Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah
KELUARGA REY VS KELUARGA HANIF


__ADS_3

🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻


"Hanifffff..."Teriak mama histeris melihat Hanif sudah terkapar tak sadarkan diri.


Mama segera melarikan Hanif kerumah sakit dan menelpon suaminya untuk segera keruah sakit.


Mendapat kabar dari istrinya Hanif anak kesayangannya kembali masuk rumah sakit membuat papa mau tidak mau harus mengcancel semua jadwalnya saat ini.


"Andi... tolong kamu cancel semua jadwalku hari ini karena anakku masuk rumah sakit lagi, entah apa lagi yang terjadi kali ini"Ucap papa kesal


"Baik pak, saya akan mengatur semuanya, bapak pergi saja kerumah sakit.


*****


Rumah sakit...


"Hanif sayang... bangun sayang... "Isak mama


"Bu... sebaiknya ibu tunggu diluar saja, biar kami bisa segera menagani anak ibu dengan baik"Ucap dokter


Mama Hanif akhirnya pasrah dan menunggu diluar, ia sangat gelisah.


Ini semua karena gadis gembel itu, kalau Hanifku kenapa -napa aku akan membuat hidup gadis itu juga menderita, batin mama Hanif


Tak lama kemudian papa Hanif pun datang.


"Bagaimana Hanif ma, apa yang terjadi kenapa sampai masuk lagi"Tanya papa. khawatir


"Belum tahu pa, dokternya belum keluar"Ucap mama


"Tadi kami bertengkar masalah gadis gembel itu"Ucap mama sedikit kesal


"Tak disangka Hanif sangat marah pada mama karena telah menampar gadis gembel itu, apa kelebihan gadis itu sampai Hanif tergila - gila seperti tak ada gadis lain lagi"Ucap mama kesal


"Ma.. kalau masalah hati dan cinta itu tak pandang usia, wajah, dan status sosial, mama tahu kan cinta itu buta, harusnya mama bersyukur Hanif bisa jatuh cinta itu artinya anak kita lelaki yang normal"Ucap papa bersahaja


"Papa kok dukung gadis gembel itu sih, papa sama anak sama saja"Rutuk mama


"Ma.. kita juga harus ingat dulu kita berdua bukan siapa - siapa, kita sama seperti mereka hanya saja kita lebih beruntung karena roda ekonomi kita lebih dulu berputar ke atas"Ucap papa


"Biarlah Hanif menentukan pilihanya.. ia juga sudah beranjak dewasa, papa yakin Hanif anak yang bijaksana"Ucap papa


"Tapi bagaimana jika Hanif lebih memilih gadia itu dari pada kuliah ke luar negeri dan meneruskan usaha papa"Ucap mama pesimis


"Keputusan itu ada ditangan Hanif ma, kita tidak bisa memaksanya, kalaupun di paksa hasilnya akan baik"Ucap papa


"Tapi pa... "Ucap mama terputus karena pintu sudah terbuka


"Keluarga Hanif... "Ucap dokter


Papa dan mama Hanif segera menghampiri


"Bagaimana keadaan anak kami dok"Ucap papa


"Keadaan anak ibu sekarang sudah stabil tapi kami khawatir ini berhubungan dengan jantung anak bapak dan ibu, bila ia sering marah -marah dengan hebat seperti ini"Ucap dokter


"Usahakan dalam waktu dekat jangan membuat marah anak anda karena itu akan memicu serangan jantung yang mendadak, sebab Gejalanya sudah mulai terlihat"Ucap dokter menjelaskan.


Mama merasa shock mendengar penjelasan dokter dan ia merasa sangat bersalah karena mengajak Hanif bertengkar tadi.


"Ma... kamu sudah dengarkan apa yang dokter katakan "Ucap papa


Mama hanya menagis dan mengangguk, "Mama janji akan lebih sabar pa" Ucap mama


"Satu hal lagi, jangan menyingung masalah gadis itu atau menjelekkannya didepan Hanif"Ucap papa


"Iya pa"Janji mama


*****


Keluarga Maria


"Kak.. tadi Mar dan Ais menemui kak Hanif"Ucap Maria


Mendengar Ais bertemu Hanif ada rasa tak terima dalam hati Rey, ia merasa cemburu.


"Trus kalian ngapain dek? "Tanya Rey


"Hanif meminta maaf pada Ais atas semua yang terjadi, ternyata Hanif tidak tahu kalau mamanya menyakiti Ais"Ucap Maria


"Apa reaksi Ais"Tanya Rey


"Ais memaafkan kak Hanif dan mamanya"Ucap Rey


"Hanif juga sudah bisa menerima kalau cinta nya belum bisa Ais terima, dia berharap nanti ia akan berjodoh dengan Ais"Ucap Maria sambil melirik abangnya.


Rey terdiam mendengar penjelasan Ais, ia sadar sekarang bukan hanya dia yang menginginkan Ais. Rey menjadi semakin ragu untuk meniggalkan Ais nanti saat ia pulang ke Amrik, ia tak akan dapat menjaga Ais dari jauh, hal ini membuat Rey pusing.


*****


Rumah sakit...


Hanif sudah membuka matanya... namun ia masih merasakan sakit didada nya.


Dilihatnya sudah ada mama, papa, dan Bram sahabatnya yang tertidur di sofa. Hanif baru menyadari sekarang ia berada dirumah sakit.


"Bram... bangun loe, gue haus"Ucap Hanif


"Ehmmm"Suara serak Bram khas bangun tidur.

__ADS_1


"Loe udah sadar ya, masih sakit nggak"Tanya Bram


"Gue udah mendingan, gue ingin loe bawa Ais ke mari saat mama gue nggak ada nanti"Ucap Hanif


Tanpa Hanif sadari mama dan papa nya sudah bagun dan mendengar semuanya.


"sayang... nggak usah nungguin mama nggak ada, sekarang juga boleh kok kamu bawa Ais kemari"Ucap mama


Hanif serasa mimpi mendengar ucapan mama nya.


"Beneran ma"Tanya Hanif senang


"Iya nak.... mama juga mau minta maaf pada Ais"Ucap mama


Mama lakuin semua ini untuk mu Hanif, kalau bukan karena mu mama mana sudi minta maaf pada gembel itu, batin mama


" Papa akan menjemput Ais Dirumahnya sekarang bersama mama"Ucap papa


"Bram.. om titip Hanif ya"Ucap papa


Hanif tak kuasa menahan kebahagiannya dia memeluk Bram.


"Akhirnya Allah mendengar doa ku Bram, semoga Ais dan aku berjodoh"Ucap Hanif


Kedua orangtua Hanif segera meluncur ke kediam Ais.


*****


Dirumah Maria


Sedari tadi Rey nampak gelisah, ia merasa tak tenang, entah apa yang Membuatnya selalu teringat Ais


Mengapa hatiku mengatakan Ais akan mengalami sesuatu, mengapa aku khawatir sekali. Aku gelisah batin Rey


Rey menceritaka kegundahan hatinya pada mama dan papanya.


"Sebaiknya kita cek aja kerumahnya, siapa. tahu Ais sakit lagi"Ucap mama nya


Akhirnya keluarha Maria pun meluncur ke rumah Ais.


*****


Kediaman Ais...


Keluarga Ais sedang sibuk mempersiapkan makan malam, keluarga Ais terbiasa melakukannya secara bergotong royong, menu mereka hari ini adalah sayur bayam bening, tempe sambel, dan ikan asin , bagi keluarga Ais hidangan ini sudah sangat istimewah.


Tiba - tiba sebuah mobil mewah berwarna putih mrmasuki pekarangan rumah Ais, keluarga Ais sangat terkejut karena tak biasanya ada mobil bagus masuk ke kampung mereka.


Penumpang mobil itu segera turun, melihat orang yang turun dari mobil itu Ais langsung berlari masuk ke kamar, ayah dan ibu pun heran melihat tingkah Ais.


"Assalamualaikum "Ucap papa Hanif


"Maaf... siapa ya? "Tanya ayah


"Yah.. suruh masuk dulu tamu nya "Ucap ibu


"Oh iya silahkan masuk"Ucap ayah


Papa dan mama Hanif masuk kerumah Ais, kesan pertama yang nampak adalah sejuk dipandang mata, meski rumahnya kecil tetapi tertata dengan rapi.


"Maaf kalau kami menganggu, kami orantua Hanif, kami ingin bertemu Ais, apa Aisnya ada"Tanya papa Hanif


"Oh iya.. ada, bu panggilkan Ais"Ucap ayah


Ibu datang dengan nampan berisi minuman teh hangat.


"Silahkan pak.. bu.. diminum, sebentar saya panggilkan Ais"Ucap ibu.


Tak lama Ais datang didampingi ibu dengan pakain yang sederhana tetapi sopan dan rapi, rambut panjang Ais diikat satu menambah kesan cantik dan seksi meski tertutup.


Ais menyalami kedua orangtua Hanif meski tampak ragu, tampak jelas raut ketakutan dimata Ais. Papa dan mama Hanif menyadari ekspresi Ais.


"Nak Ais.. om dan tante datang ke sini mau minta tolong pada nak Ais, bisa kah nak Ais ikut kami kerumah sakit karena Hanif sedang dirawat sekarang"Ucap papa Hanif


"Ais... tante juga minta maaf atas kejadian tempo hari"Ucap mama dengan ekspresi sedikit sedih


Ais melihat ayah dan ibu nya, ayah dan ibu pun binggung karena belum memgenal keluarha dihadapan nya ini.


"Ayah... ibu... ini orangtuanya kak Hanif, kakak kelas Ais disekolah, dan kakak Hanif ini lah yang telah menolong Kita untu melunasi biaya rumah sakit ibu tempo hari dan memberi uang itu didalam amplop"Ucap Ais tertunduk.


Ingin rasanya Ais berlari dan menangis setiap mengingat kejadian itu.


Ayah dan ibunpun terkejut dan segera menyalami tangan papa dan mama Hanif dengan linangan airmata dan ribuan ucapan terima kasih.


"Maafkan keluarga kami "ucap ayah Ais


"Bukan maksud untuk melupakan budi baik keluarga bapak dan ibu tapi kami memang tidak tahu, kami sudah mencari tahu tapi tak satu pun yang mau memberitahu, siapa yang telah membantu keluarga kami kala itu"Ucap ayah sambil menangis haru


"Apa yang dapat kami lakukan untuk membalas kebaikan keluarga bapak"Tanya ayah


Sedang asyik bebicara tetiba sebuah mobil mewah berwarna hitam juga memasuki pekarangan rumah Ais.


Ayah segera menyuruh ibu untuk melihat siapa yang datang.


Ibu segera keluar menyambut keluarga Maria


"Assalamualaikum"Ucap papi Maria


"Waalikumussalam"Jawab ibu

__ADS_1


"Mari silahkan masuk"ucap ibu


"Pak ini ada keluarga Maria"Ucap ibu


Keluarga Hanif terkejut karena kedatangan keluarga Maria, dan sebaliknya juga yang dirasakan keluarga Maria, terlebih Rey, merasa sesuatu yang lain.


Melihat kecanggungan kedua keluarga ayah. berinisiatif untuk mengajak mereka makan malam bersama setelah sholat magrib.


Disinilah baru mama dan papa Hanif menyadari sesuatu yang istimewa dari keluarga Ais dan memang tidak salah Hanif mencintai Ais .


Setela makan malam bersama...


"Bagaimana pak, apa kami bisa membawa Ais kerumah sakit"Tanya papa Hanif


"Memangnya Hanif sakit lagi"Tanya papi Maria


"Iya Bud tadi siang dia sesak dan pingsan, dan sekarang ia mau bertemu Ais"Ucap papa Hanif


"Baiklah kami mengizinkan Ais pergi tapi. jangan kemalaman pulangnya " Ucap ayah Ais


"Kalau begitu kami juga akan kerumah sakit, Ais ikut mobil Rey sama Maria saja biar ada yang akan menemani Ais . Kami akan ikut mobil kalian"Ucap mami Maria


Kedua orangtua Hanif hanya saling pandang, dan akhirnya mengiyakan permintaan mami Maria.


Kedua keluarga itu bergerak meninggalkan kediaman Ais, penuh dengan isi pikirannya masing - masing.


Rey pun merasa tak tenang karena ia akan bertemu saingannya.


*Ais... kau membuatku semakin tak tenang untuk meninggalkanmu nanti, Hanif... kau akan berhadapan denganku jika kau menyakiti Aisku, batin Rey


Ais hanya tertunduk pikirannya melayang entah kemana, apa yang akan terjadi jika kak Rey bertemu Hanif, ya Allah... lindungi kami dari hal - hal yang buruk.


Aku serahkan semuanya padaMu ya Robb*...


To be continue...


Makasih ya dah baca karyaku


makasih juga dah kasih like and komennya


makasih juga yang udah kasih votenya


semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu


Salam Manis


🤗


Author


Sambil menunggu ceritaku yang ini Up baca juga Novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.


Dan karya apik author yang lain :


Fit Fithree Fitri.


Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.


Mengejar Cinta Ariel


Almaira My Secret Wife


My Love My Babysitter


*Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu


Kembar Tidak Identik


*Ergina Putri


Melawan Rasa Takutku


My Heart Is Only For You


*Sudrun


Penjelah Malam


Samudra


*Putri Tanjung


OB Kerudung Biru


*Envy Yo Wesben.


My Princess OG.


*Sisca Nasty


Mafia in Love


*Cindyelvira


Ketika Muslimah Jatuh Cinta


Istri Sholehah


*Karlina Sulaiman

__ADS_1


Mencintaimu Dalam Diam


__ADS_2