
"mama" panggil seorang gadis kecil pada olla
Olla yang tertawa bersama yang lain pun refleks menoleh pada gadis imut yang sedang berdiri di depan pintu, seraya mengucek matanya khas bangun tidur
Kemudian olla berdiri dari tempatnya duduk dan mulai menghampiri bella "hi anak cantik mama, sudah bangun ya" ucapnya seraya menggendong bella menuju ibu dan yang lain
"oma baik" panggil bella yang telah duduk di pangkuan sang mama
"hallo sayang, mau oma baik kenalkan dengan anak oma?.. yang tadi pagi bella tanya" ucap ibu
"ante alin?" tanyanya cadel
"iyaa sayang, ini tante arin.. dan yang ini tante mona" jelas ibu
"sekalang bella punya ante ma?" tanya bella menatap olla
Dan olla hanya mengangguk seraya tersenyum
"yeayyy, bella suka.. hai ante" ucapnya malu-malu
Arin dan mona tersenyum melihat wajah malu-malu bella
"hai bella, anak cantik.. gemes deh" ucap mona yang sudah duduk jongkok di depan bella seraya memainkan pipinya pelan
Namun bukannya marah atau kesal, bella malah tertawa cekikikan,
"haha ya udah kita main sana yuk" ajak arin
"yuk yuk ante.." tariknya lengan arin dan mona
Saat ini mereka sudah duduk lesehan di depan tv,
__ADS_1
"ante kenalin, ini boneka ikan memo kesayangan bella, bella itu milip dengan ikan memo ante" ucapnya
Sedangkan arin dan mona sudah tertawa mendengar bella, "ikan nemo ya?" tanya arin
Bella mengangguk "iya ante, yang ada di tv"
"haha karena ikan nemo itu lucu ya, jadi sama kek bella" tanya mona
"bukan ante, kalena bella telpisah dengan papa, sama sepelti memo yang telpisah dengan papana.. jadi memo sama bella itu sama kan ante" ucapnya seraya memainkan boneka ikan nemo
Deg..
Arin dan mona pun saling bertatapan,
Arin menggelengkan kepala mengisyaratkan agar mona tidak kepo, 'bisa-bisa mbak olla nanti tersinggung' pikirnya
Tapi karena mona sedikit penasaran ia akhirnya bertanya juga "emang kenapa bella bisa terpisah dengan papa?"
Lagi-lagi arin dan mona hanya bisa menatap diam bella, mereka takut nanti akan salah bicara
Arin yang melihat mona bingung dan penasaran mulai mengalihkan pembicaraan
"sayang.. tadi tante arin buatin kamu pudding jagung, mau nggak kalau kita makan sekarang" ajak arin
Matanya berbinar, dengan semangat ia melompat girang "bella mau ante.. bella suka pudding," jawabnya cepat
Mona yang mendengar arin bicara tau kalau arin takut dirinya akan bertanya lagi, jadi mona mengikuti arin saja "ya sudah ayo, lets go guys" ucap mona
"lets goo" jawab bella semangat
Bella terlihat bahagia bisa bermain dengan arin dan mona, ia mendapatkan teman baru di lingkungan barunya itu
__ADS_1
Waktu berlalu begitu saja, matahari perlahan akan tenggelam. Mona memutuskan untuk pulang duluan karena malam nanti mona ada giliran shift malam di rumah sakit
Begitu pula dengan arin dan ibu, mereka juga kembali pulang ke ruko sebelum adzan magrib
"bye bye anak cantik, nanti lain kali kita main lagi yaa" ucap arin seraya berjongkok di depan bella
"iya ante.. bella duga mau pudding lagi ya" ucapnya mengangguk-anggukan kepala
Melihatnya arin menjadi gemas, arin meletakkan telunjuknya di dahinya.. seakan berpikir keras
"hm bagaimana dengan cheesecake?, mau??" tawar arin
Bella membelalakkan matanya "benalkah? mau.. bella mau ante, mau mau mau" ucapnya
Mereka semua tertawa melihat kelucuan anak kecil itu
"baiklah, bagaimana jika kita membuatnya bersama?" ajak arin
Mendengar penuturan arin, gadis cantik itu menoleh pada sang mama
"boleh ya ma, bella ikut ante alin buat tiskek" pintanya
"boleh sayang, tapi nanti ya kita tunggu tante arinnya kalau sedang tidak kerja.. oke?" ucap olla
"yeay boleh, loop yu mama" pekiknya, lalu dengan erat ia memeluk pada olla
Arin merasa nyaman melihat ibu dan anak ini, walau tidak dapat dipungkiri bahwa olla tidak bisa menyembunyikan raut wajah sedihnya dengan sebaik mungkin ia tutupi
Namun, keberadaan bellalah yang membuat olla menjadi kuat dan tegar dibalik segala permasalahannya yang tidak diketahui oleh orang lain
Next episode,,
__ADS_1