
Seperti biasanya arin bangun pagi, membereskan rumah, dan juga menemani ibunya membuat kue.
Hari ini arin dan ibu koki tidak membuka toko, karena mereka punya pesanan besar dari ibu rt yang punya hajatan untuk perayaan ulang tahun pernikahannya yang ke 35 tahun
Ibunya dan arin yang dipercaya untuk menghendel keperluan makanan untuk acara, mulai dari minuman, camilan, makanan utama, juga dessert
Ini merupakan rezeki besar untuk mereka, selain dipercaya untuk menghidangkan menu untuk acara hari ini, nama dan rasa kue mereka akan semakin dikenal untuk di order banyak orang, sekalian promosi hihi
Saat sedang memotong kue brownies, ponsel arin yang ada di kantong celananya bergetar menandakan ada suatu pesan tersampaikan
Drtt...dertt..
'ada yang wa kali ya?' ucapnya dalam hati saat tangannya sudah bergerak untuk merogoh kantong celananya, namun terhalang..
"mbak, saya boleh minta marmer cakenya?"
"eh.. iya boleh mbak, tunggu sebentar ya saya ambilkan dulu" pergi ke bagian rumah belakang
Beberapa waktu...
"ini kuenya" diletakkannya di atas piring cantik di atas meja
"rin nanti bantu ibu di sana ya.." perintah ibu
"okay siap bos" jawabku
Hingga sampailah sore tiba, acara berangsur selesai. Banyak juga tamu yang sudah pulang satu per satu.
Hari ini rasanya sangat melelahkan bagi arin dan ibu, mereka sudah keluar rumah dari pukul tiga pagi untuk pergi ke pasar besar membeli semua keperluan makanan dan juga minuman pesanan ibu rt dan selesai melakukan kegiatan setelah hari telah petang, waktunya mereka pulang ke rumah
Setelah arin dan ibunya mandi dan makan malam, mereka duduk di depan tv seraya menonton
"capek ya bu" keluh arin saat merebahkan diri di ambal depan tv
"yaiya sayang..." jawab ibu seraya mengelus lembut kepala arin
"tapi pasti ibu lebih capek" ucapnya
"nggak masalah kok, lumayan juga kan uangnya" jawab ibu
"iya kan sesuai dengan jasa kita bu yang sudah merangkap semuanya haha"
__ADS_1
"hm.. ibu tidur duluan yaa rin, udah ngantuk sekali ini" ibu menutup mulutnya yang menguap
Aku mengangguk seraya tetap menonton
Saat sedang asik menonton, aku teringat jika tadi siang ada pesan masuk saat di rumah bu rt tadi. Kemudian kucari ponselku di dalam tas yang kubawa tadi siang 'siapa yang wa ya?'
Setelah ku buka itu bukan pesan wa, tapi pesan baru di email. Dan ternyata kabar baik.. aku diterima bekerja dan di uji untuk training selama tiga bulan, aku bisa datang mulai hari senin nanti
'alhamdulillah ya allah'
'aku harus beri tahu ibu, tapi besok pagi saja, ya.. ya.. besok pagi saja'
'aduh bahagianya.... akhirnya aku dapat kerja'
'janji nggak akan bertingkah aneh-aneh, biar bisa kerja lama di perusahaan HSM Group'
Keesokan harinya....
"pagi bu...., muach" ciumku dipipi kanan ibu
"hei.. ada apa? senang sekali sepertinya?"
"iyaa bu, bu dengarkan arin ya.."
"bu.. ibu pasti bahagia" jawab arin bahagia
"ahhh!!!" arin memekik
"arin dapat kerjanya bu, bahagianya... akhirnya arin dapat kerja bu" ucapnya berteriak juga berputar-putar heboh
"masyaallah.. syukur ya allah, kamu dapat pekerjaannya sayang" jawab ibu mengikuti arin berputar-putar
mereka berputar putar beberapa kali
"ah... capek bu duduk dulu sini" mengajak ibunya duduk
"hahaha" mereka tertawa bersama
"kita jadi akan punya motor bu, nggak bingung lagi kalau antar pesanan" ucapnya riang
"iya sayang, tapi kalau gajian jangan lupa sedekah ya biar terus berkah ingat itu" nasihat ibu
__ADS_1
"pasti.. pasti ibu peri ku tersayang" arin memeluk ibu dari samping
Lalu melanjutkan kegiatan mereka dengan sarapan nasi goreng plus telur dadar, lalu melanjutkan membuka toko dan menyusun kue-kue yang akan dijual nantinya
Aku teringat, aku harus mengabari mona
Tut... tut..
"halo... mona?" teriaknya
"eitss apaan pake teriak segala, kenapa sih?" tanyanya
"mona gua ada kabar gembira, gembira banget.." ucapnya
"eh kenape lu? gembira apaan?"
"gua keterima kerja mon!!," pekiknya heboh
"ah... beneran?.. syukur deh akhirnya.. teman gua nggak nganggur lagi wkwk" tawa mona kencang
"ih... yayaa gue anggap doa deh hehe" eh btw ini semua karena lu mon, kalau bukan lu yang bantuin mungkin gue belum dapat kerja sampai sekarang" ucapnya tulus
"iya dong masa iya gue nggak perhatian sama kamu sayangnya aku" ucapnya tertawa kecil
"uluulu... sayangnya aku wkwk.."
"eh mau gue masakin apa nanti?" lanjut arin
"haha paham aja loe apa yang gue mau" mona tertawa
"yaiya kita dah kenal berapa tahun sih?"
"pokoknya masakin gue makanan yang paling enak, lengkap ada appetizer, maincourse plus dessert... oke?"
"gue tunggu besok makan siangnya, jangan telat" lanjut mona
"gue tutup ya arin manja... bye..bye"
Tutttt..
'dasar mona' aku geleng-geleng kepala menyikapi sikapnya ini
__ADS_1
Next episode,,