Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah
MAKAN SIANG YANG TAK BIASA


__ADS_3

🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻


Supermarket ...


"Iya Bu, akan saya kembalikan semuanya, dan terimakasih banyak." Memeluk Ais dengan linangan air mata haru. Aispun menepuk pundak ibu itu untuk menguatkan hatinya.


Setelah beberapa saat keduanya segera berbelanja, tampak keriangan diwajah keduanya. Yang satu berbahagia atas rezeki yang Allah berikan secara tidak terduga, sedangkan yang satunya bahagia karena bisa berbagi dengan sesama. Sementara keduanya berbelanja ada seseorang yang wajahnya cemberut karena merasa dikacangin sama istrinya.


Setelah dirasa cukup, Ais segera membantu ibu itu untuk membawakan belanjaannya dengan memboking satu mobil barang untuk mengantarkan siibu pulang. Dan Ais serta Rey juga memberikan modal usaha untuknya agar bisa menafkahi anak-anaknya dengan rezeki yang halal.


Kini semua sudah beres, Ibu yang tadi dibantu Ais sudah pulang dengan belanjaannya. Barang untuk pantipun sudah dikirim. Tinggal pulang menuju kerumah.


"Ayang ... ayo naik! Kenapa masih benggong?" Melongokan kepalanya keluar jendela mobil.


"Tunggu sebentar Yang." Ais segera berlalu menuju keujung parkiran. Sedangkan suaminya yang merasa heran segera ingin ikut turun dari mobil.


Ais setengah berlari menuju kearah seorang wanita tua yang hendak menyeberang. Kebetulan ia melihatnya saat hendak naik kemobil suaminya. Ia pun segera membantu nenek itu menyeberang jalan.


"Ayo Nek saya bantu!" Memegang tangan wanita tua tersebut.


"Owhh terimakasih Nak, nenek mau kemobil hitam itu." Menunjuk sebuah mobil yang terparkir diujung parkiran supermarket.


"Iya Nek." Menuntun wanita tua tersebut. Sampai dimobil Ais sangat terkejut karena didalamnya sudah duduk seorang wanita paruh baya yang cantik dan modis. Dia juga berhijab tapi bukan yang shar'i melainkan hijab modern.


"Kenapa sih ibu lama banget, jalan aja lelet kayak siput." Memarahi wanita tua yang Ais tuntun.


"Dan kamu!" Melihat Ais sinis."Berapa upah yang kamu minta untuk membantu ibu saya?" Mengambil dompetnya.


"Maaf Bu, saya ikhlas tidak mengharapkan imbalan apa-apa, dan tolong jangan memarahi orangtua ibu seperti tadi, karena belliau sudah sepuh tidak bisa lagi berjalan cepat."


"Kamu ya, baru anak kemarin sore sudah berani menceramahi orangtua, nggak punya sopan santun," omel wanita paruh baya tersebut pada Ais.


"Maaf kalau ucapan saya membuat ibu tersinggung, saya permisi." Menjauh dari mobil wanita itu.


"Hei tunggu!" Menurunkan kaca mobilnya dan melemparkan lima lembar uang seratus ribu kearah Ais.


Wajah Ais sudah memerah menahan marah, dengan cepat ia segera beristiqfar untuk menghilangkan amarahnya dan ia pun membaca doa penghilang amarah.


"Allaahummaghfirlii dzanbii, wa adzhib ghaizha qalbii, wa ajirnii minas syaithaani."


Artinya:


" Tuhanku, ampunilah dosaku, redamlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan."


Setelah membaca doa perasaan Ais merasa lega. Dengan cepat ia memungut uang kertas seratus ribu yang berjumlah lima lembar yang berserakan didepannya. Kemudian ia sedekahkan pada tukang semir sepatu yang mangkal didekat tempat kejadian.


Rey yang menyaksikan semuanya dari awal tersenyum sangat manis. Ia bersyukur pada Allah karena telah memberinya jodoh seorang wanita yang berhati mulia seperti Ais istrinya.


Rey segera kembali kemobilnya, ia ingin pura-pura tidak menyaksikan semuanya. Tak lama Ais segera kembali.


"Klek." Membuka pintu mobil dan masuk.


"Ayang maaf ya aku lama." Memasang sheetbeltnya.


"Emang Ayang dari mana?" Menyalakan mesin mobil.


"Tadi dari ujung parkiran, aku melihat ada nenek-nenek mau menyeberang jalan, eh rupanya bukan, dia kepayahan mau berjalan menuju mobil anaknya." Merapikan gamis dan jibabnya.


"Ohh gitu ya, terus udah diantar neneknya?"


"Udah kok, sekarang mobilnya udah jalan juga. Kita jalan yuk takut telat nanti sampai dirumah, belum lagi aku mau membantu mengepak barang bawaan Maria dan Nara."


"Iya kita berangkat sekarang." Menjalankan mobilnya menuju kekediaman mereka.

__ADS_1


*Kamu masih seperti yang dulu Ayang. Selalu tidak mau membuat masalah sama orang lain, dan kamu juga tidak mau menceritakan masalahmu, Ayang.*


Mobil mereka telah melaju menuju kerumah mereka. Karena disana semua sudah bersiap untuk makan siang bersama sebelum pasangan Reza-Nara dan Biyan-Maria, berangkat ke Belanda dan ke Jepang.


Kediaman Rey dan Ais ....


Semua sudah menunggu kedatangan Ais dan Rey diruang keluarga. Mereka semua mengobrol sambil bersenda gurau sembari menunggu waktu zuhur tiba. Sedangkan Aminah dan Abdulah bermain bersama ketiga cucunya.


Azan zuhur sudah berkumandang bersamaan kedatangan Rey dan Ais. Keduanya bergegas turun dari mobil, karena tamu mereka sebentar lagi datang. Semua yang laki-laki pergi kemasjid sedangkan yang perempuan sholat dirumah.


Kini semua sudah selesai sholat. Dan mereka bersiap untuk makan bersama. Kali ini makan siang mereka berbeda dengan hari-hari biasanya. Karena hari ini mereka makan pakai adat kampung Ais sewaktu kecil yaitu nganggung, dimana makanan diletakkan didulang dan mereka makan lesehan. Mereka juga memgundang orang-orang masjid dan tetangga sekitar, juga keluarga panti yang ada didekat rumah mereka.





Setelah selesai makan dilanjutkan dengan acara ramah tamah, dan tausiah dari ustad Ibrahim tentang sedekah.


Dalam tausiahnya ustad Ibrahim menceritakan tentang sedekah yang tidak akan mengurangi harta.


"Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Izinkan dalam kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan tentang sedekah."


Ini salah satu diantara bentuk kemurahan hati seorang mukmin, yaitu di dalam dirinya ada sifat suka membantu. Yaitu ada kemurahan hati sehingga dia mau berbagi kepada sesama. Ini merupakan akhlak yang mulia. Lawannya adalah orang yang bakhil, kikir, pelit, ini adalah akhlak yang tercela.


Tentu saja tidak ada orang yang menyukai sifat orang yang memiliki sifat kikir, bakhil, tidak mau berbagi didalam kehidupannya. Maka dari itu Islam menganjurkan kepada pemeluknya, kepada umatNya, kepada kaum muslimin supaya gemar bersedekah dan menjadikannya ini sebagai salah satu syiar kaum muslimin. Yaitu mereka suka berbagi kepada sesama. Karena salah satu rukun Islam adalah membayar zakat yang bentuknya adalah mengeluarkan harta.


مِنْ أَغْنِيَائِنَا فَجَعَلَهَا فِي فُقَرَائِنَا


“dari orang-orang kaya diantara kami kemudian membagikannya kepada para fakir miskin” (HR. Tirmidzi)


Sehingga tidak ada kesan yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Tapi adanya semangat untuk saling menutupi satu sama lainnya. Orang kaya perlu orang miskin, karena doa orang-orang miskin ini mungkin lebih didengar Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan:


“Tidaklah kalian ditolong dan diberi rezeki melainkan karena adanya (do’a) orang-orang yang lemah (diantara) kalian” (HR. Bukhari)


Dan orang miskin perlu sedekah ataupun bantuan dari orang-orang kaya. Begitulah kita hidup ini saling membutuhkan satu sama lainnya. Kalau Allah memberikan kepada kita kelebihan harta, maka bantulah kepada sesama. Berbuat baiklah kamu kepada manusia sebagaimana Allah telah memudahkan kita untuk mendapatkan rezekiNya.


"Ada beberapa poin yang sudah kita bahas, salah satunya adalah sedekah akan mendatangkan keberkahan pada harta kita walaupun nominalnya berkurang." terang ustad Ibrahim.


Semua yang hadir dengan khusuk mendengarkan tausiah ustad Ibrahim.


"Ketika kita bersedekah, nominalnya memang berkurang. Akan tetapi keberkahannya bertambah. Maka dari itu Nabi mengatakan:"


مَا نَقَصَ مَالُ عَبْدٍ مِنْ صَدَقَةٍ


“Tidaklah harta seorang berkurang karena sedekah." (HR. Tirmidzi).


"Kalau kita lihat dari sisi nominalnya, pasti berkurang. Akan tetapi kita lihat ini dari sudut pandang yang lain. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu melihat banyak perkara itu dari berbagai sudut pandang. Misalnya Nabi memandang bertambahnya harta dengan sedekah. Ini sesuatu yang yang kita katakan bertentangan dengan hakikat dan kenyataannya. Orang yang bersedekah pasti berkurang hartanya. Harta yang dikeluarganya ini mungkin menjadi berkah. Berubah bentuknya menjadi bentuk rezeki-rezeki yang lain. Allah ganti itu dengan bentuk rezeki yang lain. Bisa berupa kesehatan, keselamatan yang juga merupakan rezeki yang terkadang kita tidak memandangnya sebagai sebuah rezeki dari Allah. Allah subhanahu wa ta’ala mengajak kita untuk memberikan pinjaman kepada Allah." ucap Ustad Ibrahim.


"Jadi satu pesan saya buat kita semua janganlah takut untuk bersedekah. Tidak bisa sedekah banyak sedekahlah sedikit saja. Sedekah tidak musti menunggu kita kaya. Jika tidak ada harta atau benda yang akan kita sedekahkan. Berilah sedekah yang paling ringan dan paling mudah yaitu senyuman. Akhirukalam saya ucapkan bilahitaufiq walhidayah wassalaamualaikum warohmatullahi wabarokatuh."


Semua menjawab salam dengan bersamaan. Akhirnya tausiah selesai dan ditutup dengan doa oleh ustad Ibrahim, yang diaamiini oleh seluruh orang yang hadir.


Rangkaain acara makan siang bersama untuk melepas kepergian keluarganya telah selesai. Semua orang telah kembali kehabitatnya masing-masing.


Semua persiapan untuk keberangkatan telah selesai disiapkan. Dan karena kelelahan mereka semua memutuskan untuk beristirahat dikamar masing-masing.


Kamar Alif ....


Sebuah kamar berwarna biru laut tampak sangat bersih dan rapi. Dengan dekor dinding yang polos, namun spreynya bergambar doraemon, begitu juga dengan meja belajarnya bergambar doraemon.


Seorang anak lelaki sedang berbaring bersama ibunya. Ya dia adalah Alif putra Rey dan Ais. Kali ini Ais sengaja menemaninya untuk tidur siang sambil mengulang hafalannya, karena besok ia akan berlomba ditingkat propinsi.

__ADS_1


Keduanya mengulang hafalan juz 30 sampai akhirnya keduanya tertidur sambil berpelukan. Keduanya tidur dalam balutan doa dan kasih sayang.


Bersambung.....


Terimakasih sudah membaca.


Sambil menunggu novelku yang ini terbit, baca juga yuk novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.


Dan Novel Author lain yang tak kalah menarik.


Fit Tree Fitri.


Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.


* Almaira My Secret Wife


My Love My Babysitter


* Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu


Kembar Tidak Identik


*Ergina Putri


Melawan Rasa Takutku


Putri Asisten Pribadiku


* Putri Tanjung


OB Kerudung Biru


*Sudrun


Samudra


*Envy Yo Wesben.


My Princess OG.


*Cindy Elvira


Ketika Muslimah Jatuh Cinta


* Karlina Sulaiman


Mencintaimu dalam Diam


Kembali


*WIB (Write in Box)


Ya Dia Istriku


*Patma


Kun Fayakun


*Zanuba Ririn


Masjid Cinta


*Khauma

__ADS_1


I Love My Army Wife


__ADS_2