Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah
SALAT DHUHA


__ADS_3

🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻


# Mushola #


"Baiklah Ayah rasa lebih cepat akan lebih baik, biar ayah dan ibu Sintya bisa segera belajar," ucap Wijaya tersenyum lega.


"Inshaa Allah Ayah, siapppp!" jawab Rey dan Ais hampir bersamaan.


Tak lama suara azan subuh pun berkumandang, dan wijaya segera meninggalkan mushola karena ia belum bisa melaksanakan sholat subuh berjamaah dengan keluarga besarnya.


#Pagi menjelang#


Setelah selesai sholat subuh semua sudah kembali ke kamar masing-masing untuk beraktivitas, begitu juga dengan Rey dan Ais.


Keduanya kembali ke kamar mereka setelah menjenggung putrinya yang masih tertidur.


"Ayang, apa kamu capek?" tanya Rey sambil memijat pundak Ais.


"Ehmm sedikit, dan rasanya sangat enak saat dipijit seperti ini," ucap Ais sambil menggerakkan bahunya.


Dan tak lama dengkuran halus Dari kekasihnya itu pun terdengar, sehingga Rey sangat gemas dibuatnya.


"Ternyata kamu benar-benar kecapean Ayang, bisa-bisanya kamu tertidur sambil duduk begini," ucap Rey.


Dengan hati-hati Rey memperbaiki posisi tidur istrinya. Ais mengeliatkan tubuhnya yang sudah dalam posisi terbaring, seolah ia baru menemukan posisi tidur yang pas.


Mata Ais terpejam rapat, nafasnya mulai turun naik dengan teratur. Rey dengan seksama memperhatikan wajah cantik istrinya. Wajah Ais bersih mulus meski tak penah tersentuh make up, bibirnya yang merah jambu walau tak penah pake lipstik, dan satu yang membuat Rey sangat salut, Ais selalu menghiasi wajahnya dengan air wudhu.


Perlahan diusapnya wajah wanita yang telah memenuhi ruang qolbunya, wanita yang telah rela mengorbankan seluruh hidupnya untuk melahirkan buah hati mereka, wanita yang senantiasa setia menjaga cinta dan kehormatannya hanya untuk dirinya, dikecupnya pelan kening istrinya yang tertidur pulas seperti bayi.


"Ayang teruslah bersamaku dunia dan akhirat, jadilah kau bidadari syurgaku," ucap Rey membelai lembut pucuk kepala Ais.


Rey rasanya sangat enggan untuk meninggalkan Ais meski itu untuk sarapan. Namun terdengar suara putranya yang memanggil didepan pintu kamarnya.


"Abi ... Umi ... buka dong, Babang pengen dipeluk sama Umi dan Abi," ucap Alif merengek.


Dengan cepat Rey segera membuka pintu dan memberikan kode pada putranya agar jangan berisik


"Stiiiiiiiit!" Menekan satu jari didepan bibirnya.


Alif yang melihat kelakukan Abi nya menjadi penasaran.


"Kenapa Bi?" tanya Alif berbisik.


"Jangan berisik, Umi lagi tidur," ucap Rey memeluk putranya.


"Peluk Abi saja ya, kasihan Umi kecapean karena semalaman mengurusi dedek Ara dan Aza yang sakit, Babang udah sarapan?" tanya Rey sambil menggendong putranya.


"Belum Abi, tadinya mau disuapin Umi," ucap Alif tersenyum.


"Ya sudah sarapannya sama Abi ya, biar Abi yang suapin." Berjalan keluar kamar dengan menggendong putranya menuju ke ruang makan.


#Ruang Makan#


Sampai diruang makan, Rey melihat semua anggota keluarga besarnya sudah selesai sarapan, namun mereka masih asyik berbicara dimeja makan.


"Rey ... baru mau sarapan? Aisnya mana?" tanya ibu Aminah.


"Iya Bu, Ais tertidur dikamar dan sengaja nggak saya bangunin, kasihan," ucap Rey.


"Apa karena bergadang menjaga Aza dan Ara?" tanya ibu lagi.


"Iya Bu, kasihan dia belum tidur semalaman." Menurunkan Alif ke kursi.


"Kamu makan saja Rey, biar Alif Ibu.yang suapin," Mengambil piring buat Alif dan Rey.


"Nggak apa-apa Bu ... Rey sudah janji sama Alif, mau menyuapinya makan," ucap Rey tersenyum.


"Iya Nek, biar Alif makan sama Abi saja." Mencium pipi Aminah.


"Ya sudah kalau begitu, tetapi seharusnya anak yang sholeh itu seumuran Alif sudah belajar makan sendiri," ucap Aminah kembali mencium pipi Alif.


"Iya Nek, nanti Alif akan belajar makan sendiri, tapi kali ini boleh ya Alif minta disuapin sama Abi." Melirik Rey manja.


"Anak sholeh Abi dan Umi sangat cerdas, tentu saja Sayang, boleh kok minta disuapin sama Abi," Mengusap lembut kepala Alif.


"Udah ya Nenek tinggal, selamat makan cucu Nenek yang sholeh." Aminah berjalan meninggalkan meja makan menuju kehalaman belakang untuk mengurus kebun hidroponiknya.


Kini Rey segera menyuapi putranya dengan telaten dan penuh kasih sayang, sedari Alif kecil Rey hampir tak pernah kebagian momen indah makan bersama putranya dengan menyuapinya, karena semua sudah dilakukan oleh Ais istrinya.


Melihat kemesaraan ayah dan anak itu membuat Maria tak tahan untuk mengabadikannya. Entah sudah berapa banyak foto yang Maria ambil. Tingkah lucu Alif dengan berbagai ekspresi pun tak luput dari bidikan Maria.


Setelah puas baru lah ia berjalan meninggalkan keduanya menuju taman samping, untuk bergabung bersama suaminya.


#Sementara itu dikamar Ais.... #

__ADS_1


Hari sudah semakin siang, matahari pun perlahan menuju kesinggasananya, dan Ais pun perlahan membuka matanya. Dia pun terkejut saat melihat suasana kamar yang sudah terang benderang oleh sinar sang mentari.


"Asstaqfirullah haladzim ya Allah aku ketiduran." Mengusap wajahnya kesal.


Dengan cepat Ais berjalan kekamar mandi untuk segera membersihkan dirinya, tak lupa ia segera berwudhu, baru lah keluar kamar mandi dan mengecek jam didinding.


"Alhamdulillah ternyata masih jam 8, aku sangka tadinya sudah ketinggalan dhuha, ternyata belum," gumam Ais pada dirinya sendiri.


Dengan cepat Ais segera membentangkan sajadahnya untuk melakukan sholat sunat dhuha. Lalu Ais pun membaca niat sholat dhuha.


"USHOLLI SUNNATADH DHUHAA ROKATAINI MUSTAQBILAL QIBLATI ADAAAN LILLAAHI TAAALAA."


Artinya: Aku niat salat sunnah dhuha dua rakaat menghadap kiblat saat ini karena Allah Taala.


Saat Ais sedang sholat dhuha sahabatnya Nara mengetuk pintu kamar Ais, namun tidak ada sahutan. Sedangkan Nara sudah tahu dari Rey kalau Ais sedang tidur. Akhirnya Nara segera membuka pintu yang memang tidak terkunci. Ia heran melihat Ais sedang sholat.


Hmm Ais sedang sholat apa ya, setahu gue nggak ada sholat sunat sesudah subuh, tapi kok Ais sholat ya. Aku binggung biar nanti aku tanyakan pada Ais.


Dengan sabar Nara menunggu Ais sholat dan lagi dia dibuat binggung oleh Ais, karena sholat nya sangat lama.


Akhirnya penantian Nara selesai karena Ais sudah selesai juga. Dan ia segera memberi salam agar Ais tidak terkejut dengan kehadirannya.


"Assalamualaikum Ais," ucap Nara.


"Waalaikumussalam warohmatullahi wabarokatuh, Nara? Tumben?" Menatap Nara binggung.


"Iya tadi waktu sarapan kamu nggak ada, selesai sarapan kamu belum muncul juga, pas tanya Kak Rey katanya kamu masih tidur jadi aku penasaran. Soalnya nggak biasanya kamu begini," jelas Nara.


"Iya, aku juga nggak tahu kalau aku ketiduran, Kak Rey malah ninggalin aku bukan ngebangunin," ucap Ais sedikit kesal.


"Iya soalnya Babang Alif yang merusuh Kak Rey, dia minta disuapin." Tersenyum.


"Oooh gitu ya, ehh aku merasa bersalah deh udah mikir kalau Kak Rey sengaja nggak bangunin aku." Melipat mukena dan sajadahnya.


"Ais ... kalau boleh tahu kamu tadi sholat apa? Bukannya habis subuh nggak boleh sholat sunat ya," tanya Nara penasaran.


"Kamu benar sayang, kalau habis sholat subuh dan Asyar nggak boleh ada sholat sunat, tapi itu ada batas waktunya. Yang aku kerjakan tadi adalah sholat dhuhah." Menggantung mukenanya dibelakang pintu.


"Sholat dhuhah, apa itu?" tanya Nara kepo.


"Oke aku jelasin ya." Duduk ditepi ranjangnya.


Shalat dhuha adalah shalat sunah yang dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu pada waktu matahari naik setinggi satu tombak hingga menjelang waktu dhuhur, kira-kira pada pukul 07.00 pagi sampai 11.00 siang.


Jumlah rakaat shalat Dhuha dikerjakan paling sedikit dua rakaat dan sebanyak-banyaknya dua belas rakaat. Seperti sabda Rasulullah Saw, yang berbunyi.


Artinya: Rasulullah Saw bersabda: "Barang siapa yang mengerjakan shalat Dhuha dua belas rakaat, Allah akan membuatkan baginya istana di surga." (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).


"Tata Cara Sholat Duha adalah sebagai berikut." Jelas Ais.


- Membaca niat sholat duha.


- Takbiratul ihram (Allahu akbar)


- Membaca doa iftitah


- Membaca surah al-Fatihah.


- Membaca surah pendek, diutamakan QS ad-Dhuha.


- Ruku dengan tumaninah.Itidal dengan tumaninah.


- Sujud dengan tumaninah.Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.


- Sujud kedua dengan tumaninah.


- Berdiri lagi menunaikan rakaat yang kedua.


- Membaca surah al-Fatihah.


- Membaca surah pendek, diutamakan QS as-Syams.


- Ruku dengan tumaninah.


- Itidal dengan tumaninah.


- Sujud dengan tumaninah.


- Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.


- Sujud kedua dengan tumaninah.


- Tasyahud akhir dengan tumaninah.


- Membaca salam menengok ke kanan dan ke kiri.

__ADS_1


- Membaca doa sholat dhuha.


Itulah tata cara sholat dhuha dua rakaat, dianjurkan langsung mengucap istighfar tiga kali dan dzikir, dilanjutkan membaca doa sholat dhuha.


"Adapun manfaat sholat dhuha adalah seperti berikut ini," jelas Ais.


Anda akan merasakan banyak manfaat salat dhuha jika rajin dan ikhlas mengerjakannya. salat dhuha memiliki banyak manfaat untuk kehidupan sehari-hari, seperti untuk ketentraman, kebahagiaan, rezeki, kecantikan hingga kesehatan.


Salat dhuha memiliki manfaat untuk melancarkan rezeki kita. Salah satunya yaitu akan dicukupkan kebutuhannya di akhir siang. Hal ini telah disebutkan dalam sebuah hadist Rasulullah SAW, dari Nu'aim bin Hammar Al Ghathafani, Rasulullah Shallallahu a'laihi wa sallam bersabda:


"Allah Taala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat rakaat sholat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang." (HR. Tirmidzi no. 475, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami no. 4342)


Seseorang yang rajin salat dhuha, maka ia akan diampuni dosanya oleh Allah SWT meski sebanyak buih di lautan. Hal tersebut telah tertulis dalam hadist riwayat At-Tirmidzi dan Ibnu Majah.


Artinya: "Siapa yang membiasakan (menjaga) salat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan." (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah).


Manfaat rajin salat dhuha yang dapat dirasakan yaitu wajah terlihat lebih bercahaya. Hal ini karena seseorang yang rajin salat dhuha tentu juga melaksanakan salat lima waktu.


Rajin melaksanakan salat dhuha juga memiliki manfaat untuk menyehatkan persendian dalam tubuh. Selain itu, salat dhuha yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapatkan pahala bersedekah, yaitu bersedekah terhadap persendian kita. Hal tersebut telah tertulis dalam hadist riwayat Muslim.


Artinya: "Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar maruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan salat Dhuha sebanyak 2 rakaat." (HR. Muslim no. 720).


Salah satu manfaat salat dhuha untuk kesehatan yaitu dapat melancarkan peredaran darah. Saat seseorang melaksanakan salat dhuha di pagi hari, udara yang ia rasakan masih segar dan bebas dari polusi.


Salat dhuha memiliki banyak manfaat, salah satunya yaitu untuk dapat mempermudah segala urusan. Seseorang yang rajin salat dhuha, akan merasakan segala urusannya dimudahkan oleh Allah SWT.


"Nah apa sekarang kamu sudah faham tentang sholat dhuha?"


"Iya Ais alhamdulillah, inshaa Allah mulai besok aku akan coba untuk sholat dhuha, aku ingin semua urusan pernikahanku dimudahkan oleh Allah," ucap Nara dengan mata berbinar.


"Alhamdulillah, aamiin ya mujibus sailiiin," ucap Ais sambil menepuk pundak sahabatnya.


Ikuti terus kisahnya ya love you readers loversku😍


Bersambung....


Sambil menunggu ceritaku yang ini Up baca juga Novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.


Dan karya apik author yang lain :


Fit Fithree Fitri.


Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.


Mengejar Cinta Ariel


Almaira My Secret Wife


My Love My Babysitter


*Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu


Kembar Tidak Identik


*Ergina Putri


Melawan Rasa Takutku


My Heart Is Only For You


*Sudrun


Penjelah Malam


Samudra


*Putri Tanjung


OB Kerudung Biru


*Envy Yo Wesben.


My Princess OG.


*Sisca Nasty


Mafia in Love


*Cindyelvira


Ketika Muslimah Jatuh Cinta


Istri Sholehah


*Karlina Sulaiman

__ADS_1


Mencintaimu Dalam Diam


__ADS_2