Nyanyian Takdir Aisyah

Nyanyian Takdir Aisyah
BERTEMU KAK REY 2


__ADS_3

🌻Terimakasih ya sudah membaca karyaku , jika suka tinggalkan jejakmu berupa like, komen, tip dan vote karena itu sangat berarti untuk Author, semoga readers lovers sehat dan bahagia selalu.🌻


Ais merasa salah tingkah apa lagi cuma mereka berdua saja diruangan Ais.


Rey pun merasa canggung ia tak tahu harus memulai dari mana, sampai terdengarlah suara azan magrib memecah keheningan diantara keduanya.


"Ais.. "...Kak Rey... "Ucap mereka bersamaan, keduanya tersenyum dan segera menunduk dan kembali terdiam.


"Azan magrib Ais"Akhirnya Rey bersuara dulu


"Iya kak, Ais sudah tayamum, soalnya belum bisa bangun kepala Ais masih sakit, ini juga sholatnya sambil tiduran "Jawab Ais mulai lancar.


"Mau berimam dengan kak Rey"Tanya Rey memberanikan diri


Ais diam terpaku, perasaan tak enak mengelayut manja dihatinya, tapi kepalanya tak bisa diajak kompromi karena sudah mengangguk


Aduh... mengapa mau sih.. rutuk Ais pada dirinya sendiri.


Rey merasa sangat bahagia, dia segera berwudhu dan mengambil sajadah kemudian mulai mengajak Ais sholat berjamaah.


*****


Keluarga Maria dan keluarga Ais sudah selesai menunaikan sholat mereka hendak masuk ke kamar Ais namum karena mendengar ada yang lagi sholat mereka akhirnya urung masuk dan menunggu diluar sambil berbincang.


Mami Maria merasa penasaran dan mengintip dari jendela kamar, tak tetasa bulir bening karena haru dan bahagia melihat pemandangan didepannya keluar begitu saja.


Ya Allah jadikan lah Reyhan anakku sebagai imam Ais dimasa depan, aku sangat bahagia melihatnya, tapi kok bisa Reyhan langsung akrab gitu ya dengan Ais, padahal kata Maria.


Ais sangat menjaga jarak dengan anak lelaki, ya Allah jadikanlah Ais menantuku, batin mami .


Selesai sholat Rey menatap Ais dengan penuh cinta dan kerinduan, ingin rasanya ia memeluk tubuh Ais yang sakit untuk meringankan rasa sakit yang Ais rasakan, namun ia segera sadar kalau Merek belum halal, untuk melakukannya.


"Ais... "Sapa Rey


"Apa kamu sudah mencintai seseorang setelah kakak jauh dari mu"Tanya Rey sambil duduk dikursi tak jauh dari tempat tidur Ais.


Ais tak menjawab tapi hanya menggeleng


"Kakak senag Ais masih belum menepatkan seseorang dihati Ais, karena perlu Ais tahu kakak selalu berusaha menjaga hati kakak untuk Ais tempati, kapanpun Ais siap"Ucap Rey


Ais hanya diam mendengarkan, sebenarnya hati Ais sudah mulai berdetak tak menentu, namun bukan lah Ais kalau tak bisa menyimpan perasaanya.


"Ais... jika kakak mengkitbahmu sekarang apa kau mau Ais"Tanya Rey


"Kalau menikah itu nanti saat Ais sudah siap saja, soalnya sebulan lagi kak Rey akan balik Ke Amrik untuk menyelesaikan kuliah kakak dan akan balik lagi sekitaran 2 tahun lagi Ais"Ucap kak Rey


"Sebenarnyan kakak ingin kita menikah sekarang Ais, kalau orangtuamu mengizinkan, agar kakak tenang meninggalkan Ais tanpa khawatir Ais akan dipinang oleh orang lain"Ucap kak Rey penuh harap.


Ais masih diam, dalam hatinya ia sangat senang tetapi Ais tak bisa menjawab sekarang karena Ais masih terikat janji dengan Ayah untuk tak pacaran sampai Ais selesai sekolah.


"Ais... jawablah jangan diam, karena diammu membuat kakak ragu, kau terima kakak atau kau menolak kakak"Ucap Rey.


"Maaf kak untuk saat ini Ais masih belum bisa karena Ais masih terikat janji dengan ayah untuk tidak pacaran dengan siapapun saat masih sekolah, tapi kakak bisa percaya Ais akan menjaga hati Ais untuk kakak dan semoga saja benar nanti kita bisa berjodoh"Ucap Ais tertunduk


Perasaan Rey sedikit kecewa karena ia belum bisa mendapatkan cinta Ais tapi ia juga


bahagia karena Ais berjanji untuk menjaga hati nya untuk Rey.


*****


Keluarga Ais dan keluarga Maria segera memasuki kamar Ais


"Ais bagaimana nak, masih Pusing"Tanya Ayah sedkit cemas dan duduk diranjang Ais


"Alhamdulillah udah mendingan yah, cuma pusing sedikit"Jawab Ais


Rey segera berpindah posisi, karena nggak enak dengan orangtua Ais.


Mami Maria juga langsung bertanya pada Ais karena terlihat bisa akrab dengan Rey anaknya.


"Ais... apa kamu sudah kenal Rey anak tante? "Tanya mami Maria


Ooo ternyata kak Rey anak tante Rinj, jadi kak Rey adalah kakaknya Maria, batin Ais


"Iya tan... Ais sudah kenal kak Rey sejak SMP, karena kak Rey kakak kelas Ais"Jawab Ais

__ADS_1


Karena senangnya Ais dan Rey sudah kenal sejak lama spontan maminya mengucapkan


"Alhamdulillah dasar jodoh nggak kemana"Upsss mami Maria segera menutup mulutnya


"Mamiiiiii..". serentak Rey, Maria, dan Papinya berteriak


"Maaf... mami keceplosan"Ucap mami sambil tersenyum malu


Keluarga Ais terlihat binggung, terutama ayah ia merasa sangat gelisah. Melihat pak Abdul wajahnya sedikit berubah dengan sigap pak Budi segera mengajak pak Abdul keluar ruangan.


"Pak Abdul sebaiknya kita mengobrol diluar dulu ya, biar Ais dan kaum perempuan lainya bisa bicara juga" Ucap papi Maria


"Rey... kamu ikut keluar juga"Ucap papinya


*****


Diluar kamar Ais...


"Pak Abdul... sebelumnya saya mohon maaf karena pembicaraan saya ini akan membuat bapak tersinggung nantinya"Ucap papi Maria


"Tapi sebelum saya bicara kita dengarkan dulu penuturan putraku Reyhan"Ucap papi


"Rey... apa. kamu menyukai Ais....atau apa kamu sudah punya calon lain"Ucap papi


Rey terdiam diintrogasi oleh dua orang yang mampu membuatnya serasa mati berdiri.


"Rey... mau jawab atau tidak nih"Desak papinya


"Ehmmm.. i ..ii.. iya pi... iii.. ii. iiya Pak.. "Jawab Rey tersendat


"Sejak kapan"Tanya papi


"Soalnya papi sama pak Abdul sedikit banyak sudah mendengar percakapanmu dengan Ais"Ucap papi


Rey diam tak berkutik, ia tak menyangka malam ini akan disidang oleh hakim yang luar biasa seremmm, lebih serem dari sidang ujian masuk perguruan Tinggi kemarin.


Pak Abdul diam seribu bahasa hanya pandangan matanya yang tampak tajam menukik, seolah Rey adalah mangsanya.


"Jawablah nak, ini akan menjadi penentu langkah masa depanmu"Ucap papi


"Emm sejak Rey SMP pi... pak"Jawab Rey tertunduk


"Apa jawaban Ais waktu SMP dan waktu sekarang"Tanya ayah Ais


"Ais meminta maaf karena belum bisa menerima perasaan Rey, meski Sebenarnya Ais juga suka karena Ais masih terikat janji dengan ayahnya untuk tidak pacaran saat masih sekolah"Jawab Rey jujur


Ya Allah...


Aku sangat bersyukur kau berikan putri seperti Ais yang menjunjung tinggi sebuah kejujuran dan tanggungnjawab menepati janjinya padaku, batin Ayah.


"Jadi sebenarnya yang kau mau Rey saat ini"Tanya papi


"Kalau pak Abdul mengizinkan Rey ingin mangkitbah Ais sebelum pulang keluar negeri, supaya Rey bisa pulang dengan tenang, kalau masalah menikah itu terserah Ais... tapi kalau Rey maunya nikahnya sekarang biar lebih tenang"Ucap Rey penuh keyakinan.


Ayah Ais tampak berfikir , ia masih belum rela kalau Ais harus cepat menikah, lagian tak lama lagi kakak Ais yaitu kak Ara dan kak Ani akan segera menikah.


"Bagaimana pak Abdul, apa bapak merestui putraku"Tanyan papi


Ayah Ais menceritakan semua curahan hatinya pada papi Maria dan Rey. Akhirnya merekanpun mengerti posisi sulit pak Abdul.


"Baiklah pak yang penting kami sudah tahu bahwa Ais akan menjaga hatinya untuk Rey sampai waktu itu tiba, semoga saja Ais dan Rey berjodoh nantinya"Ucap papi


Rey merasa lega setidaknya dia sudah mendapatkan lampu hijau dari ayah Ais.


Ais... tunggunlah kak Rey pulang dua tahun lagi... bila waktu itu tiba... kita akan dihalalkan melalui sebuah ikatan suci pernikahan... batin Rey.


*****


Didalam kamar Ais...


Semua orang menunggu gelisah ketiga orang tampan yang berbicara diluar kamar, saat pintu terbuka semua spontan menoleh ke arah pintu. Mami Maria yang paling heboh. dan kepo langsung bicara


"Bagaimana pi? "Tanya mami


"Saat ini posisi aman"Jawab papi sambil mengedipkan mata pada istrinya.

__ADS_1


"Alhamdulillah, setidaknya mami punya harapan lima puluh persen"Ucap mami tersenyum


Maria dan kak Ara memeluk Ais dengan. bahagia, ais yang bingung hanya bengong saja.


Saat mata Ais dan Rey betemu cepat keduanya salingenundukkan pandamgan.


*Ya Allah mengapa jantungku berdegub kencang saat melihat kak Rey, kalau ia jodohku tolong dekatkan padaku... jika ia bukan jodohku jauhkan ia dariku, batin Ais


Ya Allah...


Detak jantungku serasa mau meledak tatapan mata Ais sangat teduh dan menenangkan, jadikanlah ia jodohku ya Rob... Ais. ..I Love You... batin Rey*


To be continue


Maksih ya yang dah baca


Makasih juga like dan komennya


Mkasih juga votenya


Semoga readers lover sehat dan bahagia selalu


salam manis


🤗


Author


Sambil menunggu ceritaku yang ini Up baca juga Novelku Cinta Bersemi Diujung Musim.


Dan karya apik author yang lain :


Fit Fithree Fitri.


Arsitek Cantik. Cinta Untuk Dokter Nisa.


Mengejar Cinta Ariel


Almaira My Secret Wife


My Love My Babysitter


*Sohibul Ikhsan. Putih Abu - Abu


Kembar Tidak Identik


*Ergina Putri


Melawan Rasa Takutku


My Heart Is Only For You


*Sudrun


Penjelah Malam


Samudra


*Putri Tanjung


OB Kerudung Biru


*Envy Yo Wesben.


My Princess OG.


*Sisca Nasty


Mafia in Love


*Cindyelvira


Ketika Muslimah Jatuh Cinta


Istri Sholehah

__ADS_1


*Karlina Sulaiman


Mencintaimu Dalam Diam


__ADS_2