas saja kalian terlihat dekat" ucap arin


"jika kau berpikir aku pernah memiliki perasaan terhadap kedua orang itu atau salah satunya, em.. em.." jasmine menggerakkan telunjuk kanannya kekiri dan kekanan

__ADS_1


"hal itu tidak pernah terjadi, baik dariku ataupun mereka.. aku bisa pastikan itu" ucapnya yakin


Arin tersenyum, 'jasmine begitu ramah dan menyenangkan' gumamnya


"baiklah nona kana, katakan padaku.. gaun mana yang kau sukai?" tanya jasmine


Terlihat arkana masuk dan menghampiri mereka


"sudah dapat?" tanya arkana melihat kedua perempuan itu


"kami belum memutuskannya" jawab jasmine "um.. aku memiliki beberapa koleksi yang mungkin kalian sukai" ucapnya berjalan ke arah pintu kaca tertutup gorden berisi manekin


Tsrtttt..


Dibuka jasmine gorden penutup pintu kaca tersebut,


'sungguh indah' gumam arin terpukau


Gaun panjang menyapu lantai terlihat menawan terpasang di tubuh manekin itu, warna peach yang lembut dengan taburan beberapa pernak pernik yang menawan.. terlihat begitu simple namun elegan


Jasmine tersenyum melihat arin menyukai gaun tersebut "bagaimana? kau menyukainya?" tanya jasmine


Arin mengangguk mengiyakan ucapan jasmine


"ah.. aku sungguh tesanjung. Kau tahu rin.. gaun ini aku gambar polanya dari satu minggu yang lalu, tapi belum sempat aku selesaikan.. kebetulan sekali baru selesai dijahit tadi pagi. Dan ternyata gaun ini jodohmu" ucap jasmine berseri


"terima kasih jasmine, gaunmu sangat indah" jawab arin


"baiklah, kita bisa kehabisan waktu.. ayo arin kita ganti bajumu dengan gaun cantik pilihanmu"


"kk bisa tunggu disini" ucap jasmine


"baiklah, bergerak lebih cepat jasmine" ucap arkana


"tentu saja tuan" jawab jasmine terkekeh


Arin tidak menyangka jika ada ruangan lain yang tidak kalah luas dari tempat dimana pajangan gaun sebelumnya terpajang, ruangan itu terlihat seperti salon dengan lengkapnya peralatan perawatan kecantikan


Sebenarnya arin bertanya-tanya dalam hatinya, 'untuk apa semua ini?' pikirnya


Karena begitu penasaran arin langsung bertanya kepada jasmine, "um jasmine, sebenarnya.. ini aku mau kemana ya? jika kamu tahu" ucap arin memperlihatkan gigi putihnya


"ada acara penting yang harus kamu hadiri" jawab jasmine lembut


"acara apa? apa sangat penting? gaunnya begitu cantik dan juga ini make up.."


"kamu itu harus ikut, kalo nggak ada kamunya acaranya gagal" ucap jasmine cekikikan


Arin menggelengkan kepalanya pelan seraya tertawa kecil mendengar ucapan jasmine yang kini menggodanya

__ADS_1


'acara siapa ya? sepertinya begitu spesial sampai harus berdandan paripurna begini hihi' gumam arin yang lucu pada ucapannya sendiri


Next episode,,


__ADS_2